MENITIH SENJA DI UFUK BATAM

MENITIH SENJA DI UFUK BATAM
MENITIH SENJA DI UFUK BATAM SET : 37


__ADS_3

Malam semakin larut, tidak terasa arloji gadis tomboy menunjukan pukul 1.45 dini hari. di jam tersebut, biasanya penguna jalan yang melintas orang-orang kaya yang bermobil mewah. karena lokasi itu dekat tempat hiburan malam seperti hotel bar dan cafe.


“ rio...elo duluan, entar gue nyusul kalau target sudah melintas.” titah gadis tomboy berbisik.


“siap kak !”


“galeh... tugas elo seperti biasanya, siapkan peralatan yang di butuhkan.” titah lanjutan.


“baik kak !”


Tepat di jam 2.00 dini hari, melintas sebuah mobil avanza Putih secepat kilat mario melempar sebatang pohon yang sudah di pakaikan pakaian warna putih dan rambut pasangan, yang sekilas tampilan nya mirip kuntilanak ke arah kaca depan pengemudi tersebut. sontak saja pengemudi itu hilang kendali dan membatingkan setir arah kanan jalan, alhasil mobil menabarak trotoar pembatas jalan, mobil pun terhenti.....!!!


Setelah galeh berhasil mengambil batang pohon dan membawanya kesemak-semak , mario segera turun kejalan tempet mobil terhenti.....


“bukaaak!” gertak mario.


“bukaaaak!” seru nya sekali lagi.


Karena tidak ada respon dari pengemudi mobil tersebut, gadis tomboy yang dari arah belakang langsung melempar sebuah batu berukuran kepalan tangan dewasa kearah kaca samping.....


Buuuug...


Buuuuuug...


Akhirnya kaca mobil bagaian samping pun berhasil di hancurkan, ternyata pengemudi mobil tersebut pingsan. mario segera membuka pintu mobil tersebut dengan paksa, dan gadis tomboy menarik kasar pengemudi hingga keluar dari jok depan menyeret nya kepinggir trotoar .


“mario, cepat ambil semua barang-barang yang berharga masukin dalam tas, lalu cabut kita!” titah paduka baginda raja di laksanakan.


hehehe biar nggak tegang baca nya ya......


“cabut kita....! jangan lewat jalan yang semalem, kita cari angkutan nya muter dari batam kota aja buruaaan!”


Setengah jam lebih mereka berjalan menyusuri semak- semak belukar yang gelap dan sunyi. Akhirnya mereka pun sampai di penghujung bukit...


“kita nyebrang kesana kak, jalan dikit ada pangkalan angkutan menuju bengkong indah.” petunjuk mario.


“tunggu bentar, aduuh kaki gue....” keluh gadis tomboy meringgis kesakitan.


“kenapa loe kak?” tanya mario dan galeh bersamaan yang sudah jalan duluan. mereka balik kebelakang menghampiri gadis tomboy yang terduduk di pinggiran jalan tak sanggup berjalan lagi.


“nggak tau nih sakit banget, kaya'nya kegilir tadi di bukit kecil yang agak tanjakan sana.


“coba tenggok kak?” mario pun jongkok di depan gadis tomboy kemudian melepas sepatu yang sebelah kiri.


“adu du duh..... ini pergelangan kaki ini rio, sumpah sakit banget.” ujar gadis tomboy yang masih meringis kesakitan.

__ADS_1


“galeh... ambil tas punggung kak andrey, sekalian masukin sepatunya ke dalam.” ujar mario yang kemudian membopong tubuh kecil gadis tomboy itu......


“e e eh... ngapain loe rio?” ujar gadis tomboy terhenyak melihat mario membopong tubuhnya itu.


“ya bantu elo nyebrang lah kak, emang mau ngapain?” ucap mario yang berjalan sembari masih membopong gadis tomboy itu.


“ya nggak harus di bopong juga kali rio, turunin nggak????” titah gadis tomboy.


yaelah kak.... kaya' baru sekali aja sih gue bopong, kan udah beberapa kali nggak usah histeris gini dong....” jawab mario santai dan terus berjalan menyebrang jalan.


“apaaaa....beberapa kali?????? apa maksud elo sinting?” gadis tomboy bertanya dengan wajah kesal dan menahan sakit di kaki.


“yang pas elo histeris di rumah sakit dan jatuh kelantai, siapa yang mbopong?


di pemakaman nya panjol loe pingsan, siapa yang mbopong?


terus...pas elo pingsan di kamar sambil meluk si panjol, eh kliru maksudnya meluk Gitar pemberian dari panjol, siapa yang mbopong elo?


ya gue lah kak.... Mario Jevantus Gitaris Asal Batam hahahaha.” terang mario yang seolah dialah satu-satunya orang yang mampu membopong gadis tomboy sambil terus menyusuri pinggiran jalan menuju pangkalan.


Hahahahaha.....


Galeh yang mendengar penjelasan mario mengenai jasa bopong membopong nya ketawa terbahak-bahak .


“iya iya kak.... sabar napa, tuh di pangkalan depan ada tempat duduk, kita istirahat bentaran di situ.” jawab mario yang kemudian menurunkan di sebuah bangku pangkalan angkutan umum.


*****


Waktunya sholat subuh.....


Jam dinding ruang santai menunjukan kan pukul 4.00 pagi....


“jar, gar, dit... kekamar ayah yuk, jam segini pasti ayah udah bangun mau sholat subuh.” ajak daniel yang mulai membuka matanya.


“kamu aja duluan niel, masih lengket nih mata.” jawab fajar.


eeehm...pagi ini kita sarapan apa daniel?” tanya radit sembari mengeliatkan tubuhnya tetapi belum membuka mata nya.


“sarapan, sarapan....baru juga jam empat subuh dit waktunya sholat subuh sama ayah bukan sarapan.” ujar daniel sudah mendudukan dirinya dan berusaha bangkit dari tilam tempat tidur itu, kemudian berjalan menuju kamar ayah sam dan di susul sama tegar yang membawa peralatan sholat.


Tok Tok Tok.....


“iya masuk, tidak ayah kunci pintu nya.” jawab ayah sam dari dalam.


Kreeeeek....

__ADS_1


“Asalamu' allaikum ayah, selamat pagi?” sapa daniel setelah berada di ruang kamar ayah sam.


“wa'allaikum salam nak daniel, nak tegar. loh nak radit sama nak fajar tidak ikut sholat subuh ? tanya ayah sam yang sudah bersiap untuk menjalankan ibadah sholat subuh .


“mereka susah di bangunkan untuk sholat subuh yah, tadi aja radit malah nanya menu sarapan dengan mata masih tertutup hehehehe.” jawab daniel terkekeh.


“hahaha... radit, radit bernafsu sekali untuk sarapan sampai-sampai ngigau. ya sudah tak apa-apa kita bertiga saja, segera ambil wudhu ayah tunggu kalian.” ucap ayah sam.


“baik ayah....”


Mereka berdua pun menuju tempat wudhu di seberah kamar ayah sam. setelah selesai pun mereka kemudian sholat subuh berjama'ah. Sesaat kemudian sholat dua rekaat itu pun berakhir dengan do'a yang khusuk dari ayah sam yang di amin kan oleh daniel juga tegar.


“kalau begitu pamit ke halaman depan ya ayah untuk menghirup udara pagi?” pamit daniel yang sudah beranjak dan ingin keluar kamar ayah sam dan di ikuti sama tegar......


“nak daniel, nak tegar....” panggil ayah sam ketika daniel dan tegar sampai di tenggah pintu untuk melangkah keluar.


“iya ayah....” jawab daniel sembari menoleh kan kepala nya ke belakang ke arah ayah sam.


“hari ini kalian tidak usah ke tempat pemulungan ya, kalian boleh beristirahat di rumah.” terang ayah sam.


“beneran ayah, emang kenapa yah ?” tanya daniel heran.


“tidak ada apa-apa nak daniel, hari ini pemulungan libur istirahat .” jawab ayah.


Dengan senyum penuh kebahagiaan daniel berjalan menuju pintu depan untuk keluar ke halaman depan menghirup udara pagi buta yang masih ber embun itu !


*Kurang lebih satu sudah mereka menghirup udara pagi di halaman depan , di rasa sudah cukup mereka pun masuk kedalam rumah kembali....


Jam ruang santai menunjukan pukul 6.00 pagi*...


“mas daniel sama bang tegar dari mana?” tanya naylla yang sudah terbangun dari kamar gadis tomboy dan berpindah tiduran di kursi panjang berbusa di ruang santai itu.


“oo itu tadi mas daniel sama bang tegar sholat subuh bareng ayah, terus nyari udara di halaman rumah.” jawab daniel yang sudah duduk di kursi pojok ruangan itu.


“kok mas daniel nggak bangunin sinok tadi? kan inok juga mau ikut sholat.” tanya. naylla sambil menguap.


“hehehehe mas daniel nggak tau kalau inok mau ikut sholat. besok-besok sinok tidur nya sama ayah aja, biar di bangunin sama ayah.” saran daniel.


Naylla sudah tidak menjawab lagi, ternyata dia tertidur kembali.


Dingin pagi dan sejuk nya embun mulai menepis ketika sinar matahari menampak kan sinar nya dengan hangat.


Tepat pukul 8.00 pagi anak-anak sudah selesai membersih kan dan siap untuk sarapan pagi.


BERSAMBUNG ☆☆☆☆☆

__ADS_1


__ADS_2