MENITIH SENJA DI UFUK BATAM

MENITIH SENJA DI UFUK BATAM
MENITIH SENJA DI UFUK BATAM SET : 38


__ADS_3

KADO SPECIAL UNTUK ORANG YANG SPECIAL !!!



Sesampainya mereka di dapur.....


“waaaow kenapa hari ini dapur penuh makanan niel?” seru radit.


“martabak manis,martabak daging, sate...sate, sate apa ini niel, jagung bakar, semangka dan... ” belum sempat fajar menerus ucapan nya , tesya masuk kedapur dan berkata...


“hari ini ulang tahun kakak, jadi kita makan banyak pagi ini... sampai siang malah hehehe.


tapi semua makan ini kak andrey yang beli untuk kita semua di jembatan kemaren.


karna kalian semalem udah pada kenyang,


jadi kakak taruh di kulkas.” jelas tesya.


“ulang tahun itu apa kakak?” tanya naylla polos.


Tesya tersentak kaget dengan pertanyaan naylla dalam batin nya berucap....


“benarkah yang gue dengar, anak seumuran naylla tidak tau apa itu ulang tahun jadi se.....” sebelum semua pertanyaan-pertanyaan yang muncul di benak nya itu terselesaikan, sebuah guncangan lembut di lengan nya membubar kan lamunan tesya.


“kak tesya... ulang tahun itu apa?” pertanyaan itu kembali naylla lontarkan untuknya.


“iya inok...jadi ulang tahun itu, merayakan tanggal dan bulan kelahiran kita setiap satu tahun satu kali.” tutur tesya penuh haru.


“kita ulang tahun nya kapan ya nok.” tanya laely sambil menggingat sesuatu.


“iya ya... kapan ya ely?” tanya balik naylla.


“pas kita di beliin jagung bakar juga martabak sama kak andrey waktu itu nok, ely... berarti itu ulang tahun kita hahaha.” slonoh fajar yang selalu meramaikan suasana.


“berarti setiap kita makan jagung bakar ama martabak kita ulang tahun donk hahahaha.”tambah daniel yang membuat suasana tak kalah hebohnya.


Hahahahaha......


Gelak tawa pagi itu memenuhi ruang dapur rumah milik ayah sam yang cukup luas itu. Semua tertawa lepas, kecuali tegar yang hanya tersenyum datar di sudut meja makan ruang dapur. sedangkan naylla cemberut kesal karena merasa di ledek.


“wah wah wah waaah..... anak-anak ayah kelihatan nya sedang bahagia semua? ayah dengar dari ruang tamu pada tertawa ceria. dan ini kok meja penuh makanan gini?” tanya beruntun ayah yang tiba-tiba sudah berada di depan pintu dapur.


“ayah? selamat pagi ayah... hehehe iya yah, ini semalam di belikan sama kak andrey waktu di jembatan. karna pulang nya udah malem dan anak-anak udah pada kenyang, jadi tesya simpan di kulkas.” terang tesya sedikit terkekeh, karena kehadiran ayah sam yang tiba-tiba dan ketika diri nya sedang tertawa tak terkontrol.

__ADS_1


“ooo begitu ya? ya sudah ya sudah.... kalian segera bersarapan, keburu dingin makanan nya.” tutur ayah sam yang sudah berjalan ke pintu belakang.


“ ayah...hari ini ulang tahun kak tesya yah!” seru radit.


Ayah sam yang sudah melangkah kan kaki nya hendak keluar ke halaman belakang jadi terurungkan, ia pun menoleh ke arah mereka....


“ulang tahun, kok baru kasih tau ayah sekarang ? nanti siang ayah belikan kado buat nak tesya ya.” ujar ayah dengan senyum penuh kasih .


“hehehe nggak usah repot-repot ayah.” jawab teaya tersipu malu.


Mereka segera duduk mengelilingi meja makan. dengan lahapnya mereka menyantap sarapan pagi yang istimewa itu. Dalam suapan kedua, tiba-tiba tesya menghentikan sarapan nya... dia teringat gelagat aneh gadis tomboy kemaren saat di jembatan barelang dua. dia selalu membagi lembaran uang kepada pedagang makanan yang kelihatan sepi, dan selalu menolak di kasihkan kembalian nya apabila belanja makanan dan minuman.


“rasanya nggak mungkin kalau uang sebanyak itu hasil mengamen. lagi pula, uang-uang itu berbentuk lembaran kertas yang rata-rata lima puluhan, bukan recehan. apa memang benar kak andrey menyembunyikan sesuatu dari gue? aneh nya lagi dia nglarang gue buat ikut ngamen lagi, alasannya inok sama laely nggak ada yang jaga. masuk akal sih kalau alasan nya itu tapi.............


Glonteeeeeng......


belum sempat gumaman dalam hati tesya selesai sendok yang di pegang nya terjatuh ke piring dan menimbulkan suara berisik.


“aduh kak tesya... untung piring nya tebal, coba kalau tipis pasti dah pecah berserak.” ujar fajar yang sudah menyelesaikan sarapan nya dan mengambil sepotong semangka, kemudian melangkah menuju tempat cuci piring.


“aduh... maaf maaf maaf.” jawab tesya gugup dan kaget.


“lagian kak tesya sarapan kenapa melamun?” tanya daniel heran.


Akhirnya satu persatu anak telah menyelesaikan sarapan nya sekaligus membersihkan peralatan nya. setelah di rasa sudah bersih semua mereka berlalu dari dapur dan berjalan kearah pintu belakang. mereka penasaran, karena semenjak tinggal di rumah ayah hampir dua minggu mereka belum pernah lihat halaman belakang.


“waaah... ternyata sayuran yang kita makan selama ini ayah tanam sendiri?” tanya fajar mengejutkan ayah sam yang sedang mencabut rumput di sela-sela tanaman kangkung.


“tenggok itu gar, tomat nya dah merah-merah!” seru daniel yang menunjuk kearah grombolan buah tomat yang sangat ranum dan segar.


“mas daniel inok mau itu... boleh di makan kan?” tanya naylla yang juga menunjuk ke arah tanaman buah tomat.


“aduh anak-anak.... kenapa kalian kemari? di sini banyak nyamuk, ayo masuk, masuk... nanti ayah petik kan buah tomat nya.


Mereka pun mendengarkan nasehat ayah sam dan masuk kedalam yang kemudian berjalan menuju ruang santai. sedangkan ayah, setelah mencuci tangan nya bersih ia pun menuju meja makan yang terletak di sudut ruang dapur di sebelah kulkas.


*****


Penginapan Bengkong Indah....


Gara-gara kakinya terkilir mereka, gadis tomboy, mario,dan galeh terpaksa harus menginap di penginapan yang tidak jauh dari rumah ayah sam. dia hanya ingin menghindari


pertanyaan- pertanyaan dari ayah nya itu yang hanya akan membuat nya kawatir terhadap anak gadis pertamanya itu.

__ADS_1


“leh bangun! kita tenggok keadaan kaki kak andrey di kamar sebelah, buruan....” ujar mario.


iya bentar buka mata dulu.”jawab galeh.


Sesaat kemudian mereka beranjak dari ranjang penginapan itu, lalu melangkah keluar menuju kamar sebelah tempat gadis tomboy beristirahat.


“Tok tok tok..! kak buka pintunya, ini gue ama galeh.” ujar mario.


“iya iya... tunggu bentar!” sahut gadis tomboy dari dalam. dengan sedikit menyeret tubuhnya dari atas ranjang kesamping gagang pintu pun berhasil di raih nya. setelah grendel pintu di tarik, pintu pun terbuka....


“gimana kaki elo kak?” tanya mario. setelah menutup pintu mario dan galeh pun duduk di samping gadis tomboy.


“udah lumayan enakan sih, meski masih nyeri dikit.” jawab gadis tomboy mencoba menarik kalinya kebawah .


“untung ya kak kita dikasih tau sama penjaga penginapan ini, kalau saudara nya ada yang bisa mijit kaki keseleo.” ujar mario.


“eh beneran lho rio, galeh... udah enakan nggak kaya' semalem.” girang gadis tomboy yang mencoba menapakan kakinya ke lantai.


“berarti udah nggak butuh bopong-bopong lagi nih? hehehehe.” tanya mario meledek.


“Noooo!” tegas gadis tomboy menatap tajam mario. galeh yang melihat perseteruan mereka hanya mengeleng kan kepala sembari tersenyum.


“kalian pada inget nggak kalau hari ini ulang tahun si tesya?” tanya gadis tomboy kemudian.


“inget donk kak.” jawab galeh sambil mengangukan kepala.


“wah kita beliin kado apa nih buat tesya?” tanya mario sembari mikir.


“eeh di ujung jalan, nyebrang dikit sono kan ada Shopping Center, kita beliin di sana aja yuk.” ajak gadis tomboy.


“yakin loe mau jalan ke ujung sebrang sana kak? beneran udah mendingan tuh pergelangan kaki? ” tanya mario meyakin kan.


“kenapa elo yang panik sih rio? kalau nggak kuat jalan lagi, ya loe bopong lagi hahahaha.” ledek balik galeh.


“iiiiih berisik banget sih kalian, udah sana pada mandi yang bersih. masa iya mau ke Mall kayak gitu tampilan nya. eh iya jangan lupa barang-barang nya di bawa sekalian biar kita langsung pulang sehabisnya dari beliin tesya kado.” ujar gadis tomboy yang sudah bersiap-siap untuk membersihkan diri, meski pakaian nya masih yang kemaren.


Setelah di rasa sudah rapi dan bersih serta tak ada barang yang tertinggal, mereka pun berangkat menuju Shopping Center yang di maksud gadis tomboy untuk membeli kado untuk tesya.


Kurang lebih menempuh perjalanan hampir dua puluh menitan mereka telah sampai.


Hampir satu jam mereka memutari tempat pembelanjaan akirnya mereka mendapatkan kado special untuk tesya terutama gadis tomboy. kemudian mereka pun pulang ke rumah ayah sam.


BERSAMBUNG ☆☆☆☆☆

__ADS_1


__ADS_2