
KADO SPECIAL FOR RISTY FROM ANDREYTOM !
...Part dua...
Sesampainya di penginapan, gadis tomboy segera membuka pintu kamar tersebut, dan menyuruh Crastira segera masuk kedalam.
“masuklah kedalam sana, aku mau kerumah ayah aku buat ngasih kado ini ke adik aku. ini ada menu makan siang buat kau, biar aku makan di rumah ayah aku aja.” ucap gadis tomboy yang hendak menutup pintu kamar itu.
,
“tunggu..!” seru Crastira.
“apa lagi sih, dari pagi kau menghalangi aku terus? kalau kaya' gini kapan aku sampai rumah??!” Bentak gadis tomboy kesal.
“iya maaf, aku tak akan halangi kau lagi tapi, kau temani aku makan dan tungguin aku sampai tertidur. setelah itu kau boleh kerumah ayah kau. please...” pinta Crastira memohon kepada gadis tomboy itu.
“Ya Tuhan...dasar anak manja! jangan kau setarakan aku sama pelayan kau yang bisa kau suruh-suruh itu! faham?” Gerutu gadis tomboy yang pada akhirnya tidak menolak permintaan Crastira itu.
“kau bisa tak jangan ngatain aku anak manja terus? semenjak tinggal sama kau, aku tak akan manja lagi, aku akan berusaha mandiri dan tak akan nyusahin kau!” elak Crastira tidak terima.
“iya iya... bawel banget sih, kapan mau makan nya? jangan sampei aku kehilangan kesabaran,lalu aku tinggal kau!” ucap gadis tomboy yang kesabaran nya sudah mulai pupus menghadapi tingkah Crastira.
Setelah melalui perdebatan yang tidak terlalu panjang, akhirnya gadis tomboy pun menemani Crastira makan siang yang sudah terlambat itu.
“aagkk...agk....ayo please, sekali ini aja ya mau ya?” pinta Crastira yang ingin menyuapi gadis tomboy.
“ apaan sih kau ini? udah kau aja yang makan! aku gampang entar makan di tempat ayah aku.” tolak gadis tomboy yang hendak disuapi oleh Crastira.
“ please, sekali ini... aja ya?” pinta Crastira yang sudah menyodorkan satu sendok nasi ke depan mulut gadis tomboy. dengan terpaksa gadis tomboy menerima suapan dari Crastira itu, karena dirinya tidak mau ada drama dari perempuan manja seperti yang sering ia sebut itu.
Gadis tomboy sangat menikmati makanan yang di suapkan oleh Crastira kemulutnya itu. mungkin saja karena menaha lapar, ia tidak sadar kalau mulutnya itu ia buka dengan sendirinya, tanpa di perintah oleh Crastira seperti di awal tadi.
“tuh kan ketagihan, tadi aja nolak... hehehe.” sindir Crastira sembari memberi suapan yang ke dua kepada gadis tomboy itu.
Gadis tomboy yang makasih kekeh dengan ego gengsi nya berusaha menyangkal ucapan Crastira.
“siapa suruh mancing-mancing aku buat makan nih makan? ya udah, terpaksa lah aku makan!” elak gadis tomboy beranjak dari tempat duduk nya yakni sebuah sofa kecil yang terletak di sudut ruang kamar penginapan tersebut itu kemudian berjalan menuju kamar mandi.
“terpaksa apa memang lapar kau hehehehe?” teriak Crastira yang di abaikan oleh gadis tomboy karena sudah berada di dalam kamar mandi itu.
Sembari menunggu gadis tomboy keluar dari kamar mandi, gimana Kalau kita ulas balik tentang asal usul Crastira yang belum.sempat kita bahas di awal? singkat padat dan jelas.
Crastira di besarkan dari keluarga kaya raya yang kehidupan nya serba mewah dan sangat berkecukupan. Di usia nya ke Lima tahun dia harus kehilangan ibunya yang mengidap penyakit kanker rahim stadium akut.
Semenjak kematian ibunya itu, sampai detik ini orang tua lelaki Crastira yang tidak lain adalah Mr. David itu tidak menikah lagi. dirinya lebih tertarik menimbun kekayaan yang tidak akan habis di makan oleh tujuh turunan dari pada harus berumah tanga lagi. Dan meski hasilnya dari hasil yang di haramkan, Mr. David tidak peduli itu karena ia merasa dirinya non Muslim. Dan juga demi melimpah ruahkan kekayaannya yang takut habis itu, Mr. David memilih menikahkan putri kesayangan nya Crastira dengan pengusaha Luar Negeri yang memiliki bisnis hampir di seluruh pelosok Dalam Negeri itu.
Sudah dulu ya berceritanya tentang putri konglomerat itu. karena Gadis tomboy sudah keluar dari kamar mandi.
“kau kenapa lama sekali di dalam kamar mandi, lagi tidak enak perut ya?” tanya Crastira yang sudah merebahkan tubuhnya di atas ranjang dan bersiap untuk tidur siang.
“iya, perut aku sedikit melilit. mungkin ada yang salah sama makanan tadi.” jawab gadis tomboy semau-maunya, padahal dirinya habis menghisap sebatang rokok. jadi di jeda beberapa menit keluar kamar mandinya biar mulut nya tidak terlalu bau.
__ADS_1
“sini tunggui aku sampai tidur?” pinta Crastira sembari menjulurkan tangan kanannya.
“udah kau buruan tidur! biar aku di sofa sini aja nunggunya.” jawab gadis tomboy yang sudah mendudukan si sofa sudut ruang kamar tersebut.
“tak mau! pokok nya kau harus tunggu aku di samping sini.” renggek Crastira yang seperti anak kecil minta di beliin permen.
“ gitu nggak mau dibilang perempuan manja???!” hardik gadis tomboy kesal.
“iya iya aku tau, maaf! please jangan bentak aku lagi, aku nggak akan nyusahin kau lagi. ya sudah kau pergi saja, tak usah tunggu aku biar aku tidur sendiri.” jawab Crastira dengan suara menciut seperti ketakutan.
Entah kenapa gadis tomboy merasa tidak tega. akhirnya Ia berjalan mendekati ranjang Crastira dan duduk disampingnya yang posisi tidur nya miring membelakanginya itu.
gadis tomboy tidak habis pikir dengan sikap Crastira yang bersikap lemah. dan dia pun merasa heran kenapa perempuan yang jadi saksi mata saat tabrakan maut itu sangat sensitif hatinya mendengar suara dengan nada tinggi.
tanpa disadari, tangan gadis tomboy membelai lembut rambut Crastira yang menjuntai panjang di bantal itu.
“ Maaf ya kalau aku terlalu kasar sama kau. karena peristiwa itu tidak akan terlupakan di benak aku sampai aku bisa membalas kan dendam ini. kejadian itu sangat menyakitkan, apalagi kalian meninggalkan kan tubuh yang terbujur kaku tak ber kepala itu tanpa belas kasihan sedikitpun!” ujar gadis tomboy yang tidak bisa menahan nutiran putih bening jatuh di pelupuk matanya. hatinya sangat tersayat apabila mengingat semuanya.
Crastira yang mendengar suara lemah gadis tomboy membalikkan tubuhnya.
“ maaf... maaf aku sudah membuat kau seperti ini. Tapi percayalah, aku berjanji akan membantu kau memberi hukuman yang setimpa kepada Jeriko sesuai yang kau inginkan.” ucap Crastira dengan nada lembut yang sudah terduduk di samping gadis tomboy sembari menhusap air matanya.
“Maaf....maaf dan maaf yang hanya bisa aku katakan.” bisik Crastira pilu setelah menyenderkan kepalanya di bahu gadis tomboy.
sepuluh menit telah berlalu, dan ternyata Crastira sudah tertidur di bahu gadis tomboy. pelahan-lahan gadis tomboy menidurkan tubuh Crastira dan menaruhkan bantal di bawah kepalanya. kemudian ia pun beranjak dari ranjang tersebut. gadis tomboy mengambil secarik kertas dan pena, di meja samping televisi fasilitas penginapan tersebut .
Setelah menulis beberapa bait kalimat pesan untuk Crastira, lalu di letakan nya selembar kertas yang sudah di tulisnya itu di bawah botol minum milik Crastira. Sesaat ia melirik Arloji yang masih setia menemaninya hingga kini menunjukan pukul setengah kemudian gadis tomboy keluar dari ruang kamar penginapan itu, untuk pergi kerumah ayah sam ayah yang di rindukan nya.
Kerinduan Seorang Ayah.....
Jarak penginapan ke tempat kediaman Ayah sam, tidak membutuhkan waktu yang lama. dengan menempuh jarak mengunakan jasa tukang ojek selama lima menit, sampailah gadis tomboy di halaman rumah Ayah sam.
“ini bang ongkos nya....makasih ya!” ucap gadis tomboy turun dari kendaraan beroda dua, milik tukang ojek tersebut sembari menggulurkan lembaran uang dua puluh ribuan.
“kembalian nya ni dek! kan cuma Lima ribu saja.” seru tukang ojek tersebut kepada gadis tomboy yang sudah ngeluyur menuju dalam rumah Ayah Sam.
“ nggak pa-pa ambil aja Bang kembaliannya!” teriak balik gadis tomboy yang sudah berada di depan pintu rumah Ayah sam dan siap untuk masuk ke dalam.
“ Oh ya dek... Terima kasih banyak ya. semoga adik digantikan dengan rezeki yang melimpah dan adik selalu diberi kesehatan.” ujarnya lalu pergi meninggal kan halam rumah Ayah Sam itu.
gadis tomboy yang sudah terlanjur masuk ke dalam rumah tidak mendengar doa dari tukang ojek tadi.
Sesampainya di dalam rumah Ayah nya itu gadis tomboy tidak menemukan satu orang pun di dalam rumah tersebut. di ruang tamu itu gadis tomboy Berhenti sejenak, ia mengamati ruangan tersebut yang masih ada sisa perayaan kecil pesta ulang tahun Risty.
hening
sepi
“ kayaknya mereka masih pada tidur siang semua nih.” Gumam gadis tomboy yang kemudian melangkah menuju ruang santai.
“loh...anak-anak itu pada kemana semua? Daniel, Tegar, Fajar, Radit Ely sama Inok.” Gumam lagi gadis tomboy.
__ADS_1
Tiba-tiba mata gadis tomboy tertuju pada sebuah gudang yang pintu nya terbuka dan sudah di ganti baru.
“loh... ya tuhan! gudang ini di sulap ayah menjadi sebuah kamar buat mereka? waow ayah bener-bener hebat, keren banget gudang banget.”
Karena tidak mau membuat mereka bangun sebelum waktunya, gadis tomboy pun berjalan keluar dari kamar tersebut.
betapa terkejutnya gadis tomboy ketika dirinya membalikan badan ayah sam sudah berdiri di hadapan nya.
“Ayaah?? Ayaaah....!” pekik gadis tomboy sembari memeluk ayah nya.
“kamu baik-baik saja kan nak? ayah sangat merindukanmu?” tanya ayah sam sambil membelai rambut putrinya.
“aku baik-baik saja ayah. maaf klu aku selalu membuat ayah kawatir.” ucap gadis tomboy sembari menghusap air mata nya.
“kamu sudah makan nak?” tanya ayah kelu.
“hehehehe belum ayah, aku sengaja belum makan soal nya kangen banget sama masakan ayah.” ucap gadis tomboy memegang erat jari-jemari Ayah Sam, sembari memandang sendu lelaki paruh baya itu lekat.
“ya sudah nanti habis sholat ashar, ayah masak makanan kesukaan kamu.”
“Kak Andrey......?” seru Daniel dari depan pintu kamar.
“Kakak udah balik? kami kangen banget sama kakak. ” tambah fajar.
“kami juga kak!” tambah tegar juga radit.
satu persatu dari mereka pun memeluk gadis tomboy sebagai obat kerinduan mereka.
“loh ely inok sama kak tesya mana?” tanya gadis tomboy ceclinggukan.
“oo itu kak, mereka di ajak kak Risty belanja kepasar sore. belanja lauk sama makanan ringan.” jawab Daniel.
Tak berapa lama kemudian, kumandang suara adzan ashar terdengar begitu nyaring di masjid ujung ruli Bengkong indah pertanda pangilan sholat harus segera di laksanakan.
Setelah mengambil wudhu masing-masing mereka pun segera melaksanakan ibadah sholat berjama'ah kecuali gadis tomboy.
Lima menit kemudian sholat berjama'ah punselesai. dan beberapa saat kemudian, Tesya Risty Naylla juga Laely telah kembali dari pasar sore.
Gadis tomboy yang bersembunyi di balik pintu dapur mengertak Risty dengan gelak tawa khas nya. sontak saja Risty di buat terperanjat.
“Astaqfirllah kakak! iiiih....kaget tauk! kalau gue jantungan gimana??” ucap Risty sembari memegangi dadanya memastikan bahwa jantung nya masih aman.
“hahahaha aman nggak tuh jantung? surprise..... selamat ulang tahun adik kakak yang paling bawel. ini kado buat elo.” ujar gadis tomboy dengan tawa puas mennyodorkan bungkusan besar kepada Risty.
“wah gede banget kak kadonya.” ucap Risty menerima bungkusan kado tersebut dari tangan kakak nya.
“kak andrey, kakak udah pulang? inok kangen banget sama kakak.” ucap naylla yang kemudian memeluk gadis tomboy dan di susul oleh laely.
“iya inok, ely.... kakak juga kangen banget sama kalian.” jawab gadis tomboy memeluk mereka berdua.
BERSAMBUNG ☆☆☆
__ADS_1