
UNGKAPAN CINTA ANDREYTOM UNTUK TESYA !
Membantu Ayah Sam Di Kebun Belakang !
Ayah sam keluar dari kamar kemudian berjalan menuju dapur untuk ke kebun belakang. Ternyata di dapur sudah ramai anak-anak sedang menyantap sarapan pagi ......
“selamat pagi ayah, sarapan bareng kita yuk ayah.” sapa laely juga naylla kemudian ajakan manja naylla yang disambut hangat oleh senyum ayah sam.
Karena tidak mau mengecewakan mereka, setelah mencuci tangan nya ayah sam duduk membaur dengan anak-anak tanguh itu, kemudian menyantap sarapan bersama di satu meja.
Perasaan bahagia terpancar dari raut wajah senja nya. Sesekali di sela menggunyahnya, ayah sam tersenyum haru penuh sahaja.
“selesai sarapan, siapa yang mau ikut ayah ke kebun belakang memetik sayur dan buah-buahan?” tanya ayah sam bangkit dari tempat duduk nya setelah menghabiskan suapan terakhir dari piring bersablon bunga lili itu menuju tempat cuci piring.
Mauuuuuu......!
Mau Ayaaaaaah.....!
Ikut Yaaaaaah.....!
Wah pasti seruu... ikut yaaaah!
Seru masing-masing anak menjawab penuh semangat, tawaran dari ayah sam yang selalu mereka tunggu-tunggu.
“wah kalian kompak banget sih.... kan kak tesya jadi kepengen ikut juga hehehehe.” ujar tesya yang sudah selesai membereskan meja makan dan menutup makanan yang masih tersisa dengan Tudung saji berbentuk bulat berbahan plastik tanggung warna merah itu.
“ya sudah, ya sudah.... kalian semua boleh ikut ayah bantuin di kebun belakang, terus... habis makan siang nanti kita lanjut membereskan gudang yang sudah kita bersihkan kemarin, supaya malam nya bisa buat kalian tidur yang separuh dan yang separuh lagi bisa buat sholat berjama'ah.” tutur ayah sam yang sudah berjalan duluan menuju pintu belakang untuk sampai ke kebun sayur dan buah-buahan juga umbi-umbian yang cukup luas tersebut.
Sesampainya di kebun belakang itu, mereka sangat takjub dengan tanaman yang ayah tanam di bantu mas reza dan bang sogal.
“waah banyak banget sayuran juga buah-buahan nya........!” seru naylla.
“tenggok itu nok disana.....!” seru laely sambil menunjuk grombolan buah jambu gelas yang sangat ranum tetapi belum sepenuhnya bisa di petik.
“serasa di kebun sayur tempat bang tohun kerja ya gar....hahaha.” seru daniel yang tak kalah heboh nya.
“niel....ini buah semangka kaya' yang di beli sama uwak waktu dulu itu kan?” tunjuk fajar ke arah tanaman buah semangka yang belum waktunya di panen.
“sini anak-anak....bantu ayah mencabut rumput yang bisa merusak tanaman!” seru ayah yang sedari tadi tersenyum-senyum sendiri melihat kehebohan anak-anak Tangguh dan cerdas itu.
“baik ayaaah.....!!! teriak mereka serempak dan segera menghambur ke arah ayah sam melewati jalan setapak kebun itu.
Setelah memperhatikan arahan dari ayah sam, mereka mulai mencabuti rumput-rumput liar yang tumbuh di antara tanaman tomat dan cabe juga terong yang baru dua munggu di tanam.
Sementara itu tesya yang di bantu laely juga naylla memetik beberapa buah tomat yang sudah memerah juga cabe rawit, sayur kacang panjang yang sudah masanya di panen.
Tiba-Tiba naylla memakan satu buat Tomat yang sangat ranum dan segar yang sudah di lapkan ke bajunya, membuat tesya tersenyum sendiri melihatnya. ia teringat gadis tomboy yang juga paling suka memakan buah tomat ranum, tanpa mencuci nya terlebih dahulu dan langsung memakannya begitu saja.
Ingatan tesya tentang gadis tomboy sampai melayang kesebuah Peristiwa di malam ulang tahunnya. Jari tesya meraba bibir mungilnya itu, kemudian ia tersenyum ketika teringat bibir hangat gadis tomboy mencium bibir mungilnya itu sangat mesra.
“kak tesya.... mataharinya udah mulai panas, kita masuk yuk?” Tesya terhenyak, ajakan laely membuyarkan lamunan tesya.
“i i iya ely... udah cukup kok ini metikin sayur nya, kita masuk yuk .” jawab tesya gelagapan.
“kakak kenapa?” tanya naylla sambil mengelap mulutnya yang basah bekas air tomat, pakai ujung baju .
“hehehe kakak nggak kenapa-napa kok.” jawab tesya berjalan mengiringgi langkah naylla dan laely yang sudah berlarian di depan jalan setapak kebun ayah sam menuju pintu belakang.
Sesampainya di dapur, tesya meletakan keranjang sayur di meja dekat cucian piring. Setelah mencuci tangan, tesya berlalu dari dapur menuju ruang santai. Di raihnya tas punggung berwarna biru yang di gantung di belakang pintu ruang santai.
Setelah resleting tas di buka, tesya meraih sebuah benda yang berbentuk persegi panjang itu yang tidak lain adalah sebuah kotak ponsel pemberian dari gadis tomboy. Di bukanya kotak tersebut yang di dalamnya terdapat satu buah ponsel Nokia 2690 lengkap dengan buku petunjuk dan sebuah chargers.
Tesya segera menyambungkan cabel chargers ke penghubung ponsel nya. Sepuluh menit kemudian batrey ponsel sudah terisi, Tesya mencari tombol untuk menghidupkan ponsel tersebut. Setelah membaca buku petunjuk, ponsel pun berhasil di hidupkan. Sesaat kemudian, sebuah pesan masuk di kotak SMS. di situ tertera nama pengirim nya yakni ANDREYTOM . mata tesya terperanjat.....
“apaaa....? pesan SMS dari kak andrey?” gumam tesya yang suaranya hampir terdengar naylla dan laely yang sedang asyik menonton televisi.
“jadi kak Andrey sudah Menseting ponsel ini? kapan??!” tanya tesya dalam hati.
Kemudian tesya segera membuka SMS itu dan membaca isi pesan nya....
^^^ANDREYTOM^^^
^^^syaaa...ketika loe buka ponsel ini,^^^
Gue udah Menseting jadi ini ponsel bisa elo pakai.
^^^kalau elo nggak bisa cara makainya, elo tinggal^^^
^^^baca buku panduan di dalamnya...^^^
__ADS_1
^^^tesya sayang... hanya lewat SMS ini gue berani^^^
^^^ungkapkan perasaan gue ke elo .^^^
^^^Gue sayang banget sama elo syaa... melebihi^^^
^^^apapun.^^^
...Sumpah demi apapun gue nggak ihklas kalau elo...
^^^Mencintai laki-laki manapun dan siapapun!^^^
Tesya berhenti sejenak... dia mengatur nafasnya yang tersenggal tidak beraturan. berasa darah berhenti mengalir, tesya bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju dapur untuk menenggak seteguk air. sambil berjalan mata tesya tidak lepas dari pesan SMS yang di kirim oleh gadis tomboy!
“yatuhan kenapa dada ini mendadak sesak, dan...jantung ini bergetar!” gumam tesya setelah menengguk segelas air minum.
Lalu tesya melanjutkan membaca pesan SMS dari gadis tomboy yang sangat banyak itu. sepertinya pesan itu tidak bersamaan dikirim nya, karena terlihat dari waktu pengiriman tidak sama, dan pesan SMS dikirim sekitar dua hari yang lalu.
^^^ANDREYTOM^^^
Syaa... maafin gue kalau pergi nggak pernah pamit
^^^ke elo .^^^
^^^jujur... semenjak ciuman pertama gue di bibir elo^^^
^^^di malam ultah elo, gue selalu deg-deg an ...^^^
^^^udah dulu ya tesya sayang....^^^
^^^jaga diri elo jaga cinta gue dan nitip jaga^^^
^^^anak-anak.^^^
^^^Gue sangat mencintai elo tesya.. emuuach^^^
tubuh tesya lemas terduduk di bangku dapur...
“nak tesya....”
Mendengar pangilan dari ayah sam, tesya segera memasukan ponsel nya kedalam saku celananya.
“nak tesya kenapa? kok mukanya sedikit pucat, nak tesya sakit?” tanya ayah sam sambil mencuci tangan nya.
Belum sempat tesya menjawab pertanyaan ayah sam, Daniel dan anak-anak yang lain sudah masuk kedapur dari kebun belakang.
“kak masak yang kuah-kuah donk hehehe...” pinta fajar.
Meski tesya masih kepikiran akan SMS dari gadis tomboy, dia harus tetep masak untuk makan siang..........
*****
Andreytom And The Gank Berhasil Keluar Dari Hutan Dan Rawa Tanjung Pinang !!
“huuh akhirnya...... setelah kaki gue mau copot rasanya, baru nemu jalan keluar juga!” gerutu gadis tomboy sambil mendudukan diri di tepi jalan ujung hutan.
“iya bener... untung kak andrey sempet membeli makanan dan minuman di dalam prahu besar kemaren. coba kalau enggak, pasti kita bakal kelaparan sepanjang hari di dalam hutan yang adanya cuman pohon pi**nus doank.” ujar galeh yang ikut terduduk di samping gadis tomboy.
Sedangkan mario, sedari tadi ceclinggukan binggung !
“selanjutnya kita akan lewat jalan yang mana nih kak? jangan sampai kita kesasar lagi gara-gara salah memilih jalan.” ujar mario yang masih tetap berdiri sambil menoleh kekiri juga ke kanan jalan.
Gadis tomboy pun bangkit dari duduk nya lalu berdiri tepat di sebelah mario....
“menurut gue, kita lewat arah kanan saja rio! sepertinya kilometer dari sini ada pemukiman warga. itu artinya, kita bisa cari penginapan di sekitar sana untuk beberapa waktu.” ujar gadis tomboy, kemudian mulai berjalan kearah yang di tunjuknya, yang kemudian di ikuti mario juga galeh.
Dua puluh menit kurang lebihnya, mereka berjalan menyusuri jalanan pinggir hutan hingga sampai jalanan yang menghubungkan sebuah pemukiman. Terik matahari siang membuat peluh mereka bercucuran membasahi wajah lelah ketiganya...
“ternyata bener kata elo kak... di depan sana ada pemukiman warga, sepertinya Ruli. semoga ada penginapan untuk kita tinggal beberapa waktu kedepan, sampek kita nemuin tempat tinggal temen gue.” ucap Mario sembari menyeka peluh yang bercucuran dengan lengan bajunya.
“yeeeees....sedikit lagi rio, galeh kita sampai!” ucap gadis tomboy yang menahan kelelahan sangat mendalam.
“eeh kak...itu ada orang lewat coba gue tanyain?” ujar galeh yang kemudian bertanya kepada warga pemukiman yang sedang berjalan mengendong anak nya.
“permisi kak numpang tanya, penginapan sebelah mana ya...?” tanya galeh sangat sopan.
“oo kau mau menginap kah? di depan itu kau belok kanan sedikit, lalu kau belok kanan. nah di situ ada penginapan Mawar Berkah. jawab orang tersebut memberi petunjuk kepada Andreytom And The Gank!
Sekitar tiga menitan, mereka sampai di tempat penginapan sesuai petunjuk warga pemukiman yang melintas tadi.
__ADS_1
“tolong tunjukan identitas kalian!” pinta pemilik penginapan Mawar Berkah itu.
Gadis tomboy mengeluarkan sebuah dompet dari dalam tas punggung nya, lalu di ambilnya sebuah Kartu Tanda Penduduk
yang di selipkan di dalam dompet bagian depan.
“ini KTP saya kak, dan yang dua orang ini baru lulus sekolah, jadi mereka biar saya yang menanggung nya.”
ujar Gadis tomboy terpaksa berbohong.
“sebentar saya catat dulu identitas nya.” ujar pemilik penginapan.
Lima menit kemudian......
“ini kunci kamar kalian, dan ini kunci kamar gue.
masukan barang-barang kalian, habis itu kita cari makan siang.” ujar gadis tomboy sembari memberikan kunci kamar penginapan kepada mario.
“eh tunggu, tunggu....tunggu, makan siang kak? hahaha.... Nggak sekalian sarapan....?? jam setengah empat sore di bilang makan siang kak, kaaaak.....” ucap galeh sembari penerima kunci mengundang gelak tawa mereka yang beberapa hari terhenti.
“sssssttttt.... berisik banget sih kita. hahahaha.”
Akhirnya masing-masing Dari mereka sudah berada di dalam kamar penginapan. Mario satu kamar dengan galeh sedangkan gadis tomboy di lain kamar.
“huufffh... empuk banget nih kasur! dan akhirnya bisa membaringkan tubuh ini juga.” gumam gadis tomboy.
Sebenarnya gadis tomboy tidak nyaman dengan keadaan nya yang lusuh itu, ia bangkit dari tiduran nya dan meraih tas punggung besar nya berniat ingin menganti pakaian, belum sempat pakaian ganti terambil, tangan gadis tomboy menyentuh barang yang tidak asing buat dirinya....
“eeh iya ya... beberapa hari yang lalu gue kan mengirim pesan SMS ke tesya, di balas nggak sama dia??” gumam nya lagi sambil mengotak-atik ponselnya yang sama persi dengan milik tesya.
“yaelaaah..... pake' habis segala sih nih batrey! nah gue cas dulu aja disini.” umpatnya.
Gadis tomboy segera menyambungkan cabell chargers ke penghubung ponsel nya... dan batrey pun mulai terisi! saat kemudian ponsel sudah bisa di hidupkan.
“kok nggak ada balasan SMS dari tesya sih“??! atau jangan, jangan.......??? sebaiknya gue hubungi tesya aja.” gerutu gadis tomboy yang kemudian segera menelepon tesya.
*Kriiing....
Kriiing......
Kriiing......
Telpon pun tersambungkan*!
*****
Balasa cinta dari tesya...
tesya yang duduk santai di teras depan sendirian setelah berjama'ah sholat ashar, terkejut mendengar ponsel nya berdering dari balik saku celana nya, segera tesya menggambil ponsel nya tersebut.....
“kak andrey menelepon???” gumam tesya serasa nggak percaya gadis tomboy menelepon nya.
“Hallo..... syaaaa ini gue!” suara gadis tomboy mulai terdengar di telinga tesya.
“ii iiya kak.... i ini kak Andrey kak?” gugup tesya.
“iya bener syaa, ini gue andreytom.” jawab gadis tomboy dengan suara berbeda terasa di telinga tesya sangat lembut.
“ooh i iya kak...e e.. kak andrey gimana kabar nya? kapan kakak pulang? di tanyain sama ayah, ayah sangat merindukan kakak!” ucap tesya berusaha tenang.
“gue baik-baik aja! gimana keadaan ayah? oooh ayah merindukan gue? terus elo nggak gitu?” tanya gadis tomboy sedikit kecewa.
“hehehe...ka kangen banget kak. sehabis dapet SMS dari kakak... ju...jujur, hati tesya nggak te... tenang kak.” ucap lugu tesya.
Gadis tomboy yang mendengar ungkapan jujur dari sangat bahagia dan puas dengan jawaban tesya. untuk meyakinkan hati nya, gadis tomboy pun bertanya kepada tesya.........
“tesya sayang... apakah elo juga mencintai gue?” tanya gadis tomboy berharap cemas.
Tesya yang mendengar pertanyaan dari gadis tomboy yang langsung terdengar di telinga nya itu, sontak mendadak bergetar seluruh organ tubuhnya... jantungnya berdebar kencang.....
“i i iyaaa kak.... tesya ju juga....mencintai kak andrey..........
*Tut...Tut....Tut....Tut....
Belum selesai tesya bicara sambungan telepon terputus! sepertinya internet gadis tomboy telah habis di gunakan. selang seberapa saat gadis tomboy mendapat satu pesan dari operator, memberitaukan untuk segera pengisian ulang pulsa*.
“reseh banget siiiih.........!! kenapa harus pake habis segala nih pulsa!” umpat gadis tomboy kesal. tetapi di sisi lain dirinya sangat bahagia mendapatkan jawaban seperti itu dari tesya yang sebenarnya masih ada kelanjutan nya...
BERSAMBUNG ☆☆☆
__ADS_1