
...KEMURKAAN Mr. DAVID !...
...Ada Apa Dengan Andreytom?...
Setelah keluar dari kamar kos-kosan milik Galeh, Gadis tomboy berjalan keluar dari area kos-kosan tersebut menuju Jembatan Barelang. suasana jembatan di akhir pekan saat malam hari sangat ramai pengunjung, banyak muda-mudi menghabiskan akhir pekannya di jembatan itu dengan momen sekadar berfoto-foto. dan ada juga yang mengabadikan pemandangan indah jembatan tersebut, dengan mengambil beberapa video.
Juga tak jarang di jarak beberapa meter, banyak anak nongkrong bergerombol memainkan gitar dengan petikan yang mendayu-dayu. momen seperti itulah yang selalu diingat oleh gadis tomboy. banyak kenangan di tempat itu yang tidak akan terlupakan di sepanjang usianya.
Di tempat itu, tempat yang hampir 5 tahun menemani dirinya disaat suka dan duka setiap akhir pekan, bahkan hampir tiap hari pemandangan seperti itu dinikmatinya.
Dulu sebelum dirinya mengenal Galih, ia juga memiliki seorang teman satu Laki-laki dan satu perempuan di area jembatan Barelang itu. dan sekarang entah Dimana keberadaan mereka berdua. karena pada waktu itu, Ayah sam melarangnya untuk selalu pergi ke jembatan tersebut, karena akan mengganggu sekolahnya yang pada saat itu gadis tomboy masih duduk di bangku SMP.
Gadis tomboy juga teringat awal mula pertemuannya dengan panjol 3 tahun yang lalu...
“ udah lepasin! apaan sih pegang-pegang, cari kesempatan ya??!” Ketus jutek gadis tomboy kala itu. saat dirinya ditolong Panjol karena hampir terpeleset dari dasar ujung jembatan.
“ Yaelah... di Tolong bukannya terima kasih, malah nyolot, marah, mekik lagi. ya udah aku lepasin nih.” ancam panjol mengoda gadis tomboy.
“ e e e e... jangan donk! gila loe ya?” panik gadis tomboy yang kemudian menarik kembali tangan Panjol.
“jangan maen-maen loe njol! nyawa orang itu, loe kira nyawa burung? hahahaha.” sergah kawan panjol.
Akhirnya gadis tomboy sudah berada di dasar jembatan kembali dengan selamat, berkat pertolongan dari Panjol.
“Terima kasih.” ucap singkat gadis tomboy yang kemudian berlalu dari tempat itu.
“eh tunggu.... sombong banget sih kau, udah di tolongin juga. nama kau siapa?” seru panjol menghentikan langkah gadis tomboy.
Mendengar Teriakan Panjol Gadis tomboy berhenti sejenak. tanpa menoleh kebelakang dan hanya menjawab satu kalimat pertanyaan panjol tersebut.
“Nama gue Andreytom!”
__ADS_1
Gedubraaaak....
Lamunan Gadis tomboy Ambyar ketika seorang anak kecil seusia Naylla jatuh tepat di kakinya.
“mm... maaf ya dek. ya ampun.” ucap gadis tomboy yang kemudian membangunkan anak kecil tersebut. lalu si anak pun lari kearah ibunya tanpa menjawab ucapan gadis tomboy itu.
“jadi inget sinok juga anak-anak yang lain! gimana kabar mereka ya satu bulan gue tinggal? pasti mereka baik-baik aja, Kan ada ayah juga tesya yang ngejagain mereka.” gumam gadis tomboy dalam hatinya.
“ini semua gara-gara menantu bos mafia brengsek itu.....!! hidup gue jadi nggak jelas kaya' gini! brengsek....brengseeek!!” pekik keras gadis tomboy sembari melemparkan Sebuah ponsel pemberian dari Mr David ke dasar sungai di bawah jembatan tersebut.
***
Dengan langkah gontai dan tubuh lunglai, Gadis Tomboy pulang ke kos-kosan milik Galeh. Sesampainya di kamar kos-kosan tersebut, Gadis Tomboy membuka gembok pintu itu dan bergegas masuk kedalam kamar. Baru juga pintu kamar di tutup kembali Tiba-Tiba.....
Buuuuuugkk
punggung Gadis Tomboy Di hantam dengan benda keras, yang ternyata hanya Botol air mineral berukuran besar dan masih terisi penuh. Gadis Tomboy yang terkejut, tubuhnya tersungkur ke lantai. tetapi sesaat kemudian ia bangkit dan berdiri tepat di depan orang yang sudah membuat kepalanya menjadi sedikit pusing.
Ternyata Crastira yang berniat mencelakai gadis tomboy. Gadis munggil dan berparas cantik yang sudah bersuami itu terperanggah karena pukulannya tidak berefek apa-apa bagi Gadis Tomboy itu. Crastira berjalan mundur, wajah nya ketakutan melihat wajah gadis tomboy yang menyeringai berjalan mendekatinya.
“cukup! please dengarkan kan aku ngomong dulu. dan aku tidak membela suami aku yang tidak pernah aku cintai itu! please dengarkan penjelasan aku dulu.” tutur Crastira berniat menjelaskan kepada Gadis Tomboy.
“apa, suami yang nggak kau cintai? hahahaha. drama apa ini??!” bentak Gadis Tomboy yang semakin brutal itu, membuat nyali Crastira menciut.
Dengan tenaga yang masih tersisa dan sedikit nyali, Crastira mencoba kuat dan harus tetap bisa menjelaskan kan semua nya kepada Gadis Tomboy.
Akhirnya Gadis Tomboy pun memberi kesempatan kepada Crastira untuk bercerita.
“Sebelum peristiwa dini hari itu, kami melangsungkan pertunangan di hotel batam centre. itupun atas kehendak papi aku, kami di jodohkan demi bisnis. setelah acara selesai, sekitar pukul 12: 45 dini hari kami berniat untuk pulang kerumah papi yang berada di Botania. Sepanjang perjalanan, di dalam mobil kami terlibat percekcokan mulut dan satu tamparan dia layangkan ke pipi aku. sampai dia hilang kendali mengemudi dengan kecepatan tinggi yang akhirnya.......
“cukuuuuuup!!” pekik Gadis Tomboy sembari mendorong tubuh Crastira kebelang, tetapi beruntung nya tubuh munggil Crastira itu terjatuh di sebuah bangku panjang dan lang terduduk.
__ADS_1
Dengan emosi yang memuncak, Gadis Tomboy mendekati tubuh Crastira yang sudah tidak berdaya itu.
kemudian ia menindih tubuh Crastira, diraihnya dagu gadis yang paras wajah nya sangat mirip dengan tesya itu. entah kenapa setiap menatap dalam wajah Crastira amarah Gadis Tomboy hilang seketika. di belainya wajah munggil Crastira dengan lembut, di dekatkan nya wajah tersebut sampai bibirnya menyentuh bibir Crastira.
“bibir kamu sangat hangat, uuh.....
Ucap Crastira yang kemudian mengecup bibir gadis tomboy dan kemudian ******* nya dengan lembut. Gadis tomboy tak berkutik, dan tanpa ia sadari dirinya mengimbangi ******* Crastira itu.
tiba-tiba Gadis tomboy sadar kalau gadis yang di tindihnya itu terenggah nafasnya, ia pun segera bangkit dan berdiri.
Crastira hanya tersenyum tipis dan kemudian mendudukkan dirinya di bangku itu.
perlahan Crastira juga bangkit dari duduk nya lalu memeluk gadis tomboy yang membelakangi nya itu.
*****
Rumah Kediaman Mr David .....
Mr David sengaja membatalkan janji meeting di Singapore dengan beberapa rekan bisnis nya, yang kemudian memilih pulang ke tanjung pinang untuk mencari putri kesayangan yang tiba-tiba menghilang dari rumah kediaman nya itu.
Setelah menempuh waktu berjam-jam, tibalah Mr David di tempat kediamannya yang bak istana itu.
sesampainya mobil mewah yang di tumpangi nya terparkir di halaman, Mr. David bergegas turun dari mobil tersebut dan berjalan kearah pos penjagaan rumah nya itu.
Plaaak!
Plaaak!
Buuuugk!
“Tidak guna kalian ini! sampai kecolongan begini. apa yang kalian jaga? putri saya hilang saja kalian tidak ada yang tau satupun.” teriak Mr. David penuh amarah.
__ADS_1
ketiga penjaga itu meringgis kesakitan. tetapi mereka berusaha tidak merasakan.
BERSAMBUNG ☆☆☆