
JASAD PANJOL DI DALAM PETI SIAP UNTUK DI MAKAM KAN !!!
Setelah selesai menyantap makan siang dan Membersihkan dapur mereka kembali menuju ruang santai untuk beristirahat.
Namun kecemasan tesya, daniel juga anak-anak lain nya semakin menyelimuti hati, tatkala orang-orang dewasa penghuni dan pemilik rumah tersebut belum juga kembali hingga waktu hampir menjelang sore.
Sesekali daniel melihat suasana di luar ruli yang banyak hilir mudik mulai beraktifitas kembali setelah istirahat siang selesai. kemudian daniel pun masuk kembali kedalam rumah dan menutup pintu.
Daniel seolah-olah jenuh karena sudah beberapa hari ini semenjak dari pemukiman, dirinya tidak melakukan aktifitas seperti biasanya bersama tegar karena di larang ayah sam juga gadis tomboy.
Daniel duduk di kursi ruang tamu, sejenak dia teringat akan pesan ayah sam...
“nak daniel... mulai sekarang kalian semua tidak usah pergi ke jembatan barelang yo le, nduk...
kalau kalian bosan di rumah kalian boleh bantu-bantu ayah di tempat pemulungan milik ayah. kalian bantu-bantu pisah kan kaleng, botol, kardus juga barang rongsok lain nya.” tutur ayah sam kala itu.
Daniel bangkit dari tempat duduk nya dan melangkah menuju ruang santai.
Di sebuah dinding tepat di atas televisi, jam dinding menunjukan pukul 1.45 siang.
“kalian mau ikut aku nggak?” tanya daniel lirih kepada fajar, tegar dan radit. karena naylla, laely juga tesya tertidur pulas di ruang santai tempat mereka menonton televisi.
“kemana niel? tanya fajar sembari menoleh kearah daniel.
“iya niel...memang nya mau kemana kita?” timpal radit.
“aku bosen banget nih dari pagi cuman gini-gini aja yang kita lakukan... sarapan, nonton tivi tiduran, makan siang, balik nonton tivi lagi tiduran lagi. gimana kalau kita ke tempat pemulungan milik ayah? sekalian kita tenggok pemandangan Luaran lagi.” ujar daniel yang sudah memakai topi dinas nya.
“benar juga kamu niel, aku juga bosan.” ujar tegar
“aku juga!” seru fajar dan radit bersamaan.
“ssstttt... berisik banget sih kalian, entar mereka bangun.” sergah daniel sembari menaruh jari telunjuk di bibirnya supaya mereka berdua mengecilkan suara nya agar tesya laely juga naylla tidak terbangun.
NB : Author mau nanya nih pembaca setia, terutama ibu - ibu yang mempunyai anak.....
Ada nggak sih kids jaman now yang punya pemikiran seperti daniel , fajar, tegar juga radit apabila mereka tidak melakukan aktifitas ektrim seperti yang mereka lakukan sebelum berada di rumah ayah sam akan merasa jenuh ?
__ADS_1
kalau jawaban Author sih “Tidak!” hehehe maaf kalau Salah 🙏 karena 99% kids jaman now hidup nya sudah enak dan mengikuti jaman yang di mana masing-masing anak memegang gudget atau ponsel. keseharian mereka kalau tidak pergi kesekolah pasti bermain game yang lagi buming yaitu PubG dan Mobil legend betul tidak bunda bunda.....?
*****
Jenazah Panjol Yang Sudah Di Dalam Peti Jenazah Akan Di kebumikan di TPU LENGGENG SEI PANAS BENGKONG INDAH KOTA BATAM !
Jenazah panjol yang sudah di masukan kedalam peti mayat segera di bawa kedalam mobil ambulance dan siap untuk di makam kan.
Mobil ambulance pun mulai keluar dari Rumah sakit harapan bunda .
Suara Sirine ambulance berbunyi menyisir sepanjang perjalanan menuju TPU LENGGENG SEI PANAS. BENGKONG INDAH.
Di belakang Ambulance tersebut sudah ada mobil polisi yang mengikuti nya untuk menuju TPU.
Di dalam mobil tersebut sudah terduduk Briptu johan, ayah sam, gadis tomboy juga risty.
Sedangkan mario di boncengkan oleh salah satu anggota kepolisian menggunakan motor dinas.
“kakak yang kuat, kakak yang ihklas... semua takdir sudah di atur oleh tuhan kak.” ucap risty yang duduk di sebelah gadis tomboy mencoba menguatkan nya meski dirinya mencoba menyeka air mata di pipinya.
Mendengar ucapan adik serta ayah nya itu Gadis tomboy tak bergeming sedikit pun, pandangan nya kosong menatap kedepan luar kaca mobil depan, air matanya terus menetes membasahi pipinya dan di biarkan nya tanpa di seka.
Akhirnya sampailah di TPU LENGGENG SEI PANAS BENGKONG INDAH !
Mobil ambulance yang membawa jenazah panjol memasuki TPU Lenggeng sei panas Bengkong indah , pelahan - lahan berhenti di tempat yang tak jauh dari galian.
Dan di susul mobil polisi yang berhenti tepat di belakang ambulance tersebut.
Tim medis yang di bantu warga sekitar yang berada di lokasi TPU mengeluarkan peti jenazah panjol untuk segera di makamkan.
Sebelum peti jenazah itu berhasil di masukan ke liang kubur suara histeris itu menghentikan langkah mereka...
Dari kejauhan terlihat gadis tomboy berlari kearah
mereka dan teriak histeris !
“izinkan saya melihat dan memastikan kalau jenazah itu bukan panjol pak...tolong. saya mohon jangan di masukan dulu tolong buka peti nya pak... itu pasti bukan panjol temen saya . bukan pak bukaaaaan.......
__ADS_1
Tubuh gadis tomboy semakin melemah, kondisinya sangat memprihatinkan. akhirnya tubuh kecil nya tak kuat menopang imun yang semakin melemah, ia pun hampir ter jatuh da tak sadarkan diri untuk kesekian kalinya.
Kalau saja ke pergian panjol bukan diri nya yang menyebabkan dan bukan karena kecelakaan maut yang sadis dan kejam mungkin gadis tomboy tidak seterpuruk itu.
Lagi - lagi mario dengan cepat merengkuh tubuh gadis tomboy itu yang kemudian membopong nya masuk kembali kedalam mobil polisi.
Ayah sam, Risty juga Mario tidak menyangka seoarang Andreytom yang di kenal kuat dan Tangguh ternyata se depresi itu atas meninggalnya panjol sahabat nya.
Semua itu hanya diri yang tau !
“kak.. kak.. bangun kak.” isak risty.
“sebaik nya kalian pulang saja, seperti saudari andreytom butuh istirahat takutnya kelamaan tempat ini akan membuatnya semakin frustasi. besok pagi bapak sam dan saudara mario silakan datang polsek lubuk baja untuk di mintai keterangan yang lebih lanjut dan mengurus semua biaya korban.” ucap briptu johan.
Setelah mendapatkan angkutan untuk menuju ke ruli Bengkong indah mereka pun segera pulang dan pemakaman panjol pun sudah selesai.
*****
Lokasi Pemulungan Milik Ayah Sam !
“seru kan gar, jar, dit disini.... daripada di rumah ayah, cuman nonton tv sambil keklumbrukan doank hahahaha.” ujar daniel sembari tertawa lepas.
“seru... seru... seru....!” tambah fajar sembari mengacungkan ke dua jempolnya ke depan.
“besok kita ke sini lagi ya niel, tentunya atas izin ayah.” timpa radit yang tak mau kalah berbicara.
“seru, seru, apa nya yang seru? tadi aku kena marah tuh di ujung sana, aku kira barang-barang bekas itu punya ayah eh ternyata belum di timbang.” ujar tegar sedikit mengerutu.
“ Huahahahaha...!
Mendengar cerita tegar mereka semua tertawa terbahak bahak sampai-sampai orang pulungan lain nya saling menatap ke arah mereka.
“eeh kira-kira mereka semuanya udah pulang belum ya? kok ayah belum ada ke sini?
udah mau malam nih kita pulang aja yuk.” ujar daniel yang kemudian berjalan pulang menuju rumah ayah sam.
BERSAMBUNG ☆☆☆☆☆
__ADS_1