
Saat kegiatan Acara Olimpiade sudah selesai, Kami menjalankan hari-hari seperti biasa.
Portal sudah terhubung ke negara Lain yang mengikuti perjanjian kerja sama.
wakil pengawas dari tiap negara juga telah tiba. Tapi, kenapa yang datang semuanya wanita kecuali dari Kekaisaran Demon dan Mazica?
"Salam, tuan Baron, Aku adalah Milia, Wakil dari Kerajaan Luther"
"Salam Tuan Baron, Aku adalah Nana dari Kerajaan Randoll"
"Salam Tuan Baron, Aku adalah Zen dari Kerajaan Rock"
"Salam Tuan Baron, Aku adalah Lusi dari Kerajaan Nidel"
"Salam Tuan Baron, Aku Frans Torstein. kita sudah saling kenal"
"Halo, Tuan Baron yang paling Terhormat, aku juga disini"
Kenapa Marquiss Torstein dan Duke Valentine disini?
"Ha-Halo semua, Halo Tuan Marquiss, Halo juga kakek"
"Siapa yang kamu panggil kakek!!! "
Apa dia masih kesal? kapan dia bisa baik denganku.
Aku menyiapkan pelayanan Terbaik untuk Mereka.
Aku juga mendapat kabar bahwa istri Duke Valentine, atau nenek Eva akan datang menyusul.
Lisa Mengajak mereka yang belum mengenal Kota Wilson untuk segera berkeliling sedangkan aku menemani Duke Valentine dan Marquiss Torstein berbincang-bincang.
Ah, aku juga lupa mengatakannya tapi para pedagang juga berada di sini sejak lama dan sudah terdaftar di guild pedagang Wilson.
Semua berjalan dengan lancar Tapi,
"Apakah sudah waktunya? "
Aku memikirkan itu dan mulai berpikir dengan mode serius.
Ini sudah tidak bisa ditahan dan Harus dilakukan dengan segera. Janjiku pada para tunanganku.
Jika terus menunggu, aku akan dianggap tidak serius.
Memikirkan itu, Aku mulai menghubungi orang tua Eva, Ela dan Alicia.
*Ring Ring Ring*
"Halo, Martin, Ada apa? "
"Halo paman, maaf mengganggumu. apa kabar paman dan bibi baik-baik saja? "
"Yah kami baik-baik saja. Eva tidak menyusahkanmu disana bukan? "
"Tidak paman, Eva sangat Baik disini.
"Itu, Paman, aku ingin membicarakan masalah Aku dan Eva. Paman, Apakah kita bisa bertemu di wilayah Wilson? "
"Masalah apa? "
"Itu, tentang pernikahan kami... "
Sebelum aku selesai berbicara, bibi segera mengambil telpon dari paman dan mengatakan sesuatu padaku.
"Kami akan datang tiga hari lagi, Martin. Tolong sqmbut kami ehehehe"
"Bi-bibi? baiklah bibi, terimakasih"
Untungnya ada bibi yang memudahkan semuanya.
__ADS_1
Aku lalu menelpon Duke William.
*Ring Ring Ring*
"Halo, Martin? ada apa? "
"Tuan Duke, apa anda dan Nyonya Sehat-sehat saja? "
"Ya, Tentu saja, Apakah Rumah barunya nyaman? "
"ya, Tuan Duke, ini sangat nyaman. Begini Tuan Duke, ada sesuatu yang penting yang ingin aku sampaikan"
"Apa itu, Martin? "
"Begini, Tuan Duke aku ingin membicarakan masalah Aku dan Ela dengan anda dan nyonya"
"Hou, bagaimana rencanamu, aku sudah menunggu cukup lama"
"Begini, Tuan Duke, aku ingin mengundang tuan Duke dan nyonya untuk datang ke wilayah Wilson tiga hari lagi. Aku juga akan mengundang Marquiss Aegnor dan Demon lord"
"Baiklah, mari ikuti pengaturanmu"
"Terima kasih, tuan Duke"
"Ah, tidak, tidak, aku yang harusnya berterimakasih padamu, Martin"
dengan begitu, pembicaraan dengan Duke William telah selesai.
"ayo telpon Marquiss Aegnor sekarang"
*Ring Ring Ring*
"Halo, Martin? "
"Halo, tuan Marquiss. "
"Ada apa, Martin? "
Marquiss kemudian dengan senang hati setuju untuk bertemu tiga hari lagi.
"Yosh, semua sudah beres"
Dengan begini, tiga hari lagi aku harus ke wilayah Wilson untuk mendiskusikan perihal pernikahan.
Aku memberitahu semua bahwa hari minggu nanti kita akan ke wilayah Wilson untuk membuat acara perayaan kemenangan Riese dan Anna.
Aku tidak mengatakan kalau ini juga menyangkut pembicaraan pernikahan.
****
Tiga Hari Kemudian.
Kami semua menuju wilayah Wilson dengan perasaan gembira.
Alice, aira dan Airel lebih ke merindukan hewan peliharaan mereka anak-anak thunder tiger.
Aku juga mengajak Rika karena aku sudah berjanji padanya kalau akan mengajaknya menaiki mobil.
"Paman, aku tidak sabar menaiki mobil"
"Hahaha Rika. aku yakin kamu akan menyukainya."
Saat kami tiba di wilayah Wilson, kami disambut oleh paman dan Bibi.
Aku kemudian membawa semuanya ke mansion yang khusus untukku lalu pergi menjemput tuan Duke dan tuan Marquiss.
Saat kami semua sudah berkumpul diruangan besar. aku segera memulai pembicaraan.
Aku membiarkan anak-anak tetap diruangan karena ini menyangkut pembicaraan masa depan mereka juga.
__ADS_1
"Terimakasih semuanya sudah berada di sini. Hari ini aku ingin membicarakan mengenai pernikahan.
Maafkan aku karena baru membicarakan ini sekarang.
Aku sengaja bahkan tidak membiarkan anak-anak di luar karena mereka perlu mengetahui calon ibu-ibu mereka.
Aku juga ingin meminta maaf kepada yang lainnya karena tidak mengatakan masalah ini.
Aku, Martin Wilson, dengan ini mengatakan kepada duke William, Marquiss Aegnor dan Paman Ronald.
Aku ingin menikahi anak kalian, biarkan aku menjaga mereka. aku berjanji akan merawat mereka dengan Baik"
akhirnya aku bisa mengatakannya ini sangat menekan perasaanku.
Aku juga melihat ekspresi Eva, Ela dan Alicia.
Mereka Hanya menutupi mulut mereka sambil menahan tangis.
"Martin, aku percaya pada pilihan Eva. Aku dan bibimu juga telah sepakat sejak lama. aku hanya bisa mengatakan bahwa tolong jaga Eva dan yang lainnya. beri mereka kebahagiaan dan rasa aman"
"Aku sepakat dengan yang mulia Demon lord. Martin kamu sudah menjaga dan menyelamatkan Ela dr perjodohan yang tidak diinginkannya. aku percaya kamu bisa membahagiakan mereka"
"Aku pada dasarnya sudah setuju, aku hanya ingin lebih mendiskualifikasi kapan tanggal baiknya"
Semua sepertinya sepakat. syukurlah semua berjalan lancar.
Ah aku teringat sesuatu.
"Riese, Maafkan paman belum bisa melamarmu. kamu masih sekolah dan aku tidak ingin kamu mengakhiri sekolah karena harus menikah"
Aturan di Akademi adalah jika kamu menikah kamu akan berhenti sekolah. bagaimanapun mereka semua perlu fokus pada pendidikan mereka.
"Paman, Jangan khawatir. Hanya saja, aku memiliki sebuah permintaan, paman!!! "
Syukurlah Riese tidak bersedih.
"Apa itu, Riese?"
Saat aku menanyakan itu, Riese tiba-tiba memeluk lengan Anna.
"Paman, Aku ingin paman melamarku saat lulus nanti bersama dengan Anna.
aku tidak ingin Anna diambil orang lain.
Aku juga tahu kalau sebenarnya Anna menyukai paman. Anna hanya sungkan denganku dan yang lainnya.
kami juga bersama-sama selalu karena itu Anna bukanlah orang luar"
"""""E~h.... """"
Kami semua terkejut dengan pernyataan dari Riese.
"Riese.... "
"Anna, apakah aku salah? "
"...... "
Anna hanya terdiam sambil menutup mulutnya dan matanya Berkaca-kaca.
Aku mengamati semuanya.
Paman hanya mengangkat tangannya, sementara Duke William hanya menggelengkan kepalanyakepalanya dan Marquiss Aegnor tertawa dengan keras.
saat aku bingung menjawab apa, Alice tiba-tiba datang ke arahku.
"Paman adalah milik Alice. Alice yang akan menjadi pengantin paman"
EEEEEHHHH
__ADS_1
Kepalaku pusing dengan kekonyolan ini.