Merubah Hidup Dengan Skill Online Shop

Merubah Hidup Dengan Skill Online Shop
Chapter 55 - Kembali Ke Ibu Kota


__ADS_3

"Paman, Apakah ini tidak masalah? "


"Jangan Khawatir, Harimau putih sangat kuat, dia jauh lebih kuat dariku"


"Be-begitukah? "


Aku tidak tahu kalau ternyata Harimau putih sekuat itu. yah, semoga semuanya baik-baik saja. aku khawatir ini bisa membuat insiden yang lebih besar.


Kami menunggu sekitar 30 menit dan Harimau putih telah kembali. dia membawa tiga orang bersamanya.


"Tu-Tuan Harimau putih, Ini.... "


"Mereka sepertinya mencarimu, Martin. Aku sudah memusnahkan seluruh pasukannya dan menyisakan mereka bertiga untukmu"


".... "


Aku terdiam mendengar penyampaian dari Harimau putih. Apa seperti ini kemampuan makhluk rank ss?


aku segera melihat tiga orang yang ditahan oleh Harimau putih. tuan Harimau putih memberitahu siapa pemimpinnya.


"Hei, Apa tujuanmu mencariku"


"...... "


Dia hanya terdiam sambil melihatku. aku mencoba terus menanyainya tapi sepertinya dia tidak ingin membicarakan itu.


"biarkan bibi yang melakukannya"


Tiba-tiba bibi mengatakan itu.


"Tapi, bibi... "


"Tenang saja, Martin bibimu adalah ahli interogasi"


Paman Ronald tiba-tiba berbicara seperti itu. Kali ini, aku sepertinya harus mendengarkan paman. Aku hanya melihat bibi melangkah kedepan dan melihat ketiga orang itu.


Saat melihat mereka, mata bibi tiba-tiba menjadi merah cahaya dan bibi langsung bertanya pada ketiga orang itu.


"Siapa Nama kalian"


"Aku Morgan, Pangeran pertama kerajaan Nidel"


"Aku Stuart pengawal pangeran pertama"


"Aku Edwin, ahli strateginya"


Uwah, mereka benar-benar langsung menjawab apa yang ditanyakan oleh bibi.


"Apa maksud kalian membawa pasukan ke wilayah Wilson"


"aku ingin menginvasi wilayah Wilson karena dia merebut calon tunanganku. aku tidak bisa menerima itu."


"Eh, Aku? tapi siapa calon.... Ah, Ela ya."


Aku tiba-tiba berbicara karena terkejut tapi aku segera mengetahui siapa yang orang ini maksudkan.


"Lalu, apa ini perintah langsung dari Kerajaan"

__ADS_1


""" Tidak"""


Ketiganya menjawab secara bersamaan.


"Bibi, sepertinya cukup sampai disini. Aku pikir kita sudah mengetahui tujuannya. Aku hanya perlu menyerahkannya ke Raja saat Audiensi. Tuan Harimau putih, mari kita bicarakan detail keinginan raja naga. Paman, bisakah kamu melumpuhkan mereka untuk sementara? "


"Baiklah, Martin"


"Serahkan padaku"


Aku kemudian melanjutkan pembicaraan dengan tuan Harimau putih. Aku tahu dari Harimau putih bahwa sepertinya raja naga ingin segera memainkan balap mobil.


"Tuan Harimau putih, Apa yang membuat raja naga menjadi terburu-buru"


"Dia sepertinya bosan karena mengalahkan kami semua dalam game"


"Eh~ apakah sesimpel itu? "


"Baiklah, bagaimana kalau begini, Aku akan membeli mobil dan tuan Harimau putih bisa menilainya sendiri bagaimana rasanya dan aku akan melakukan video call ke raja naga agar dia bisa mengamatinya"


"Baiklah sepertinya itu solusi yang masuk akal"


Aku segera membeli mobil sport untuk balapan seharga 3 koin platinum. aku harus mengakui mobil sport memang sangat mahal.


Setelah itu, aku segera melakukan video call ke raja naga.


*Kring kring kring *


"Martin, bagaimana kabarmu disana"


"Ah, Aku baik-baik saja yang mulia, aku akan mengajari Harimau putih bagaimana cara menggunakannya. apakah yang mulia tertarik melihatnya? "


Aku lalu mengganti kamera ke kamera belakang sehingga yang mulia raja naga bisa mengamati juga proses menggunakan mobil.


Aku mengajari dari menyalakan mesin, sistem kopling dan persneling serta rem dan bagaimana mengatur kendali. Harimau putih yang tadinya acuh tak acuh menjadi bersemangat setelah mempelajari mobil.


"Bagaimana, tuan Harimau putih? "


"ini sangat menyenangkan, Martin"


kata Harimau putih.


"Martin, aku ingin mobil itu!!! "


Raja naga segera mengatakan itu. sepertinya dia juga menjadi sangat tertarik.


"Itu, Aku bisa memberikan mobil ini pada yang mulia, hanya saja bensinnya... "


"Jangan khawatir, coba lihat sebelah barat wilayahmu didepan hutan kematian. aku sudah membuat portal yang terhubung dengan wilayah demon lord"


"Te-terima kasih yang mulia"


"lihat juga disebelahnya, itu adalah portal khusus ke wilayahku untuk mengangkut bensin. Aku juga akan segera mengirim pengawal ke wilayahmu dan ke Kekaisaran demon"


"Ba-Baiklah, Aku akan segera memberitahu demon lord"


Aku segera berpamitan dengan tuan Harimau putih yang masih bersenang-senang dengan mobil dan menuju ke tempat paman. Aku memberitahu paman bahwa portal sudah siap dan paman bersama denganku segera menuju portal di dekat hutan.

__ADS_1


Disana kami melihat portal yang sangat besar seukuran dia kali lipat dari pada portal di wilayah kerajaan mazica. mungkin portal memiliki diameter sekitar 10 meter.


Paman dan aku segera memasuki portal dan kami tiba di wilayah dekat hutan kematian Kekaisaran demon. Paman segera mencari salah satu duke dan ternyata itu adalah duke augusto lagi. Dia akan mengurus wilayah sekitar situ lalu kami kembali ke kerajaan Mazica.


Aku segera kembali menghubungi raja naga.


"Bagaimana, Martin? "


"Sudah beres yang mulia"


"Baiklah aku akan segera mengutus pengawal disana"


Tidak lama setelah itu, empat monster rank S diutus oleh raja naga, Mereka adalah Griffon, Thunder tiger, red dragon, dan chimera.


"mereka akan bertugas mengawal gerbang baik disini maupun wilayah Kekaisaran demon."


"Aku mengerti, yang mulia"


"Satu lagi, aku sudah menyiapkan bicorn untuk mengangkut bensin "


"Ah, terimakasih atas dukungannya yang mulia"


"Umu, itu saja, Cepat minta Harimau putih untuk balik sambil membawa mobil ituitu. "


"Dimengerti, yang Mulia. "


Kami mengakhiri panggilan dan aku menyampaikan pesan itu ke tuan Harimau putih. Aku memberi mereka dua mobil dan Harimau putih menyimpannya di item box miliknya.


"Baiklah, Martin, Aku pamit dulu"


"Ya, Tuan Harimau putih, Aku menantikan kunjungan kalian berikutnya"


Tuan Harimau putih kemudian kembali menggunakan portal dan aku segera kembali ke rumah dimana paman dan bibi sedang menunggu.


"bagaimana, apakah lancar Martin? "


"Ya, paman, semua sudah dibereskan"


"Baguslah"


Tidak lama saat kami berbincang, Marquiss torstein sudah kembali dan dia mengatakan sudah menyampaikan berita itu pada raja tapi dia terkejut karena kami telah menahan pangeran pertama.


"ini.... "


Marquiss torstein dalam kebingungan tapi aku mengatakan bahwa itu tidak perlu dipikirkan dan meminta marquiss membangun lintasan rally.


"Tuan Marquiss, aku ingin meminta tolong membangun lintasan yang mirip area pacuan kuda tapi aku ingin membuat yang lebih luas dan berliku. ini adalah desainnya"


Aku memberikan desain kepada marquiss. Marquiss hanya menerimanya tanpa bertanya karena sepertinya dia sedang mengalami kelelahan mental.


Setelah itu, sambil membawa tahanan itu, aku dan paman membawa tiga tahanan sambil bersiap menemui raja kerajaan Mazica. aku juga sudah menyampaikan berita ke duke William, ayah mertuaku untuk menunggu kami di dekat istana kerajaan.


"Baiklah, paman, ayo kita persiapkan audiensi membawa orang dari dunia lain"


"Ya"


Dengan begitu, Aku, paman serta tiga tawanan mulai menuju ke istana kerajaan. Kami menjadi pusat perhatian karena membawa tiga orang yang di borgol.

__ADS_1


 


__ADS_2