Merubah Hidup Dengan Skill Online Shop

Merubah Hidup Dengan Skill Online Shop
Chapter 78 - Bertemu Raja Ular Berkepala Delapan


__ADS_3

"Baiklah biarkan thunder tiger berasa diluar dan melindungi pasukanmu. Hanya kamu, aku, dan empat bawahanku yang akan masuk ke dalam"


yang mulia Raja naga memberi perintah seperti itu untuk menjaga keamanan yang lain.


menara ini memiliki status seperti hutan kematian yang artinya ada juga makhluk suci seperti bawahan yang mulia raja naga.


setelah mendengar perintah itu, aku segera menginstruksikan tuan Samir untuk mengatur penjagaan diluar menara.


aku, yang mulia Raja naga, dan empat makhluk suci mulai memasuki gerbang menara.


Ah, aku belum menjelaskan bangunan ini ya?


Ini adalah menara dengan bentuk mirip menara Pisa namun tidak miring. tekstur temboknya adalah bata dengan kekerasan yang mirip beton.


Gerbangnya sendiri terbuka lebar dengan tinggi sekitar empat meter tapi anehnya aku tidak bisa melihat dalam ruangannya itu hanya hitam legam ditengah pintu.


Kami segera melewati gerbang dan anehnya, itu langsung menembus sebuah rumah dengan gaya peradaban cina.


tidak ada apa-apa disana dan kami segera menuju keluar pintu. disana aku melihat banyak makhluk humanoid dengan rambut berupa ular.... Medusa?


Anehnya, disana hanya ada wanita tanpa seorangpun pria. mereka berdagang layaknya manusia biasa.


"Yang mulia, ini.. . .. "


"Mereka adalah ras medusa dengan Ratu mereka adalah Kathia si Ratu Medusa."


Saat kami berjalan, semua Medusa menyingkir karena aura dari raja naga. Tidak lama setelah itu ada seseorang yang datang dari jauh dengan gaun malam glamor berwarna hijau.


"Selamat datang, Yang Mulia Raja Naga, Raja Ular sudah menunggumu di lantai atas."


"umu, antarkan kami ke sana"


"Tapi mereka... "


"Apa kamu tidak menganggap kami, ular busuk? "


"cacing biru jangan terlalu berlagak disini"


"Kamu... "


"Baiklah, kalian kekasih lama, Cukup sampai disini. mari kita bertemu Raja Ular"


Setelah itu kami menuju ke sebuah lokasi portal di samping istana besar.


Dari yang aku dengar dari Ratu Medusa, Raja naga sangat menyukai peradaban. dia sering memunculkan dungeon di wilayah dengan peradaban yang tidak dia sukai.

__ADS_1


Portal ini mirip seperti dengan portal pada umumnya.


sebelum kami memasuki portal, Ratu Medusa menyentuh portal dan portal itu berubah warna dari biru menjadi merah.


Dia memberitahu kalau ini adalah jalur khusus untuk langsung menuju tempat Raja Ular.


kami segera masuk dan akhirnya tiba di sebuah singgasana besar tempat Raja Ular menunggu dan disana sudah ada tiga orang yang mendampinginya.


"Hei, Raja kadal, senang bertemu denganmu"


Seorang wanita cantik menyapa Raja naga dengan panggilan ledekan. itu adalah wanita berambut hitam dengan tinggi 175 cm serta tubuh ideal dia memancarkan pesona seorang wanita karir.


"Hei, Raja cacing, akhirnya kamu keluar juga dari tanah"


mereka saling meledek dan akhirnya memasuki topik utama.


"Apa yang membawamu muncul di sini sekarang, Ratu ular"


"Hm, apa kamu penasaran. Aku mencium aroma pertumbuhan pesat peradaban..... "


Saat dia belum selesai berbicara, dia segera melihat ke arahku. mungkin dia merasakan sesuatu, dia segera berbicara padaku.


"Kamu bukan manusia dari dunia ini. apa kamu yang membuat peradaban tumbuh sangat cepat? "


"itu.... "


Sebelum aku menjawab, Raja Naga segera membalas pertanyaan raja ular.


"Hoi, Jadi itu karena peradabanmu yang membuatku tertarik? Baiklah, apa yang kamu rencanakan untuk di bangun? "


"Martin, Jelaskan pada Cacing ini apa yang kamu bangun"


Dengan sedikit kegugupan, aku mulai berbicara.


"Baiklah yang mulia raja naga. Sebelumnya, perkenalkan, aku Martin dari Kerajaan Mazica ini. mungkin peradaban yang yang mulia raja ular rasakan adalah pembangunan wilayah Wilson. kami... "


Aku mulai menjelaskan apa yang aku kerjakan disana mulai dari membangun rumah semen, menanam benih yang tidak mengkonsumsi sihir tanah, pembangunan lintasan Balap, Portal ke dunia lain dan masih banyak lagi.


"benih tanpa memakan sihir tanah? "


"itu benar, yang mulia"


"Apa yang kamu lakukan hingga benih itu bisa menumbuhkan tanaman tanpa mengkonsumsi sihir tanah? "


"Ini adalah benih yang aku beli dari skillku yang mulia"

__ADS_1


Aku lalu menjelaskan pada mereka skill online shop Milikku pada mereka. Skill unik yang tidak mungkin dimiliki mereka membuat mereka sangat terkejut. ini adalah skill langka yang bahkan bisa membuat dunia berebut untuk memilikinya.


"Bagaimana, cacing? hebat bukan bawahanku? "


"Hei, raja kadal. Kamu tidak bisa memilikinya sendiri. dia adalah makhluk spesial yang muncul di dunia ini"


"hmph, dia lahir dan muncul di hutan kematian, tentu saja dia milikku. dia juga mewarisi skill appraisal milikku."


are~, apa aku menjadi rebutan sekarang?


Aura mirip seorang wanita karir raja ular berbenturan dengan aura kekanak-kanakan milik raja naga. ini membuat semua berwajah pucat tapi hanya aku saja yang tidak merasakan apapun.


Ada apa ini? kenapa hanya aku saja yang tidak merasakannya?


Sambil terus bingung, akhirnya aku mulai melerai pertengkaran mereka.


"Yang mulia Raja Naga, Yang mulia raja ular, tolong hentikan pertarungan kalian. lihatlah sekitar kalian bagaimana keadaannya."


"Martin jangan halangi aku ******* cacing soal ini"


"Hei kadal merah, jaga ucapanmu atau akan aku buat kau menjadi kadal panggang"


mereka terus ribut sampai akhirnya aku menghentikan mereka dengan cara yang terlintas di pikiranku.


"Yang mulia Raja Naga, Yang Mulia Raja ular, Bagaimana jika kita menyelesaikannya dengan permainan game yang simple dan game yang belum pernah anda berdua mainkan"


Mendengar itu, Raja Naga sepertinya tertarik dengan usulanku bahkan juga Raja ular. ini berkaitan dengan perkembangan peradaban juga tentunya.


"Hou, game apa itu, Martin? "


"Jelaskan pada kami"


Aku mulai menjelaskan pada mereka game yang akan mereka mainkan. ini adalah game Catur game yang melambangkan suatu pertarungan antara dua sisi kerajaan. aku menjelaskan bagaimana batasan pergerakan setiap tipe mulai dari pion hingga raja.


saat mendengarkan penjelasanku, mereka tanpa sadar menarik tekanan mereka dan akhirnya pada makhluk suci bisa bernapas lega.


para makhluk suci juga tertarik dengan permainan catur dan mereka juga ikut melihat.


"Bagaimana, Yang mulia Raja Naga, Yang Mulia Raja Ular, Bukankah ini menarik? "


"umu, Aku menyukainya Martin. aku akan mengalahkan cacing ini dengan otak pintar milikku"


"hmph, ini sepertinya lumayan menarik. aku akan menunjukkan bagaimana polosnya dirimu kadal kecil"


Aku akhirnya membiarkan mereka bermain catur dengan beberapa aturan yang aku berikan. Mulai dari Waktu hingga Ronde.

__ADS_1


Agar yang lain tidak bosan aku mengeluarkan lagi empat catur dari online shopku dan memberikan itu pada para makhluk suci dan mereka saling bertarung juga satu sama lain.


Dengan Ini, pertarungan antara sisi Raja naga dan Raja ular dimulai!!!!


__ADS_2