Merubah Hidup Dengan Skill Online Shop

Merubah Hidup Dengan Skill Online Shop
Chapter 80 - Persiapan Acara Kongres


__ADS_3

setelah mengantarkan Raja ular, aku dan pasukanku kembali ke wilayah Wilson. aku sementara berada di wilayah Wilson untuk mengurus pembangunan hari ini dan izin tidak mengajar.


aku juga sudah mengabari pada anak-anak dan bibi di rumah bahwa hari ini masih di wilayah Wilson.


aku juga akhirnya meminta Marquiss Torstein membuat dua bangunan besar berukuran sama dengan dua tema berbeda di bangun di wilayah Wilson. Aku juga sekalian meminta pembangunan perumahan elit yang di khususkan untuk tempat tinggal Raja-Raja maupun bangsawan.


Aku mengurus beberapa hal lagi di wilayah Wilson sampai akhirnya aku kembali ke rumah saat sore hari.


Kebetulan semua sudah pulang. saat sampai dirumah, Eva dan Riese langsung lari dan memelukku. mereka khawatir aku dalam bahaya saat memasuki dungeon.


Bahkan anak-anak juga berkata mereka merindukan aku. Aku menjelaskan pada mereka bahwa Raja Naga menjagaku jadi semuanya baik-baik saja.


Tiga Hari berlalu setelah itu dan semua sudah mendapatkan berita mengenai kemunculan dungeon.


Raja yang mengetahui itu langsung memintaku datang dan memberinya penjelasan mengenai dungeon.


Aku memberitahu Raja kenapa aku tidak langsung mengabarinya karena berkaitan dengan tanggung jawab Baron Ashley dan Raja memahaminya.


Aku menginfokan pada Raja Bahwa dungeon ini adalah milik Raja ular yang keberadaannya setara Raja Naga.


Mendengar ini, Raja dan penasihatnya di buat pusing dengan maraknya orang-orang besar yang berhubungan dengan wilayahku.


Aku mengatakan bahwa Raja tidak perlu khawatir dengan mereka. aku sudah berdiskusi dan mereka setuju untuk bekerja sama. mereka, Raja Naga dan Raja ular akan datang untuk Audiensi besar dengan Kerajaan yang akan berafiliasi dengan mereka.


Aku memberitahu Raja Bahwa dia perlu mengundang kerajaan yang berafiliasi dengan Mazica untuk datang sementara aku akan menginfokan ke paman untuk bersiap juga sebulan kemudian.


Raja segera paham maksudku dan akhirnya meminta penasihat segera membuat surat resmi dan mengabari negara-negara afiliasi.


Setelah urusan dengan Raja Mazica selesai, aku segera menelpon paman dan mengabari bahwa akan ada audiensi besar dengan Raja Naga dan Raja ular.

__ADS_1


Paman terkejut karena dungeon itu ternyata adalah milik Raja ular tapi dia bersyukur aku bisa selamat dan aman setelah pertemuan itu.


Kenapa paman bersyukur? ini berkaitan dengan Eva tentu saja seperti yang sudah aku bilang sebelumnya.


paman juga menyetujuinya dan akan hadir bersama duke Valentine saat audiensi.


Eh~ duke Valentine? kakek? atau calon kakek? apa aku akan di ceramahi lagi?


Hari -Hari berlangsung dengan santai. Aku dan Ela fokus membuat kurikulum pengajaran untuk anak-anak jalanan yang akan ditampung, sedangkan Eva, Anna, Riese dan Alicia sering berkutat di Akademi. Eva sangat spesial karena dia bisa bebas masuk dan keluar akademi. Bagaimanapun dia adalah anak demon lord yang statusnya sekarang sama atau bahkan lebih tinggi dari Putri Elsa.


Eva sering memberi masukan Anna dalam berlatih musik dan Riese dalam menulis jurnal ilmiah. Eva sejatinya sangat pintar hanya saja dia cenderung malas dan tidak fokus.


Aku juga mengunjungi Marquiss Aegnor Duke Wellington, dan Duke William dalam persiapan audiensi besar dengan Raja Naga dan Raja Ular.


Aku menghadap kepala sekolah dan meminta izin untuk anak-anak kelas dasar bisa membawakan vokal group dalam opening Audiensi. Kepala sekolah sangat bersemangat karena dia sudah lama ingin memberdayakan anak-anak kelas dasar yang belum mendapatkan kesempatan.


Aku mengatakan pada mereka bahwa ini adalah ujian sekaligus kesempatan untuk mereka. Aku harap mereka bisa memanfaatkannya sebaik mungkin karena ini akan membuat nama mereka besar di kerajaan ini.


Setelah mendengar kata-kataku mereka menjadi termotivasi dan ingin membuktikan dirinya.


Yang paling tertekan dari ini semua adalah Marquiss Torstein. dia mengatakan bahwa waktu berlalu terlalu cepat di wilayah Wilson ini dan ini membuatnya pusing. untungnya dengan persiapan yang baik, dukungan peralatan dan skill dwarf, dia menjamin bisa menyelesaikan ini dalam waktu sebulan.


Seminggu kemudian Berlalu dan Pertukaran pangeran pertama kerajaan model dengan putri lisa dimulai. dia akan bekerja dibawahku sebagai asisten khusus yang akan mempelajari teknologi di wilayah Mazica.


Alicia terkejut bahwa teman baiknya akan menjadi asistenku tapi para gadis sepertinya sangat waspada padanya karena menurut mereka hanya wanita yang berputar di sekitarku.


Aku juga tidak paham kenapa bisa begitu. jadi mari abaikan masalah ini sekarang.


Lebih penting lagi adalah datangnya kelompok anak-anak Jalanan dari wilayah Mazica Maupun wilayah Kekaisaran demon. total seluruhnya adalah sepuluh ribu orang.

__ADS_1


Ditambah pengungsi dan penduduk yang ada di wilayahku, semua berjumlah dua puluh ribu orang. syukurlah batch perumahan sudah sangat siap.


Aku juga sudah membeli lagi banyak budak mungkin sekitar seratus orang untuk mengurus anak-anak di wilayah Wilson.


Aku mengajak anak-anak gadis dan Rain untuk melihat-lihat anak-anak yatim.


Aira yang paling berterimakasih kepadaku karena dia melihat orang yang memiliki nasib sama dengannya sekarang bisa memiliki keluarga dan teman-teman serta memiliki atap untuk berlindung.


Kami kemudian membagikan makanan manis atas permintaan Alice dan Airel.


Ah budak yang aku beli adalah budak petualang, pelayan, serta pedagang seperti biasa dan mereka akan ikut berkontribusi dalam kurikulum yang aku dan Ela Rancang.


Saat Malam, giliran para gadis yang datang melihat panti asuhan yang harus aku katakan sekarang menjadi yang terbesar di wilayah manapun.


Eva juga tidak malu-malu menunjukkan tanduknya dan mengatakan bahwa ras apapun diterima disini. Eh~ apa dia sudah bertindak sebagai nyonya Wilson?


Paman juga mengirim tenaga pengajar sekitar seratus orang untuk ikut mengurus panti asuhan.


melihat ini semua, Lisa sepertinya memikirkan sesuatu dan dia mengatakan bahwa jarang ada orang sebaik aku di dunia ini.


Aku juga adalah seorang anak yatim piatu. aku tahu rasanya tidak memiliki orang tua. bukan kesalahan anak-anak ini juga untuk lahir di dunia ini. Aku merasa aku harus memberi contoh pada orang lain dimana jika kita mampu, mari tolong sebanyak mungkin orang.


Seribu kawan terlalu sedikit tapi satu musuh terlalu banyak.


Ini adalah semboyan yang paling cocok untuk menggambarkan situasi ini.


Aku juga paham bahwa ini belum semua anak-anak jalanan tertampung sehingga aku bahkan mengatakan pada lisa bahwa jika ada anak-anak jalanan di wilayah Nidel yang tidak terurus, tolong bawa ke sini dan aku akan mengurusnya.


Hingga akhirnya sebulan berlalu dan tiba saat Kongres besar dimulai.

__ADS_1


__ADS_2