
Aku dan Paman sangat pusing dengan kejadian ini.
Mari kita susun masalah ini terlebih dahulu.
pertama, Paman telah mengakui kesalahannya karena tidak mengunci pintu saat membukakan pintu untuk para gadis.
Kedua, kami tidak tahu bahwa Marie mampu melewati portal karena sebelumnya kami sudah mencoba baik orang lain dari Kerajaan mazica dan Kekaisaran demon untuk melewati portal dimana hasilnya adalah gagal.
Ketiga, Apa yang harus kami lakukan sekarang?
"Martin, apa kamu tahu detail keluarga Marie? "
"Maaf paman, aku tidak tahu. Aku adalah orang yang acuh sebelumnya"
"Baiklah, aku akan menjelaskan padamu pertama-tama"
Ada apa ini kenapa paman sangat serius?
"kamu tahu bukan aku membeli gedung Apartemen? "
"Tentu saja, Paman, Kamu sangat kaya"
"Aku banyak menyewakan Apartemen pada orang-orang yang magang di tempat-tempat penting dengan harga murah. aku berinvestasi supaya kelak mereka akan bisa membantu diriku di masa depan. Paman juga memiliki Playgroup tidak jauh dari apartemen sebagai tempat menjaga anak-anak yang orang tuanya menyewa di apartemen. Aku dulu berharap bisa merekrut mereka ke Kekaisaran demon. hanya saja mereka tidak bisa melalui portal yang aku buat di wilayah gunung X"
"Apa? "
Aku terkejut dengan pemberitahuan paman yang mendadak.
"Yah seperti yang kamu dengar, pada dasarnya aku sudah memberitahukan mereka tentang dunia lain. mereka cukup bersemangat dan yang terpenting adalah mereka bisa tutup mulut"
"Paman, Itu... "
"Orang tua Marie sendiri adalah dosen magang di Universitas X dan Peneliti magang di sebuah perusahaan pengemasan makanan. "
Aku hanya bisa terbata-bata karena informasi ini. Jadi itu sebabnya paman dan bibi sangat santai tapi aku malah mengira paman juga mengalami sakit kepala seperti aku.
"Martin"
"i-iya.... "
"Aku ingin kamu membangun juga pusat penelitian di wilayah Wilson dengan orang-orang dari apartemen, aku yakin kita bisa mengatasi kekurangan makanan dan kemajuan teknologi untuk kerajaan Mazica dan Kekaisaran demon"
"membangun? "
"Ya, Mari kita lakukan itu sehingga tidak akan terjadi perang dan bisa mempererat hubungan antar Ras di dua tempat"
"..... "
Aku masih berpikir. ini sangat Rumit, Aku tidak bisa menjamin apakah mereka akan bekerja sama atau tidak. Aku juga perlu berbicara dengan Raja. memikirkan hal ini, aku tidak bisa mengambil keputusan sembarangan.
__ADS_1
"Paman, Biarkan aku berdiskusi dengan Raja, Paman juga harus ikut denganku"
".... Baiklah. Kamu benar. Bagaimanapun ini masihlah wilayah Kerajaan Mazica"
Dengan itu, Kami sudah paham langkah apa yang akan kita ambil.
"Tapi sebelum itu kita harus ke orang tua Marie dahulu sebelum mereka semakin khawatir. "
"Baiklah, Paman"
Itu benar, kami harus segera ke tempat orang tua Marie.
Aku dan paman segera masuk ke portal dan melihat pintu rumah Eva terbuka. sudah dipastikan Marie yang membukanta. untungnya belum ada keributan yang artinya keluarga Marie belum menyadarinya.
Kami segera menuju ke tempat orang tua Marie tepat di sebelah ruangan milik Eva.
*knock knock knock*
Paman mengetuk pintu dan tidak lama seorang wanita yang kelihatannya berusia 30an membuka pintu.
"Ah, Tuan Ronald, Apa yang membawamu kesini... Um, Kamu? "
"Halo, nyonya, aku adalah Martin, Aku tinggal di sebelah ruangan Eva berlawanan dari sini"
"Ah, Benar, kamu adalah Martin. aku ingat, Mari silahkan masuk, Kalian berdua. Sayang, Ada tuan Ronald dan Martin berkunjung ke sini"
Wanita itu memanggil orang yang nampaknya adalah suaminya.
"ah, selamat datang, Tuan Ronald"
"Halo, Tuan kim, maaf mengganggu waktu istirahatmu"
"Tidak tidak, aku juga sedang mengoreksi hasil ujian Mahasiswa di kelasku"
"Ah begitu ya.... Tuan Kim, perkenalkan, dia adalah Martin yang tinggal di sebelah Eva, Martin perkenalkan ini adalah Tuan Kim Young joo dan yang sebelumnya adalah istrinya, Han Yoo Ri"
"Halo, Tuan Kim, Dalam kenal"
"Hei, Martin akhirnya aku bisa berbincang denganmu. Aku selalu ingin berbicara denganmu tapi sepertinya kamu sangat introvert."
"Ma-maaf tuan Kim, karena tidak peka dengan lingkungan sekitar"
"Jangan khawatir, aku tahu keadaanmu dari tuan Ronald juga"
Kami kemudian sedikit berbasa-basi sampai istrinya kembali lalu kemudian membicarakan topik utama.
"Tuan Kim, Kamu ingat yang aku bicarakan sebelumnya tentang dunia lain? "
"Ya aku ingat itu, ada apa tuan? "
__ADS_1
"aku akan langsung ke intinya. Saat ini anakmu sedang berada di dunia lain. Kebetulan kami menemukannya dan dia baik-baik saja"
"" Eh~""
Tuan Kim dan istrinya terkejut dengan perkataan paman. yah ini adalah reaksi orang normal.
"Itu benar, apa kalian tidak menyadari kalau Marie sedang tidak dirumah"
"Maaf tuan, Aku akan mengeceknya"
Istri tuan Kim segera menuju ke kamar Marie.
"Maaf tuan Ronald, Martin, Kami sedang terfokus ke pekerjaan dan tidak mengetahui kalau Marie keluar sendiri. Setidaknya aku merasa lega dia berada bersama kalian"
Istri tuan Kim kembali dan segera memberi tahu suaminya kalau memang Marie sedang tidak ada di kamarnya.
"Ya, Aku sebelumnya membuat jalur menuju ke dunia lain di tempat Eva. Marie sepertinya mencari Alice, Aira dan Airel di tempat Eva dan entah bagaimana dia berhasil menembus portal"
"Ah, Jadi Alice dan yang lainnya sudah kembali ya. Maafkan aku karena sangat teledor"
"Jangan pikirkan itu, sayang. yang terpenting Marie Aman"
"Kamu benar, Sayang"
Kami lalu berdiskusi sebentar dan mengatakan kalau kami bisa membantu mereka menjaga Marie disana dan menganggap ini liburan untuk Marie. Mereka mengatakan apakah kami tidak keberatan untuk itu dan tentu saja aku menjawab tidak masalah. Kami juga menceritakan bahwa aku bisa pergi membawa orang ke dunia lain jadi mereka bisa tenang Bahwa Marie tidak akan selamanya disana.
Saat berbincang sebentar, Paman tiba-tiba menjadi serius.
"Tuan Kim, Kamu ingat rencanaku sebelumnya kan? "
"Rencana?.....Ah!!! "
"Itu benar, Apa kalian masih tertarik bekerja di dunia Lain? "
"Ah, Apakah itu masih mungkin, Tuan? "
"Aku bisa menjawab dengan pasti sekarang. ya, kalian bisa. Bahkan kalian Bisa pulang pergi tapi tidak akan bisa sering karena kita butuh bantuan Martin untuk itu"
Paman kemudian menjelaskan bagaimana aku sebagai penghubung dunia ini dan dunia lain. tempat mereka bisa bekerja juga adalah wilayahku, wilayah Wilson.
Mereka berdua sangat bersemangat. Mereka bisa bekerja tetap dan bisa lebih santai dari pada magang yang tentunya lebih bekerja keras. ini juga membuat mereka kelak bisa lebih memperhatikan Marie.
"Apakah tuan Ronald sudah memberitahu kepada yang lainnya? "
"Aku juga ingin memberitahu mereka tapi sebelum itu aku harus melakukan audiensi dulu untuk izin kerja kalian"
"Ah begitu ya, Aku yakin semua akan senang"
"ya, Aku akan menginfokan ke grup Apartemen untuk tanggal dan waktu berkumpul kita semua dan membahas ini"
__ADS_1
"Baiklah"
Kami akhirnya mengakhiri pembicaraan dan segera berpamitan.