
Saat Tiba di Area Portal, aku terkejut jika disana sangat ramai. Sepertinya tim disana dipimpin oleh duke William.
"Ah, Maaf, Apa aku membuat kalian menunggu, tuan duke, Tuan Marquiss Aegnor... Eh~ ada Marquiss Torstein, Halo"
"Tidak masalah"
"Itu benar, Kami memang datang sedikit lebih cepat"
"Halo tuan Wilson, Ku harap kamu tidak sakit hati atas pilihanku kemarin, Aku hanya melihat berdasarkan asas keadilan"
"Tidak,Tidak masalah. Aku mengerti itu. "
Saat aku sedang menyapa mereka keluargaku yang lain langsung menuju ke Eleanor dan Alicia.
"Aku diperintahkan oleh Raja untuk membantumu membangun wilayah Wilson. jangan khawatir, dengan tim utamaku di sini, Aku bisa menyelesaikan kawasan utama seperti rumahmu, kantor pemerintah dan guild dalam kurun waktu 1 tabun.
"Ah Terima Kasih Banyak tuan Torstein atas bantuannya"
"Tidak-Tidak, Aku melakukan ini karena kata raja kamu juga akan membantu kesulitan di wilayah milikku. "
"Ah, Aku akan berusaha sebaik mungkin jika ada yang bisa ku lakukan"
"Terimakasih, Lalu maaf Tuan duke, tuan Aegnor, Aku meminta sedikit waktu untuk memberitahukan masalah di wilayahku"
"Aku tidak Masalah"
"Aku juga"
"Terima kasih banyak. Tuan Martin, Kamu tahu kalau dwarf sangat menyukai manufaktur teknologi bukan? "
"Ya, Aku tahu itu"
"Kami sudah mencapai titik jenuh. Bisakah kamu membagikan beberapa teknologi? "
"Hmm, Bagaimana kalau teknologi bangunan? Tuan Marquiss bisa mencobanya di wilayahku. aku akan memberi desainnya. "
Rumah Disini rata-rata adalah rumah dengan gaya skandinavia atau fachwerk.
"Oh~ itu sangat menarik bisakah kamu menjelaskan lebih rinci? "
"Ah, bagaimana kalau di wilayah Aegnor saja, Sepertinya semuanya sudah menunggu"
"Ah, maafkan aku aku terlalu bersemangat"
Dengan itu, aku mengakhiri pembicaraan dan mengajak semua menuju portal.
Kami langsung tiba di wilayah Aegnor dan dijamu oleh Marquiss Aegnor di mansion miliknya.
"Paman, Alice ingin menonton t*m & Je**y"
"Airel juga"
"Baiklah-baiklah, ini."
Qku memberikan tablet milik mereka.
"Aira awasi adik-adikmu"
"Baik, paman"
Dengan begitu anak-anak itu bermain dengan tenang sambil ditemani anak thunder tiger.
Entah kenapa thunder tiger ini tidak sering bersamaku tapi malah sering bersama yang lain. Baik, tidak masalah keamanan yang lainnya lebih penting.
"Tuan, Martin Besok aku akan mengumumkan secara luas pertunanganmu dengan Eleanor dan Alicia serta Riese. apa itu tidak masalah? "
__ADS_1
Marquiss Aegnor menanyakan itu padaku.
"Tidak masalah, mumpung ada tuan duke juga disini"
"Aku juga setuju"
Duke menambahkan itu.
"Baiklah, Kalau begitu kita sepakat"
"Tuan Wilson, bisakah kita lanjutkan yang tadi? "
"Hei tuan Torstein, kamu sangat tidak sabaran"
"Tuan Aegnor, ini sangat berpengaruh dengan wilayahku. bisakah aku tidak bersemangat? "
"Kalian berdua, kalian berada dibawah naunganku bisakah kalian tidak berisik saat bertemu satu sama lain? "
"" Maafkan kami, tuan Duke""
"Baiklah, Baiklah, aku akan menjelaskannya tuan Torstein"
Setelah itu aku mengeluarkan satu sak semen yang aku beli di online shop.
"Ini bernama semen, Mirip dengan Mortar. hanya saja mortar di sini terlihat sangat sederhana. ini bisa dibilang adalah perkembangan dari mortar disini"
Mortar di dunia ini masihlah mortar sederhana dengan hanya baru kapur yang dibakar.
"Semen ini dibuat dari campuran Batu kapur, silika dan Alumina. Alumina sendiri didapat dari bijih bauksit. Bukankah disini ada bijih bauksit? "
"ya, itu ada. itu termasuk hasil tambang baru di wilayahku"
Aku lalu menceritakan bagaimana proses pembuatan semen dilakukan. pencampurannya hingga menghasilkan semen. Aku juga memberikan manual book pembuatan semen yang aku beli di toko online shop.
Tuan Torstein sangat bersemangat dan merasa dunia Baru telah dibuka didepan matanya.
"A-apa? "
"Itu benar, Karena bangunan yang akan aku buat bernama bangunan bertulang beton. dari semen, perlu untuk membuat beton. ini menggabungkan besi, Semen, kerikil, bata dan banyak hal lainnya"
Aku juga menjelaskan bagaimana membuat beton bertulang.
Kenapa aku sekarang bisa tahu proses konstruksi? Bukankah sudah aku katakan saya ingatku menjadi luar biasa. saat mendapatkan wilayah, aku sempatkan diri mempelajari bagaimana membuat bangunanbangunan secara umum. untuk rincinya bisa aku serahkan ke yang ahlinya.
"Ini.... "
Tuan Torstein semakin tercengang. Tapi kali ini, dia ditemani Duke William dan Marquiss Aegnor.
"Tuan Martin, Bukankah kita harus melakukan audiensi dengan raja lagi? "
"eh~ tidak, tidak, ini terlalu sering, bisakah dilakukan nanti saja saat tuan Marquiss Torstein berhasil membuat semen? "
"itu benar"
Sepertinya Duke lebih bersemangat dari yang terlihat.
"Untuk sementara pembangunan tempatku di wilayah Wilson akan menggunakan supply barang dariku. bagaimana, tuan Torstein? "
"Baik, itu tidak masalah, aku juga bisa melihat hasilnya secara langsung"
"Baiklah, untuk Area utama akan menggunakan bahan semen, sisanya aku akan membangun rumah kayu untuk warga."
Aku memilih kayu karena wilayah milikku berbatasan dengan hutan kematian. sumber kayu sangat melimpah disana.
Ah, Ngomong-ngomong, Orang tua Anna sudah lebih dulu menuju ke utara dengan ditemani Ksatria Marquiss dan Rekrutan baru untuk wilayahku.
__ADS_1
Mereka seharusnya tiba hari ini di utara. lalu, untuk tim teater, itu akan diumumkan besok dengan pengumuman pertunangan kami.
Setelah perbincangan panjang. Kami semua beristirahat.
***
Hari pengumuman.
"TERIMA KASIH RAKYATKU TELAH BERKUMPUL HARI INI. INI AKAN MENJADI HARI PENGUMUMAN ANGGOTA SENI NEGARA. UNTUK KALIAN YANG SUDAH MENJALANI TES, BISA MENUJU KE PAPAN PENGUMUMAN DI PLAZA KOTA INI DAN MENCARI NAMA KALIAN. AKU UCAPKAN SELAMAT KEPADA KALIAN YANG TELAH LOLOS. "
Semua warga menjadi bersemangat karena ini sudah lama dinantikan oleh mereka.
"LALU PENGUMUMAN PENTING YANG AKU JANJIKAN SEBELUMNYA. KEMARIN, RAJA KERAJAAN MAZICA TELAH MERESMIKAN PERTUNANGAN BARON WILSON DENGAN PUTRI DUKE WILLIAM, ELEANOR SERTA PUTRIKU ALICIA DAN JUGA WARGA DARI DESA MOLLY WILAYAH MARQUISS BEZOS, RIESE. AKU BERHARAP MEREKA SEMUA AKAN MENJADI BAHAGIA SELAMANYA "
*PROK PROK PROK*
Tepuk tangan keras menggema di seluruh plaza. sepertinya aku melihat banyak orang yang juga menangis dan entah kenapa terlihat marah sambil menatapku. yah, biarlah itu hanya tatapan.
"DENGAN INI. AKU MENGAKHIRI PERTEMUAN HARI INI. SAMPAI JUMPA"
Marquiss Aegnor mengakhiri itu dan kami mulai bersiap menuju wilayah Wilson. Marquiss telah menyiapkan banyak kereta kuda untuk melakukan perjalanan.
Aku hanya mengikuti mereka tanpa mengeluarkan kendaraan.
"Paman, Apakah kita tidak akan menggunakan mobil? "
Alice bertanya padaku.
"Itu benar, mobil adalah rahasia kita"
"Rahasia, hihi oke paman"
"paman, apakah itu berarti kita akan memakan banyak snack? "
"hahaha airel sangat menyukai snack? "
"ya, paman"
"Baiklah, paman akan memberikan banyak snack"
""Yaaayyy""
Airel dan Alice sangat bersemangat.
"Paman, berapa lama perjalanan kita? "
Aira menanyakan itu padaku.
"Hmm, mungkin sekitar tiga hari. Ada apa Aira? "
"Pasti akan sangat membosankan, paman"
Hmm itu benar, Apa yang perlu aku lakukan untuk anak-anak?
Itu benar, Aku bisa memberikan puzzle game. ini pasti bisa mengisi waktu mereka. ada juga rubik.
"Paman akan membelikan kalian mainan yang unik. Kamu bisa menantikan itu, Aira"
"Terimakasih paman"
Aira tersenyum sambil berterimakasih. Dia memang yang paling dewasa diantara ketiga gadisku.
Akhirnya kami mulai perjalanan ke wilayah Wilson.
Selama perjalanan aku memberikan mereka snack dan game puzzle serta rubik. kami menghabiskan 3 hari perjalanan dengan gembira. rubik menjadi terkenal di antara kami semua. sampai akhirnya kami tiba di wilayah Wilson. Aku sudah mengabari orang tua Anna dan mereka menyambut kami di pintu masuk.
__ADS_1