
Aku segera menuju ke Arah Tuan Freddy dan pasukannya. Sebelum bertemu, Aku meminta Shiro dan Yuki menjadi kecil seukuran mainecoon.
Bagaimanapun untuk Anak-anak mereka, itu tidak perlu karena memang ukuran mereka masih sangat kecil.
Ah aku lupa memberitahu berapa anak mereka. Shiro dan yuki memiliki empat Anak dia jantan dan juga dia betina. Aku bahkan mendengar dari yuki saat aku pingsan, mereka hanya mau tidur didekatku.
"TUAN FREEEEDDDYYY!!! "
Aku berteriak dan memanggilnya.
"TUAN MARTIIIIN, Syukurlah kamu selamat"
"Ahahaha aku sempat pingsan karena kehabisan sihir tapi kucing hutan ini menyelamatkanku. "
Tuan Freddy langsung melihat ke arah Thunder Tiger. Dia sepertinya sedikit penasaran. Syukurlah aku meminta mereka menjadi seukuran ini. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi mereka jika tahu kalau ini monster Rank S.
"Apa kamu akan membawa mereka tuan Martin? "
"I-Iya, entah kenapa mereka sangat menyukakku dan terus menempel padaku"
"Baiklah, itu tidak masalah tuan. Ngomong-ngomong apa yang terjadi setelah itu? "
"Ah, Akan ku ceritakan sambil berjalan"
"Ah maaf itu benar, aku terlalu bersemangat, Keluargamu juga sangat khawatir denganmu terutama Riese. "
"A-Ah begitukah.....Kalau begitu, ayo segera kembali"
"Ya"
Kamipun berjalan kembali ke wilayah Baron Vine.
Aku menceritakan bagaimana aku mengalahkan Banyak Orc dengan taktik Hit and run Serta penggunaan Sihir api. aku juga menceritakan bagaimana bertarung melawan salamander. Mereka terkejut saat mendengar Ceritaku. Bagaimanapun jendral Orc dan Salamander adalah kategori Rank A walaupun kekuatan mereka tidak sama.
Ah, Untuk Poison Snake, Aku tidak menceritakannya karena takutnya bisa mengungkap identitas Thunder Tiger.
Aku hanya menceritakan Saat setelah melawan Salamander, aku terus berjalan tidak tahu arah dan akhirnya pingsan dekat gua tempat para kucing hutan berada. Meskipun terdengar aneh. mereka hanya bisa menganggap itu benar.
Mereka juga bertanya, Apa aku membawa mayat Jendral Orc dan Salamander?
Aku mengatakan pada mereka kalau aku menyimpannya di item box. ini menjelaskan kepada mereka kenapa tidak ada mayat disekitar tempat pertempuran. Saat kami terus Berjalan, Kami akhirnya tiba di Wilayah Baron Vine saat Sore Hari.
"PAMAAAANNNN"
"Riese!! "
Riese berlari dan langsung memelukku dengan erat.
"Eh~ ada apa Riese? kenapa kamu sangat sedih? "
"Aku... Aku, Aku tidak sanggup kehilangan paman. Tolong jangan meninggalkan kami. huuuu... "
"Baiklah, Baiklah, Paman tidak akan seperti ini lagi, Paman Janji"
""""" PAMAAAAAANNNN""""""
anak-anak berlari ke arahku dan langsung memelukku.
"Alice benar kan, hum hum, paman adalah orang yang sangat kuat, dia tidak akan dengan monster"
"Alice sangat hebat, Airel belum sehebat Alice"
"Hahahha, Kalian Berdua"
Aku tertawa dan melihat tingkah mereka. Aira hanya diam, sepertinya dia menahan tangisnya. Ah Anna juga sepertinya sama, Dia menahan tangisnya.
"Paman.... "
"Ada apa, Rain? "
__ADS_1
"Aku akan berlatih lebih keras dan suatu saat akan bisa melindungimu dan yang lainnya. Aku merasa sangat tidak berdaya sebelumnya"
"Jangan khawatir Rain, saat kamu besar nanti kamu akan menjadi kuat dan bisa melindungi kami semua"
"um!! "
saat selesai berpelukan, aku mulai mengenalkan keluarga Thunder Tiger.
"Semuanya, kenalkan ini adalah Shiro, Yuki, dan anak-anaknya"
""""" OOOHHHH"""
Mata Alice, Aira dan Airel berbinar. Aku tahu itu, anak kecil selalu sangat menyukai hewan peliharaan.
Thunder tiger maju dan mengeong ke arah mereka. Yah sepertinya suara mereka bukan geraman dalam bentuk ini.
Tapi, setelah merasakan ini, Aku merasa seperti pulang ke rumah. Ternyata seperti inilah rasa yang sudah hilang cukup lama di diriku. Rasa memiliki Rumah, Rasa memiliki tempat kembali.
***
"Jadi, Begitulah Tuan, Apa kamu tertarik bergabung ke wilayahku? "
Aku bertanya pada ayah Anna, Andrei, apakah dia berminat sebagai wakilku di wilayah baruku. Aku sudah menceritakan padanya bagaimana arah pengembanganku di wilayah wilson.
"Hm, Aku bersedia tuan, Aku mempercayaimu dari bagaimana kamu merawat Anna. Aku setuju"
"Terimakasih tuan, Selamat bergabung"
Akhirnya Ayah Anna bersedia bergabung dengan timku. Aku sudah mengatur bagaimana waktu libur ini untuk digunakan.
Aku perlu Seleksi besar-besaran untuk aku gunakan sebagai kesatria dan pejabat publikku, Untuk guild, aku hanya perlu mengirim surat dan mereka akan segera mengirim tenaga kerja mereka ke wilayahku. tapi yang terpenting sekarang adalah bagaimana mengatasi kelaparan.
Saat aku sudah selesai berdiskusi, aku berjalan menuju ke ruang keluarga tuan Freddy. Ah kami sudah menyewa penginapan saat aku kembali dari hutan dan ini adalah hari setelah aku kembali.
Diruang keluarga aku melihat Alice, Rain, Aira dan Airel bermain bersama anak anak Thunder Tiger. Sedangkan Shiro dan yuki tidur di pangkuan Riese dan Anna.
"Paman, Bagaimana kata ayah? "
"lalu, Apa yang akan kita lakukan setelah ini paman? "
Riese bertanya padaku.
"Ah aku akan ke wilayah wilson dan membuka penerimaan Ksatria dan petugas publik di wilayah wilson. Apa kalian Tertarik ikut kesana atau kalian ingin bermain di ibukota? "
"Tentu saja aku akan ikut kemana paman pergi, hehehe.. "
"""" aku juga Pamaaann"""
"Aku juga, aku bisa sekalian mengantarkan orang tuaku"
"Baiklah, Kalau begitu Tujuan Selanjutnya adalah Wilayah wilson!!! "
""""Oooohhh""""
Tujuan sudah ditetapkan. Kami akan kepagi wilayah marquiss bozes dulu besok pagi.
"Paman, Kamu juga akan membawa Rusty ke sana kan? "
"Eh~ Siapa itu Rusty? "
"Amber juga, Paman? "
Eh~ siapa mereka? aku langsung melihat ke arah Riese. Aku tidak paham apa yang dibicarakan Alice dan Airel.
"Hahaha, Paman, Itu nama kucing-kucing yang mereka ajak main"
"Ah~ begitu ya, Aku tidak tahu, Hahaha.... Lalu bagaimana cara kalian membedakan mereka?"
"Itu.... "
__ADS_1
"Um... "
".... "
mereka juga sepertinya bingung.
"Baiklah begini saja.... "
Aku membuka skill online shopku dan membeli choker kucing berbagai warna.
"Ini, Kalian bisa kenakan pada mereka agar tidak bingung nanti"
"""" Oooohhh makasih Pamaaann"""
Eh tumben Rain bersemangat, apa dia juga suka hewan peliharaan?
"Paman, Lalu bagaimana dengan Shiro dan Yuki? "
Riese menanyakan itu padaku.
"Itu... "
Aku menanyakan itu pada mereka melalui telepati. mereka mau hanya saja Yuki ingin diberikan yang cantik. wanita memang selalu memikirkan penampilan.
"Baiklah, akan aku carikan juga untuk mereka"
Aku membelinya dan membiarkan Riese dan Anna mengenakan pada Shiro dan Yuki. Sepertinya Riese dan Anna juga suka dengan mereka, Baiklah Tidak masalah, Asal mereka Bahagia.
Saat sudah selesai, Kami segera makan malam bersama dan kembali ke penginapan. Ngomong-ngomong Anna juga ikut dengan kami, Dia senang bersama dengan Riese.
"Masa muda yang indah"
Aku berbicara sendiri seperti itu.
***
"Semuanya, Apa persiapannya sudah selesai? "
""" OOOHHH"""
"Kami juga sudah selesai Berberes Tuan Martin"
"Tuan Martin, Tolong jaga Keluargaku disana"
"Baiklah, jangan khawatir tuan Freddy. Jangan lupa berkunjunglah ke tempatku"
"Tentu saja Tuan Martin."
"Baiklah, Semuanya, ucapkan selamat Tinggal ke paman Freddy"
""""" Selamat tinggal, Paman Freddy!!! """""
"Hati-hati, Kalian Semua"
Setelah itu kami semua mulai Pergi menuju wilayah Marquiss Bezos.
"Baiklah, Kita sudah cukup jauh dengan wilayah Vine, Ayo naik Mobil"
""""Yeeeyyy""""
Mereka sepertinya sangat suka mobil. Aku hanya melihat wajah bingung ayah dan ibu Anna.
"Jangan khawatir ayah, ibu. Mobil ini seperti kereta kuda tapi rasanya jauh lebih nyaman"
Aku mengeluarkan mobil dan kami semua langsung masuk.
"Uaaah, ini sangat nyaman Tuan Martin"
Ibu Anna takjub dengan mobil setelah memasuki mobil. Hanya saja, Ayah Anna Terlihat sedikit Pucat.
__ADS_1
"Hahaha, Baiklah Ayo berangkat"