Merubah Hidup Dengan Skill Online Shop

Merubah Hidup Dengan Skill Online Shop
Chapter 76 - Kemunculan Dungeon


__ADS_3

Aku terkejut saat mendengar laporan dari Ayah Anna.


apakah ada sesuatu yang darurat?


"Tuan Andrei, dari mana datangnya pengungsi ini?"


"Tuan, mereka datang dari wilayah kerajaan Nidel dan Dari Wilayah Baron Ashley"


dua arah langsung?


"Baiklah tuan Andrei, apa pengungsi itu sudah ditampung? "


"Sementara ini sudah tuan. kami membuat tenda darurat besar yang sebelumnya anda siapkan dan sudah membuat makanan darurat."


"Kerja Bagus, Tuan Andrei. Baiklah, aku akan segera kesana dan mengurusnya"


Mendengar itu, aku memberitahu Alein dan yang lainnya dan segera menuju wilayah Wilson.


Sampai disana, aku menghubungi bibi dan memberitahunya.


"Halo, bibi? "


"Martin, Ada apa? "


aku segera memberitahu bibi bahwa ada insiden munculnya pengungsi di wilayah Wilson dan meminta bibi untuk menjaga anak-anak serta menginfokan pada yang lainnya.


"Baiklah, Martin. jangan khawatir, aku akan mengurus disini"


"Terimakasih banyak, bibi! "


"tidak masalah, Martin"


Setelah menginfokan itu, aku menuju ke tempat pengungsian seperti yang diinfokan Ayah Anna. Di sana, aku melihat Marquiss Torstein sedang berbincang dengan Ayah Anna.


"Tuan Marquiss, Tuan Andrei, bagaimana kondisi sekarang disini? "


"Ah, tuan Martin, aku juga kebetulan baru sampai dan mendengarkan sedikit dari tuan Andrei. Mari kita dengarkan sama-sama"


Sepertinya Marquiss juga baru saja mendapat info dari bawahannya dan segera ke tempat pengungsian ini.


"Begini, tuan Marquiss, Tuan Martin.... "


Ayah Anna kemudian menceritakan bagaimana para pengungsi bisa muncul dari dua arah.

__ADS_1


Pertama, Pengungsi dari wilayah kerajaan Nidel. Mereka banyak datang ke sini terutama karena mereka mendengar kabar dari pedagang yang datang ke sini dan pengungsi yang menjemput keluarganya setelah merasa nyaman disini.


Dari informasi yang didapatkan Ayah Anna saat bertanya pada para pengungsi terutama kepala desa. mereka memberitahu bahwa mereka tidak tahan dengan Baron yang menguasai wilayah mereka. Baron Mori banyak mengkorupsi bantuan pangan yang dikirim kerajaan dan mengabaikan desa mereka.


Dengan info dari pedagang dan pengungsi tersebut, kepala desa memutuskan untuk membawa seluruh penduduk desa ke wilayah Wilson. dalam perjalanannya, mereka bertemu dengan desa tetangga mereka dan akhirnya ke sini bersamaan. total ada lima desa yang keseluruhan penduduknya datang ke wilayah Wilson.


Sepertinya Kerajaan Nidel juga sedang dalam keadaan terjepit. pantas saja saat audiensi kemarin, raja Nidel ngotot tidak ingin membayar pangan dua tahun. ternyata ini penyebabnya.


Total pengungsi yang datang dari wilayah Nidel adalah seribu orang. kebanyakan dari mereka adalah ras manusia dan Beastman atau harus aku katakan hanya itu?


Mungkin kerajaan Nidel memiliki persepsi sendiri mengenai ras elf dan Dwarf.


itu tidak penting sekarang, sepertinya yang di khawatirkan Ayah Anna adalah banyaknya pengungsi dan wabah yang bisa timbul karena ini.


Kedua, Pengungsi dari wilayah Baron Ashley. Mereka adalah desa yang paling dekat dengan kami atau bisa di bilang tetangga terdekat kami.


Dari info yang didapat Ayah Anna, mereka lebih memilih mengungsi ke wilayah Wilson karena lebih dekat karena tidak memakan waktu satu hari untuk sampai disini.


Lalu, Alasan mereka mengungsi adalah karena munculnya dungeon di tengah-tengah desa mereka.


Sesuai aturan yang diberikan, jika ada dungeon yang muncul, mereka harus segera menginfokan ke pemimpin mereka yang adalah Baron Ashley tapi karena jauhnya lokasi, mereka lebih memilih melaporkan hal ini kepadaku. kebetulan juga wilayahku tidak membagi-bagi desa lagi karena semua sudah aku kumpulkan di wilayah ini.


Hei, apa otakku ini sangat menarik perhatian langit? setiap rasa penasaranku malah menghasilkan hal-hal yang aku penasari.


Saat aku ingin merasakan petualangan aku malah harus terjebak di hutan kematian. sekarang, aku penasaran akan dungeon dan malah muncul dungeon di wilayah yang dekat dengan wilayahku.


untung saja aku sudah memberikan smartphone pada raja untuk didistribusikan pada tiap pemimpin wilayah.


meskipun aku bisa melaporkan langsung pada yang mulia raja, menurutku, ini harus dilaporkan sendiri oleh Baron Ashley.


Ini penting sebagai seorang penguasa wilayah untuk mengetahui kejadian di wilayahnya.


aku lalu segera menelpon Baron Ashley.


"Halo Baron Ashley"


"Ah~ Baron Wilson ya, ada apa? "


"Begini, Baron... "


Aku lalu menceritakan kejadiannya pada Baron Ashley.


"Apa??!!!! dungeon?!! terimakasih Baron Martin sudah menginfokan ini padaku. Aku akan Segera menghubungi tuan Marquiss dan yang mulia Raja. sekali lagi terimakasih informasinya, Baron Wilson"

__ADS_1


"Tentu, tidak masalah, Baron Ashley. Tapi, sebagai tindakan yang harus kita ambil untuk ini, Bagaimana kalau aku mengutus pasukanku untuk segera mengamankan wilayah disana terlebih dahulu? "


"Ah, Terimakasih atas bantuannya jika tuan Baron bisa melakukannya. aku tertolong untuk itu. aku akan segera menuju ke wilayah Marquiss aegnor untuk meminta bantuan pasukan"


"Tidak masalah, Baron Ashley. lagipula aku juga sedikit penasaran dengan dungeon ini"


hahahah Sedikit? aku sangat-sangat penasaran dengan dungeon kamu tahu?


Ini adalah peluang emas yang turun dari langit untukku. aku harus melihatnya bagaimanapun juga.


"Baiklah, Baron Wilson, Sekali lagi terimakasih untuk bantuan dan informasi cepatnya"


"Sama-sama Baron Ashley"


kami lalu mengakhiri panggilan dan kembali berdiskusi.


"Tuan Martin, apa kamu yakin akan kesana? "


"Aku yakin, tuan Marquiss. Ada apa? "


"begini, tuan Martin.. "


Marquiss Torstein lalu menceritakan bagaimana bahaya dari dungeon itu sendiri. Mirip seperti yang paman Ronald ceritakan. jika itu dungeon berlevel rendah, itu bisa menjadi pemasukan yang baik untuk wilayah kerajaan Mazica tapi jika itu level tinggi, itu bisa menjadi bencana negara.


Ini berarti, butuh persiapan yang matang untuk mengarungi dungeon.


"Bagaimana jika kita hanya menjaga luarnya saja, tuan Marquiss? "


"Aku rasa, itu tidak masalah"


"Baiklah kalau begitu"


Aku kemudian segera ke tempat pelatihan tentara untuk mengumpulkan pasukan keamanan.


aku berdiskusi dengan salah satu warga apartemen yang kebetulan sedang menjalani shift melatih tentara. dia adalah pria pensiunan tentara berusia 56 tahun bernama Samir.


"Tuan Samir, apa yang perlu kita siapkan untuk eksplorasi dungeon di suatu wilayah"


"Tuan Martin, persiapan yang perlu dilakukan adalah pada dasarnya situasi lengkapnya. kebetulan kamu sudah menjelaskan bagaimana keadaannya aku bisa menyusun prajurit apa saja yang bisa diikutsertakan. karena mereka belum ahli senjata modern, aku sudah mengatur dan melatih mereka dengan senjata tradisional"


"Begitu ya, Terima kasih atas pertimbangannya tuan Samir. Lalu, apa yang perlu aku persiapkan? "


"Tuan Martin, Kamu perlu menyiapkan hal-hal di luar operasi militer. lebih tepatnya, kondisi eksternalnya seperti Bahan Makanan, tenda, obat-obatan dan tim medis dan terakhir transportasi"

__ADS_1


"Baiklah, Tuan Samir aku akan menyiapkan hal-hal yang Anda sebutkan tadi"


Setelah itu, kami mulai menyiapkan semua yang dibutuhkan untuk operasi pengunjungan dungeon.


__ADS_2