
Aku telah selesai menyeleksi Calon Anggota teater musikal, pengumuman akan di beritahukan pada saat aku kembali dari ibu kota.
"Baiklah, Karena Besok kita akan kembali ke ibu kota, Aku akan mengajarkan bagaimana menggunakan smartphone. ini adalah versi mirip tablet hanya saja ukurannya lebih kecil tapi lebih bagus"
Aku menyerahkan itu ke Anna, Riese dan Orang Tua Anna.
"Untuk Anak-anak, Kalian hanya bisa memainkan versi Tablet"
Wajah mereka terlihat lesu. hahaha ini belum waktunya untuk kalian.
Tenang, saat kalian berusia 15 Tahun, Akan Paman Berikan kalian Smartphone.
""" OOoooohhh"""
"Baiklah, Pertama, Simpan nomor kontak milikku, caranya.... "
Aku mengajari mereka cara menyimpan nomor kontak. Aku menjelaskan pada mereka bahwa ini berguna untuk saling berhubungan.
Ah, Satu hal yang aku sadari. Meskipun ada internet, mereka hanya bisa menggunakan untuk aplikasi dan game. Penggunaan dengan jaringan selular maupun internet akan mengkonsumsi MP pengguna. Ini terasa seperti artifak.
Berbeda halnya jika aku membeli dari online shop seperti card reader yang berisi film.
Mereka juga tidak bisa mengakses konten dari duniaku sebelumnya di go*gle.
"Baiklah sekarang aku akan mengajari bagaimana mendownload aplikasi Hijau ini"
Aku mengajari mereka untuk mendownload Aplikasi Chat.
"Sekarang, coba kalian cari kontak yang ingin kalian hubungi. namun jangan namaku karena aku sedang mengajari kalian"
"Sudah, Paman"
"Sekarang pencet gambar seperti ini"
Aku menyuruh mereka memencet gambar kamera video call.
""" Ooohh""""
Riese, Anna dan Ayah serta ibunya terkejut.
Riese melakukan vid call dengan Anna dan Orang tua Anna saling menghubungi.
"Tu-Tuan Martin ini sangat luar biasa"
Andrei terkejut sampai tergagap.
"Sayang, ini sangat menyenangkan"
Kenapa ibu Anna Tidak terkejut? Dia terlalu cepat menyesuaikan diri.
"Anna, Aku bisa melihatmu di Smartphoneku"
"Aku juga, Riese"
Anak-anak yang lain ikut mengamati dengan gembira. sepertinya mereka juga ingin memiliki Smartphone.
Aku juga mengajari mereka cara mengambil Foto dan Video. Tapi setiap penggunaan aplikasi akan memakan sihir sehingga mereka sepertinya hanya bisa menggunakannya paling lama 1 jam.
"Semuanya, Ini adalah teknologi dari negaraku. Kalian harus berhati-hati dalam penggunaannya karena kalian bisa menjadi sasaran orang."
"Ini hanya bisa diaktifkan saat baterainya penuh, Kalian bisa melihat disini, jika warna hijau ini menjadi transparan seluruhnya, Smartphone kalian tidak akan bisa berfungsi. Isilah menggunakan aki ini."
Aku mengajari cara menggunakan Panel surya, aki dan Kabel listrik.
"Tuan Andrei, Tolong kabari aku perkembangan wilayahku nanti saat aku tidak disana"
"Baiklah, Tuan Martin"
__ADS_1
Dengan Begitu, kami semua kembali ke kamar masing-masing dan beristirahat.
***
Tengah Malam
Aku membuka Smartphoneku dan mengabari Eva.
Sepertinya ada perbedaan waktu 16 jam dengan Eva. Saat jam 12 malam disini, itu jam 4 sore di duniaku sebelumnya. Tepatnya di negaraku. Aku segera menelponnya.
"Apa yang sedang kamu lakukan Eva? "
"Ah, Paman, aku baru sampai rumah, Kuliah sangat menyebalkan paman. "
"Hahaha, begitulah, itu untuk mempersiapkan kalian masuk masyarakat secara nyata"
"Paman, Kapan kamu akan menemuiku"
"A-Ah, Maaf Eva, Aku masih memiliki banyak urusan disini"
"Tidak bisakah paman memberitahu dimana paman berada sekarang"
"Aku bisa mengunjungimu"
Eva adalah anak dari keluarga kaya. Orang Tuanya sangat baik denganku yang adalah orang asing. Saat aku Kuliah aku menyewa salah satu Apartemennya. Asal kalian tahu, Keluarga Eva membeli seluruh gedung Apartemen dan menyewakannya.
Orang tua Eva adalah orang tua yang sangat protektif. Mereka tidak membiarkan laki-laki lain mendekatinya. entah kenapa itu tidak berlaku padaku.
Ngomong-ngomong, sekarang dia sudah berusia 19 Tahun dia hanya berbeda setahun dengan Alicia.
"A-Ahahaha maaf Eva. Paman sedang berada di tempat yang sulit dijangkau. "
"... Baiklah"
Setelah itu, Eva menceritakan bagaimana dia kesal dengan teman-temannya yang sok kaya dan banyak f*ckboy yang mencoba mendekatknya.
Setelah berbincang sejam, kami mengakhiri panggilan.
Sepertinya sihirku sangat besar, Aku tidak merasa lelah setelah menggunakan Smartphone.
Memikirkan itu, aku segera kembali ke kasur dan beristirahat.
"Selamat tidur semuanya"
***
Pagi Hari
"Apakah Kalian sudah siap? "
"""""" Oooohhhh""""""
Kami segera menuju ke Area Portal. Disana, Kami menunggu Marquiss Aegnor sekitar 10 menit. Saat aku lihat dia datang bersama istrinya dan Alicia, Aku membeku ditempat.
Alicia memang Cantik tapi hari ini dia sangat memukau. Pakaian dan Auranya sangat cocok seperti bersinergi satu sama lain.
"Tuan Martin? "
"A-Ah Maaf, Aku sedikit melamun tadi"
"Hahaha, Putriku sangat cantik bukan"
istri marquiss mengatakan seperti itu.
"Tentu saja, Dia adalah putri kesayanganku"
Wajah Alicia menjadi memerah.
__ADS_1
Secara spontan aku memujinya.
"Kamu sangat cantik, Alicia"
"Ibu guru Alicia kamu sangat cantik"
"hmm itu benar"
"Aku Setuju"
"Te-Terima kasih"
Aku dan Anak-anak gadis memujinya. Entah karena itu atau lain hal, Riese tiba-tiba memegang tangan kiriku dan menggenggamnya dengan kuat.
"Riese? "
Aku menengok dan menanyainya dengan bingung. Riese hanya tersenyum sambil melihat ke Arahku.
"Ba-Baiklah, Mari kita ke ibu kota"
Aku mengatakan itu pada Marquiss dan yang lainnya.
"Baiklah, Ayo tuan Martin, Semuanya"
kami akhirnya menuju ke ibu kota dengan portal ini. Ah teman-Teman, Kalian jangan berpikir portal adalah hal biasa. Aku bisa menggunakan ini karena sekarang aku kaya. Tolong diingat dengan baik untuk itu.
****
"Mari kita ke Mansionku dulu"
Aku mengatakan itu dan mengajak semuanya ke Mansionku yang tidak terlalu jauh dari portal. Kami juga sudah dijemput oleh pelayan dari tuan Duke. Sepertinya Duke sudah menunggu kami di Mansionku lebih dulu.
Tidak lama kemudian kami sudah tiba di pintu masuk Mansion. Sepertinya hari ini Alein meminta yang lainnya untuk menutup toko karena ada event besar seperti ini. Good job Alein.
Saat tiba di Mansion, Aku disambut Seluruh Budakku. Alein mengatakan Duke sudah menunggu Di pekarangan.
"Halo Tuan Martin, Ku harap kamu tidak marah karena aku mendahuluimu untuk melihat tanaman"
"Tidak masalah, Tuan Duke dan Eh~.... No-Nona Ela"
Aku baru saja dikejutkan oleh Alicia tapi sekarang Eleanor juga? Jika Alicia dikatakan berpenampilan Segar dan Manis maka Eleanor bisa dikatakan berpenampilan sangat Elegan dan dewasa.
Tu-Tunggu sepertinya aku tahu gaun yang mereka berdua kenakan. Bukankah aku menjual igu sebelumnya?
"Apakah kamu sudah cukup melihat? "
"Ma-Maafkan Aku Nona Ela... "
Sial, Aku melakukan hal yang memalukan!!!!
Riese yang ada di sebelahku tiba-tiba mencubit lenganku.
"Ackh... Riese, Ada apa? "
"Hmmph"
Kali ini dia malah memalingkan wajahnya dariku. Sejak pagi ini sepertinya suasana hati Riese sedang buruk.
"Tuan Martin, Sepertinya Omonganmu bisa aku percaya"
"Tunas telah muncul dan dengan Begitu kita bisa maju dengan bangga untuk menemui yang mulia Raja Hari ini"
"Aku selalu yakin dengan Produkku, Tuan Duke"
"Baguslah, Mari gali ini dan Bawa ke istana kerajaan"
salah satu pelayan Duke segera menggali Tunas jagung dan memindahkan itu ke wadah kecil"
__ADS_1
Setelah itu, kami segera menuju ke istana kerajaan.