Merubah Hidup Dengan Skill Online Shop

Merubah Hidup Dengan Skill Online Shop
Chapter 38 - Diskusi Lanjutan


__ADS_3

Setelah Audiensi dan perjamuan dengan Raja, Kami segera menuju ke Mansionku untuk aku menjamu Yang lainnya. Syukurlah Ruang tamu mansion cukup luas.


"Selamat datang Tuan Martin dan para tamu terhormat"


"Ah, Sion Aku akan menjamu tuan Duke dan Tuan Marquiss beserta keluarganya. Tolong siapkan makan Malam. Tuan Duke, Tuan Marquiss, Nyonya Duke dan Nyonya Marquiss Ela dan Alicia, silahkan masuk.


Aku meminta mereka masuk. ngomong-ngomong mereka juga adalah pelanggan tetap toko fashion milikku.


Saat di ruang tamu, aku mempersilahkan semua duduk.


"Mengawali diskusi ini, Aku tidak akan berasa basi, Tuan Duke dan Nyonya Duke lalu Tuan Marquiss dan Nyonya Marquiss, Percayakan putri kalian padaku. Aku berjanji tidak akan membuat mereka kecewa atau sedih dan berusaha semaksimal mungkin membahagiakan mereka. Tentu saja aku juga berdoa meminta Restu dari orang tua Riese yang telah tiada"


"Baiklah, Tolong Rawat putriku dengan Baik"


"Aku juga menitipkan putriku padamu"


Tuan Duke dan Marquiss sama-sama meberikan jawaban.


"Jangan terlalu kaku, sayang. Tuan Martin, Anakku mungkin suka seenaknya tapi percayalah dia akan sangat mencintaimu. "


"Ibu, Apa yang kamu katakan"


Eleanor menyela ibunya


"Itu benar, Alicia kami juga anak yang manja tapi sekarang dia mulai bisa mandiri"


"Ibu~ Mou... "


"Baiklah, Karena sudah seperti ini, kapan kamu akan menikahi putri kami? "


"Itu benar"


"Aku menyerahkan keputusan pada kalian berdua. Tapi, Khusus untuk Riese... "


Aku menoleh padanya.


" Aku akan menikahimu saat kamu sudah lulus akademi. Apakah Tidak Apa-apa? "


"Un, Asalkan bisa bersama paman, itu cukup bagiku"


Riese mengatakan itu padaku.


"Baiklah, Lalu bagaimana keputusan Tuan Duke dan Marquiss"


"Baiklah aku sudah memutuskan, Bagaimana kalau Selesai tahap pertama proyek ketahanan pangan 4 bulan lagi"


"Un, Itu sepertinya waktu terbaik"


Duke dan Marquiss mendiskusikan waktu yang tepat. setelah itu, mereka sepakat itu akan dilakukan 4 bukan lagi di Ibu Kota kerajaan.


"Baiklah, Karena ini sudah disepakati, Mari kita istirahat sebentar, Sion telah menyiapkan makanan untuk kita"


Mengatakan itu, aku mengajak mereka makan. Sion Membuat makanan Ala prancis. Dia sudah sangat ahli mengelola makanan didapur.


"Tuan Duke, Tuan Marquiss, Izinkan aku memberi kalian hadiah kecil. Ini disebut jam tangan, Mirip dengan jam saku kalian tapi ini digunakan di lingkar tangan. Lalu untuk Nyonya Duke dan Marquiss, Aku akan memberi kalian kalung mutiara ini pada kalian"


"Mu-mutiara? "


"Ya, Ada apa Tuan Duke? "


"Apa, Kamu tidak Tahu Tuan Martin? "


"Aku tidak mengerti. Ada Apa Tuan Marquiss? "


"Mutiara Hanya bisa didapatkan di utara jauh dari sini, Tepatnya kerajaan Frase dan mengambilnya harus dengan melawan monster laut"


Are~ apa aku salah membeli hadiah?


"Tuan Martin jangan pikirkan mereka, Terimakasih Atas hadiah yang kamu berikan"


"Itu benar, Tuan Martin"


Kedua Nyonya sangat senang dengan hadiah yang aku berikan.


Baiklah itu tidak masalah asal bisa memberikan kesan yang baik.

__ADS_1


Setelah itu kami mendiskusikan masalah pengembangan wilayah Wilson. Aku menerima saran dari mereka serta aku diberikan penasihat Khusus oleh Duke dan Pengawal Khusus dari Marquiss.


Duke juga memberikan Rumah yang Cukup Besar di dekat Akademi. Duke meminta kami pindah ke sana saat Sudah melakukan pernikahan. Lalu untuk Pesta Pernikahan, Dia ingin diadakan di Ibu kota dan di wilayah Aegnor.


"Aku mengerti, aku siap untuk semua itu. Lalu Apa yang bisa aku bantu untuk persiapan pernikahan"


"Tidak Perlu, Fokuslah dalam mengelola pertanian. Biar aku dan Marquiss Aegnor yang menyiapkan semua"


"Itu Benar"


"Baiklah Kalau Begitu Mohon Bantuannya"


Kami Berdiskusi dengan santai sambil menyantap makanan.


Setelah itu, Tuan Duke dan Tuan Marquiss kembali ke kediaman mereka. Besok kami semua akan kembali ke wilayah Aegnor sebelum menuju ke Wilayahku, Wilayah Wilson di utara.


****


"Ah, Lelahnya.... "


"Paman, Maafkan Aku... "


Riese tiba-tiba mengatakan itu padaku. Anna, Rain dan anak-anak menyaksikan kami.


"Apa yang kamu khawatirkan Riese, Paman Juga menyukaimu hanya saja kamu masih harus bersekolah. Jadi bersabarlah sedikit Oke? "


"Paman, Alice juga akan menjadi istrimu"


"Aurel juga Paman"


"Aira juga"


"Hahahha kalian Anak gadis belum waktunya memikirkan itu"


"Riese, Tersenyumlah, Bukankah ini yang kamu inginkan? "


Anna menepuk bahu Riese.


"Anna, Apa yang kamu katakan? "


"Hahaha"


Aku tertawa dengan keras. Aku sangat bahagia. Ini seperti semua beban dipundakku terlepas.


"Ayo Semuanya Kita Beristirahat, Besok kita masih akan Sibuk"


"""""Ooooohhh""""""


Dengan Begitu, Kami Semua Beristirahat.


***


Dini hari jam 3 Pagi


"Hei, Eva, Apa yang kamu lakukan? "


"Paman, Aku sangat lelah, Kuliah benar-benar menguras waktu"


"Hahaha, Semangatlah, Eva"


"Tentu saja Paman. Paman kapan kamu akan kembali? "


"Yah, Sepertinya ini masih lama, Eva. Ah iya aku punya Kabar untukmu. Ini cukup tiba-tiba tapi sepertinya aku akan segera menikah"


"APAAAAAA??? "


"Ack, jangan berteriak di telpon, Eva. Telinga ku sakit"


"PAMAN, APA MAKSUDNYA INI??!!! "


"yah, Seperti yang aku katakan, Sepertinya aku akan segera menikah? "


"SIAL! PAMAN, APA KAMU MELAKUKAN PERBUATAN YANG SALAH DAN MENGAKIBATKAN KECELAKAAN? "


"Hei, Anak kecil. dari mana kamu belajar kata-kata seperti itu"

__ADS_1


"JANGAN PEDULIKAN ITU. PAMAN!! CEPAT JELASKAN PADAKU"


"Ba-Baiklah, Intinya tanpa sengaja aku menyelamatkan Calonku dan dia ingin menikah denganku"


"APA-APAAN PENJELASAN ITU!! "


"Ma-maaf, untuk detailnya aku belum bisa menceritakan padamu"


"AKU TIDAK BISA MENERIMA INI, PAMAAAAN!! "


"Baiklah, Jangan membahas itu, Bagaimana keadaan Orang tuamu? "


"Mereka Baik-baik saja. Itu tidak penting paman, Cepat jelaskan Padaku"


Aku terus berkelit dan tidak mengatakan itu padanya. Aku segera mencari alasan dan menutup telpon.


"Hah, Lelahnya. Ada apa dengan anak ini? "


memikirkan itu hanya akan membuat kepalaku sakit. Lebih Baik beristirahat, UN, Benar, aku bituh istirahat.


Aku segera kembali tidur.


***


"Paman, Bangun, Ini sudah Pagi"


"Paman, Bangun"


"Alice, Airel, biarkan paman beristirahat Sebentar"


"Um.... "


Aku di bangunkan Anak-anak. Sepertinya aku sangat kelelahan hingga terlambat bangun.


"Selamat Pagi, Anak-anak"


"Ayo paman, Cepatlah, Kita akan bermain lagi kan? "


"Ayo paman"


"... "


Sepertinya mereka sangat suka bepergian.


"Kenapa alice dan Airel senang bepergian? "


"Karena Alice suka Snack"


"Airel juga"


"... "


Aira tidak bisa berkata-kata.


"A-Ah~ begitu ya"


Aira, Tolong jaga adik-adikmu, aku bergantung padamu.


Aku mengatakan iyu di dalam hatiku


***


Aku telah selesai Bersiap-siap.


Kami lalu sarapan dan menyiapkan bekal perjalanan.


"Semuanya, Apa kalian Siap?"


"""""" Oooohhhh"""""


"Ayo kita ke wilayah kita. mari bangun tempat kita dengan Indah"


"""""" Ooooohhh"""""""


Semuanya sangat bersemangat. Dengan begitu, kami segera menuju ke Portal dan menuju wilayah Aegnor.

__ADS_1


Petualangan baru akan segera dimulai.


__ADS_2