
sudah hampir seminggu sejak Rapat Warga Apartemen di lakukan. Sekarang hampir Waktunya Migrasi orang-orang dari dunia lain ke Kerajaan Mazica.
Namun, Sebelum itu, Aku segera mengabarkan ke Raja Naga bahwa Sirkuit/lintasan telah selesai dan siap untuk digunakan.
Raja Naga menjadi sangat bersemangat karena akhir-akhir ini dia sudah berlatih membawa mobil asli.
"Apakah dia sudah menguasainya? "
Aku melakukan monolog saat memikirkan bagaimana raja Naga belajar membawa mobil.
Tidak lama setelah memikirkan itu, Raja Naga menghubungi diriku lagi.
"Martin, Mari lakukan balapan"
"Eh~ apa yang mulia sudah menguasai mobil? "
"tentu saja, itu mudah. aku akan ke sana dalam waktu lima belas menit"
"Ah, Baiklah, yang Mulia, Aku akan segera menyambut anda"
Aku memberitahukan pada Ela bahwa kita akan menyambut raja Naga dan dia juga terkejut dan segera mempersiapkan diri.
Anak-anak juga ingin ikut menyambut raja Naga dan aku merasa ini baik untuk mereka mengenal pemimpin tertinggi. perlu aku beritahu, Hanya Ela, Aku, Alice, Aira dan Airel yang akan menyambut Raja Naga dan yang lainnya. Riese, Alicia dan Anna sibuk dengan persiapan Olimpiade. Eva, diasangat pusing dengan tugas-tugas kuliahnya sehingga dia tidak bermain ke sini hari ini. Rain sendiri setiap hari libur sekolah, dia akan berlatih berburu dengan Budak pengawal.
Aku meminta mereka melatihnya agar dia tidak kaget dengan pertarungan dan bisa membiasakan diri.
Lagipula, Rain juga sangat bersemangat saat dia tau dia akan belajar berburu dan bertarung.
Setelah kami semua berkumpul dan menunggu sekitar lima belas menit, Raja Naga muncul dari portal bersama empat makhluk suci dan banyak Monster Rank S. Jika mereka berniat menginvasi kerajaan Mazica, maka kita hanya bisa menyerah. Kekuatan kami dengan mereka sangat tidak sebanding.
Marquiss Torstein tidak ikut menyambut karena masih disibukkan dengan proyek pembangunan yang lain.
"Selamat, Datang Yang Mulia Raja Naga, Semuanya"
"""""Selamat datang, Yang Mulia, Semuanya""""
"Martin, aku di sini. Um, siapa Mereka? "
"Yang Mulia Perkenalkan, ini tunanganku, Ela, dan ini anak-anakku Alice, Aira dan Airel dan dibelakang mereka adalah keluarga thunder tiger"
"Hou jadi ini thunder tiger yang dikatakan harimau putih itu. Mereka juga sepertinya sangat senang dengan anak-anakmu. Baiklah akan aku beri mereka berkah perlindungan Raja Naga juga."
__ADS_1
Mengatakan itu, Raja Naga melepaskan sihir perlindungan pada anak-anak dan Ela.
"""" Terimakasih, yang Mulia """"
"umu"
Anak-anak sepertinya sangat beruntung kali ini karena bertemu Raja Naga saat suasana hatinya sedang baik.
"Lalu, yang mulia, Apakah kita akan langsung melakukan balapan atau ingin Mengisi perut dulu? "
"Ah, Mari balapan dulu aku sudah tidak sabar untuk membantai mereka ini"
Dia mengatakan itu sambil menunjuk ke arah empat makhluk Suci.
"Yang mulia, Aku yang akan Menang"
"Maaf aku yang pertama kali mengendarai mobil, aku yang paling hebat disini"
Naga biru dan Harimau putih memberi respon pada pernyataan Raja Naga. Kura-kura hitam terlihat tidak peduli dan Phoenix merah hanya menutup matanya sambil tersenyum. Melihat Phoenix Merah membuatku merasakan kalau dia yang paling ahli disini.
Are~ apa mereka sudah sangat terampil mengendarai mobil?
Ini adalah mobil Rally yang sudah disiapkan olehku dengan biaya dari Raja Naga, Raja Mazica dan Paman Ronald. satu mobil bisa seharga 15 koin platinum.
Paman Ronald, aku masih memanggilmu paman karena aku sulit membiasakan diri memanggilmu Demon Lord, Maafkan Aku!!!
"Wow, ini mirip seperti di game yang aku mainkan. Kerja bagus, Martin!! "
"Senang mendengarnya, yang Mulia. Baiklah, Bagaimana kalau kita melakukan pemanasan dulu? "
Dengan usul itu, Raja Naga serta Empat Makhluk suci mulai berlatih menyesuaikan lintasan sirkuit.
"Ini sangat menyenangkan, Martin"
Raja Naga sangat bersemangat setelah mencoba beberapa kali. aku hanya terdiam disana setelah melihat kegilaan yang dilakukan raja Naga dan Makhluk suci. Jika ada pembalap rally disini mereka aku jamin hanya akan menangis dipojokan melihat skill yang digunakan Raja Naga dan empat makhluk suci.
"Baiklah Martin, Kami ingin segera melakukan Balapan"
"Baiklah yang mulia. tapi, hadiah apa yang ingin diperebutkan? "
"Hadiah? itu benar akan lebih menarik jika ada hadiahnya. apa menurutmu yang layak, Martin? "
__ADS_1
Ditanyai seperti itu, aku memikirkan kira-kira apa yang pantas dimiliki oleh orang yang sudah mencoba banyak hal?
Setelah Memikirkannya aku memutuskan akan memberikan Motor cross yang mungkin juga akan dinantikan oleh mereka.
"Baiklah, Bagaimana kalau aku memberikan Motor cross yang bisa di kendarai di tempat seperti ini juga. aku yakin yang mulia juga tidak asing dengan itu"
"Oohhh ide yang bagus. Aku menyukainya, aku akan menjadi orang pertama yang mengendarainya"
"Jangan Terlalu percaya diri, yang mulia"
Komentar raja Naga diintervensi Naga biru. sepertinya persaingan mereka mulai panas.
Aku meminta podium disiapkan dengan segera kepada beberapa bawahan tuan Torstein dan mereka mengatakan siap.
Setelah semua siap, mereka mulai membariskan kendaraan di lintasan. aku meminta salah satu pelayan sebagai gadis yang memandu start pertandingan.
sambil membawa bendera kotak-kotak hitam putih dia berdiri di depan semua mobil.
*Vroom vroom vroomvroom*
Suara deru mobil terdengar di arena sirkuit. banyak warga yang aku undang untuk meramaikan arena saat mereka sedang mengetes kendaraan.
Awalnya mereka sangat takut saat melihat banyak monster rank s tapi aku mengatakan tidak masalah dan nikmati saja.
Selain itu, aku juga sedikit membuka hiburan untuk warga Wilson dengan membuka pusat taruhan pemenang. Aku menginfokan ini ke Raja Naga sebelumnya dan dia juga menyetujui hal itu. menurutnya ini akan sangat menarik. bahkan monster rank s bertaruh dengan batu mana dari monster lain yang mereka buru.
"Baiklah semuanya, kita akan segera memulai pertandingan ini. tapi, sebelum itu, aku akan mengumumkan hasil taruhan yang sudah dirangkum. yang menjadi unggulan adalah......
Tentu saja, Yang mulia Raja Naga kita, Lalu disusul Harimau putih, Naga biru, Phoenix merah, dan terakhir kura-kura hitam.
ini diluar dugaan bahwa Harimau putih lebih diunggulkan dari pada Naga biru. bagaimana hasil akhirnya, aku juga tidak tahu.
Tanpa menunggu lebih lama lagi aku akan segera menghitung mundur"
Dengan instruksiku, gadis pelayan yang membawa bendera juga bersiap siap menyesuaikan perintahku. aku sudah menunjukkan bagaimana caranya mengayunkan bendera start.
"Tiga, Dua, Satu, MULAIIIIII!!!!! "
*VROOOOOMMMM*
Setelah instruksi itu dimulai, suara deru kendaraan mulai terdengar dengan keras. ini akan menjadi pertandingan balapan pertama didunia ini. suatu saat aku berharap ini akan menjadi populer dan menarik banyak minat dari warga dan tiap negara.
__ADS_1