
Sungguh pertemuan yang Luar biasa.
Aku hanya harus mengakui bagaimana kemampuan Baron Wilson ini.
dia berhasil menangani situasi tekanan dari para Raja.
Yah, bahkan makhluk rank SSS bisa dia taklukkan.
berdasarkan Kongres tadi, aku bisa menyimpulkan.
Wilayah Wilson akan menjadi wilayah terbaik di masa depan.
"Sepertinya tidak ada alasan bagiku untuk menahan hubungan Victoria dan Pangeran Rudy"
Memikirkan itu aku segera memanggil Victoria untuk datang ke ruanganku.
"Ibu, apa kamu memanggilku? "
"Benar, bukankah kamu sangat bahagia bisa bermain dengan pangeranmu hari ini? "
"I-ibu, bagaimana... "
" cukup, tidak perlu di jelaskan. karena keinginanmu begitu kuat, maka aku akan mengijinkan kamu dengannya"
"Benarkah, ib-"
"Tapi... "
Aku segera menekan rasa gembiranya itu.
"Sebagai anakku, Harga dirimu harus tinggi. wibawamu tidak bisa ditekan oleh selirnya jika ada. kamu hanya bisa tunduk pada raja, ratu, dan Aku"
"Aku mengerti, ibu"
"Baiklah, kamu bisa berdiskusi dengannya untuk mengatur raja mazica dan aku untuk bertemu dan membahas ini"
Dengan mendapatkan persetujuan itu dariku, dia segera keluar dengan perasaan sangat bahagia. Aku lalu meminta penasihatku untuk masuk.
"Aku menyapa yang mulia"
"Bangunlah maggy. aku memanggilmu karena ingin menanyakan analisismu untuk pertemuan tadi"
"Baiklah Tuan, aku akan memberikan tanggapanku.
Paling pertama adalah, kita sudah tertelan aura bawaan dari Baron Wilson.
Dia memiliki pembawaan menenangkan tapi itu seperti memaksa orang untuk mempercayai idealisme dirinya.
ini mirip seperti pedagang manusia yang membohongi mangsanya. Namun, dia berbeda.
Kita yang adalah orang berpendidikan seharusnya tidak mudah di bodohi jadi aku yakin dia adalah orang yang hebat.
Kemudian dengan dukungan dua makhluk rank SSS ditambah Kekaisaran demon, pilihan kita untuk bekerja sama adalah tepat. "
"Aku setuju untuk itu. dia memang berbeda. lalu siapa yang akan kita kirim ke sini? "
"Aku menyarankan Nona Milia"
"memang dia adalah yang terpintar dari semua, tapi, Bukankah dia sangat membenci laki-laki? "
"Yang mulia ratu, kehadiran Baron Wilson tidak membawa aroma seorang playboy. dengan skill penginderaan peka, aku bisa tahu itu. dia pasti akan bisa berada di sekitar Baron Wilson"
"Baiklah, Mari kita lihat reaksinya besok"
Dengan begitu, pertemuanku dengan Maggy berakhir di sini.
__ADS_1
***
Keesokan Harinya.
Aku menikmati sarapan yang disediakan oleh Baron Wilson.
mulai dari kemarin, aku sangat terpesona dengan makanan yang disiapkan.
Ah fasilitas yang disediakan juga sangat mewah, mulai dari kamar yang dingin plus pemandian air panas.
kasurnya juga sangat empuk. bila dibandingkan dengan kasurku, ini memiliki kualitas yang lebih baik.
Bisakah aku meminta kasur seperti ini juga?
lupakan itu dan mari kita makan.
Menu makanan kali ini adalah Sandwich dan segelas teh herbal.
rotinya memiliki kualitas terbaik karena sangat empuk. dagingnya sangat lembut. ini memang makanan yang cocok untuk sarapan.
Bagaimana dia bisa menjaga semua bahan tetap segar.
Tehnya juga bisa membuat suasana hatiku tenang.
Baron Wilson, kamu benar-benar orang yang menarik.
Memikirkan itu, aku segera menuju ke tempat pertemuan untuk melakukan tour di wilayah Wilson ini.
Saat kami semua berkumpul, sebuah kereta yang disebut mobil telah disiapkan. Yang akan menemaniku adalah seorang gadis bernama Riese.
"Yang mulia, silahkan masuk"
"umu"
Aku memasuki bagian dalam dan menduduki kursi yang menghadap ke pengemudi.
Ini juga tidak berbau seperti kereta kuda, sungguh sebuah inovasi.
"Yang mulia, Jika anda Harus, di meja depan Anda ada kulkas yang berisi minuman dingin."
apa, bahkan ada minuman dingin?
Aku segera membuka kulkasnya dan mengecek secara langsung disana ada sebuah botol yang sangat indah. tapi bagaimana cara membukanya?
Aku menanyakan pada Riese bagaimana cara membukanya dan segera di beritahukan. ternyata ini disebut cola dan botol itu disebut kaleng.
Ketika aku mencicipinya?
"i-ini meletup-letup di tenggorokanku"
"Benar yang mulia, ini akan meletup saat di nikmati. letupan itu adalah karbonisasi"
Aku dan anak-anakku semua terkejut dengan ini. Bahkan Milia sangat menyukainya. untuk Victoria, baiklah dia adalah seorang foodie jadi tidak perlu ditanyakan.
Tempat pertama kami adalah ladang. disana sangat luas dan terlihat sangat subur.
Aku meminta maggy mengecek kualitas tanaman dan seperti yang dikatakan, itu memang tumbuh tanpa sihir.
Ini sangat luar biasa, dengan ini semua pasti tidak akan kekurangan pangan.
kami kemudian mengecek panti asuhan.
Disinilah yang akan menjadi perhatian utamaku.
Teknik pendidikan di panti asuhan ini sangat luar biasa. mereka di ajari teori dan skill praktis untuk masa depan. artinya mereka saat di masa depan, siap terjun langsung di bidangnya masing-masing.
__ADS_1
Aku perlu mempelajari ini karena memang benar jika hanya mempelajari pelajaran saat ini, mereka tetap akan kesulitan di masa depan.
Tapi, yang paling penting adalah, bagaimana Baron ini bisa sangat kaya? menghidupi panti asuhan dengan anak sebanyak ini adalah suatu kesulitan besar.
setelah dari sana, kami menuju ke arena olahraga. ini adalah tempat pelatihan atlit. aku tidak mengerti itu tapi ini seperti pelatihan militer. hanya saja cara berperang mereka beda dari biasanya.
Ini memang sangat cocok digunakan sebagai pengganti perang dan tetap menunjukkan berapa superiornya suatu negara.
kami juga melihat bagaimana balapan mobil itu. ternyata ini memang memacu adrenalin mirip seperti balapan kuda.
Kami terus berkeliling dan akhirnya dibawa ke tempat berbelanja.
Disini banyak gaun yang sangat luar biasa. perhiasan yang berkilau hingga pakaian dalam.
Saat berbelanja, aku mencoba mengorek informasi dari Riese.
"Riese, kamu adalah tunangan tuan Baron bukan? "
"i-itu benar, yang mulia"
"Bagaimana perlakuannya padamu"
"itu... "
"jangan menceritakan padaku jika itu adalah sesuatu yang bersifat pribadi"
"Ti-tidak yang mulia. Tuan Baron adalah pria terbaik yang aku temui. aku pertama kali bertemu dengan tuan Baron adalah saat dia menolong aku di hutan kematian... "
Setelah mendengar cerita dari Riese, aku jadi paham dengan sikap dari Baron Wilson.
Dia sebenarnya tidak ingin berpoligami tapi dia juga tidak ingin melihat seseorang didekatnya bersedih.
Jika aku masih muda, mungkin aku akan senang mendekati Baron Wilson ini. tapi, biarlah itu yang akan menjadi tugas dari Milia "
Setelah tour, kami semua kembali ke kamar masing-masing dan aku memanggil Milia.
"ibu ada apa? "
"Milia, ibu ingin meminta tolong sesuatu padamu"
"Apa itu ibu? "
"sebelum itu, ibu ingin bertanya padamu. apa yang kamu pikirkan tentang Baron Wilson ini"
"hm, dari yang aku amati dan dengarkan. aku bisa yakin dia adalah pria yang baik"
"Benarkah? "
"tentu saja ibu, ada apa memangnya? "
"Ibu ingin kamu menjadi perwakilan yang akan mewakili kerajaan Luther disini. apakah kamu bersedia? "
Mendengarkan itu, aku kira Milia akan marah tapi ternyata dia malah sangat bahagia?
"Benarkah ibu? "
"eh~, kenapa kamu malah bahagia? bukannya kamu tidak suka berada di dekat laki-laki? "
"Ibu, aku sangat menyukai tempat ini. perpustakaan yang aku suka ada disini. di sana ada banyak buku-buku baru. aku ingin mempelajari semua yang ada disini"
"Baiklah-baiklah.ibu senang mendengar jawabanmu"
Setidaknya untuk urusan wakil, aku sudah menuntaskannya.
Aku berharap wilayah Luther bisa berkembang dengan bantuan dari Baron Wilson ini.
__ADS_1
------- Season 2 End --------