Merubah Hidup Dengan Skill Online Shop

Merubah Hidup Dengan Skill Online Shop
Chapter 33 - Pengumuman Seleksi


__ADS_3

Hari ini Marquiss Aegnor meminta semua orang berkumpul di Plaza kota. Sepertinya dia akan mengumumkan Perekrutan Ksatria dan staffku serta Tim Teater musikal.


Saat aku menuju ke arah Marquiss, Aku melihat Alicia berdiri di samping Marquiss dengan wajah yang memerah. Aku juga menjadi canggung saat melihatnya. Sial Semua ini karena Marquiss. Tapi dari yang aku lihat sepertinya tidak ada penolakan dari Alicia terhadap diriku.


Setelah semua Orang berkumpul, lima belas menit kemudian, Marquiss Aegnor dan Aku muncul di Atas panggung dan Marquiss memulai pengumumannya.


Dengan sihir Angin Suara Marquiss dapat terdengar di seluruh penjuru kota.


"SEMUANYA, SELAMAT PAGI! HARI INI AKU AKAN MEMBERIKAN BEBERAPA PENGUMUMAN PENTING! "


Semua orang terfokus saat Marquiss mengatakan itu.


"MULAI HARI INI HINGGA SATU MINGGU KEDEPAN, AKU SECARA KHUSUS AKAN MEMBUKA PENERIMAAN ANGGOTA KSATRIA DAN STAFF UNTUK WILAYAH WILSON DI UTARA MILIK BARON WILSON YANG BERADA DI SEBELAHKU"


Semua orang nampak terkejut. sepertinya ini sesuatu yang cukup spesial menurut mereka. mungkin karena Marquiss sendiri yang mengumumkan.


"LALU, YANG MULIA RAJA JUGA AKAN MENDIRIKAN KANTOR SENI YANG BERPUSAT DI KOTA AEGNOR INI, SELEKSI JUGA AKAN DILAKUKAN DARI SEKARANG HINGGA MINGGU DEPAN"


Para musisi dan Seniman jalanan sangat gembira mendengar ini. bagaimanapun, ini adalah kota seni dan budaya, mayoritas dari mereka sangat menyukai seni.


""""PANJANG UMUR YANG MULIAAAAA""""


Semua warga meneriakkan itu.


"BAIKLAH, SAAT MINGGU DEPAN, AKU AKAN MEMBERIKAN LEBIH BANYAK BERITA GEMBIRA UNTUK KALIAN, TOLONG NANTIKAN ITU"


Dengan begitu, pengumuman dari Marquiss telah berakhir. sekarang kami akan fokus menuju ke tempat perekrutan masing-masing.


Aku juga kembali dan bertemu dengan Riese dan yang lainnya.


"Tuan Andrei, Nyonya Nina, Kalian akan ke area penerimaan ksatria dan Staf, Tolong bantu aku mengawasi proses penerimaan, bagaimana seleksi dan pemilihannya. Ah Rain, Kamu juga bisa ikut kesana, ini akan bermanfaat untukmu,Bukankah kamu ingin menjadi pelindung yang lain? amati dan pelajari apa yang mereka ujikan"


""Baik Tuan""


"Aku mengerti, Paman"

__ADS_1


"Lalu, sisanya, kita akan ke area seleksi kantor seni. mari kita lihat kualitas seni di wilayah ini."


"""" Oooohhh""""


Dengan begitu, Kita berpisah dan menuju area masing-masing.


Shiro dan satu anaknya, Apakah itu namanya scott? itu yang Rain namakan. mereka mengikuti Rain dan ayah serta ibu Anna ke area seleksi ksatria dan staff.


Yuki dan 3 anaknya mengikuti ke area seleksi kantor seni. Yah bagaimanapun ketiga gadisku sangat menyukai anak-anak thunder tiger. mereka selalu membawanya kemana-mana.


Tidak lama setelah berjalan, kami sampai di area seleksi.


"Selamat pagi, Tuan Baron, Aku Peter, Kepala Pelayan tuan Marquiss, Aku akan mendampingi anda dalam melakukan seleksi"


"Ah, Peter selamat pagi. Kalau begitu, Ayo antarkan Aku ke dalam. Kita bisa membuka seleksinya satu jam dari sekarang setelah aku selesai mengecek semua peralatan. "


Kami kemudian masuk di ruang yang mirip dengan aula penjualan budak. Aku mengecek semua peralatan yang tersedia.Ada beberapa perbaikan kecil tapi itu bisa segera ditangani.


Setelah semuanya siap, Aku akan mulai dari seleksi sutradara. sutradara adalah jiwa dari semua yang berkaitan dengan Teater. karena sutradara yang akan menyusun cerita dan menentukan hasil dari dramanya. lalu selanjutnya adalah aktor dan Aktris. kemudian para penari latar dan terakhir adalah tim orchestra.


Aku memberitahu Peter tahapan seleksinya. lalu Peter mengusulkan bagaimana kalau membawa cerita terbentuknya negara Mazica ini sebagai permulaan. memikirkan itu, aku setuju untuk itu karena itu merupakan awal yang baik. dia lalu membawa buku sejarah itu dan memberikannya padaku.


"Hmm, kisah yang menarik, ini cocok sebagai tes pertama kita"


Setelah mengatakan itu, aku meminta Peter untuk menulis rincian tes dan membuat papan pengumuman didepan serta membiarkan seseorang terus berbicara dan mengumumkan apa yang akan diujikan. ini bermanfaat untuk orang yang tidak pandai membaca.


Dengan Begitu, Ujian Kali ini resmi dimulai.


****


POV Peter


Hai aku adalah pelayan Marquiss, Peter. Aku ditugaskan Marquiss Untuk menemani tuan Baron dalam melakukan seleksi penerimaan tim Teater.


Aku awalnya skeptis dengan ini. Aku bingung kenapa Yang mulia Raja dan Tuan Marquiss mempercayai Tuan Martin dalam melakukan ini.

__ADS_1


Namun, setelah mengikuti tuan Martin, aku mengetahui bahwa aku yang terlalu naif, level kemampuan tuan Martin menurutku sudah melebihi Bahkan Duke dalam hal pengetahuan. Dia mampu menyusun hal yang rumit seperti Teater musikal. Dari yang aku tahu, Teater musikal ini juga merupakan ide tuan Martin. Dia benar-benar luar biasa.


Aku juga terkejut saat memulai tes sutradara, dia bahkan tidak meminta alat tulis dan kertas yang merupakan bahan mahal namun dia menyiapkan itu sendiri.


"Bagikan ini, Ke para peserta dan suruh mereka menulis dialog cerita"


"Baik, Tuan"


Aku sangat terkejut melihat kualitas kertas dan alat bernama ballpoint ini!!!!


Dari mana tuan Martin mendapatkan alat-alat seperti ini.


Dengan gugup aku mengambil kertas dan alat tulis itu lalu membagikan ke para peserta.


Syukurlah para peserta hanya memikirkan ujian. aku harus menginfokan ini ke Tuan Marquiss.


"Baiklah, Ujian akan dimulai, Aku akan meminta Kalian membuat dialog dan alur dari bagian-bagian cerita berdirinya Kerajaan Mazica. Dikertas kalian sudah aku tulis bagian mana yang harus kalian buat sebagai dialog. Tuan Peter di sini akan menjadi pengawas kalian, yang sudah selesai bisa kumpul ke tempatku. waktu kalian 2 jam dimulai dari sekarang"


Setelah tuan Martin mengatakan itu, aku berkeliling dan melihat bagaimana para peserta menyusun cerita.


Setelah 2 jam, Mereka selesai menyusun naskah dan mengumpulkan itu ke tuan Martin.


***


POV Martin


"Baiklah, Peter, Riese, Anna, Mari kita baca dan nilai kualitasnya. "


Aku sudah menyuruh Riese dan Anna mempelajari contoh naskah yang aku beli di online shop. aku tidak menyangka online shopku bahkan sampai menjual naskah.


Peserta yang mengikuti ujian sutradara sekitar 50 orang.


Aku mulai memeriksa dan menemukan bahwa mereka cukup berbakat secara umum. Aku bisa membayangkan ekspresi pemeran dalam naskah ini.


Kurasa aku bisa membuat Teater musikal dengan lancar kali ini.

__ADS_1


Semangat, Dirikuuu!!!!


------ ------ ------


__ADS_2