
POV Alicia
"Anna, lebih masukkan perasaanmu di not itu"
"Baik Nona Alicia"
Aku mengoreksi permainan musik piano Anna dalam persiapan Olimpiade. kami para guru kelas lanjut mendapat kehormatan bertugas dalam melatih siswa dalam persiapan Olimpiade.
kami melakukan pelajaran Tambahan saat kelas selesai hingga jam enam sore. Anna bersama seorang lagi yaitu Rocky akan menjadi pemain utama. Rocky ini berasal dari wilayah Aegnor dan sudah terkenal sebelumnya karena dia mantan musisi jalanan.
Awalnya aku merasa cukup lelah dengan pelajaran intens ini tapi saat melihat Anna dan Rocky yang sangat bersemangat, aku berpikir bagaimana aku bisa merasa lelah saat anak muridku begitu termotivasi.
Permainan Piano utamanya adalah simfoni dimana pemain mengintegrasikan perasaan ke dalam piano dengan sempurna.
Anna adalah orang yang sangat berbakat, harus aku akui kalau dia adalah bakat nomor satu dalam musik.Dia bisa segera menguasai permainan dalam beberapa kali mencoba.
Ini yang orang bilang terlahir untuk musik. bahkan bila diukur, bakatnya lebih besar daripada para elf di wilayah Aegnor.
Kali ini aku meminta mereka berlatih lagu Beethoven fur Elise dan moonlight sonata. seharusnya mereka bisa menang dengan ini apalagi lagu ini belum pernah terdengar.
Lagu-lagu yang di perkenalkan martin memang sangat luar biasa. mereka adalah karya klasik di bumi dan di sini seharusnya menjadi klasik juga.
Ada beberapa lagu klasik disini yang bisa menyamai lagu klasik dibumi tapi bisa aku pastikan setiap peserta lain akan membawakannya juga.
Olimpiade ini juga untuk pertama kalinya di lakukan dan diikuti oleh semua negara timur. Perlu kalian tahu ada beberapa negara yang berisi hanya satu Ras. contohnya negara para elf Alfheim.
Mereka akan menjadi salah satu lawan utama kami disana. Elf di wilayah Alfheim dan elf di wilayah Mazica berbeda secara pikiran.
Kami lebih terbuka dalam pola pikir sedangkan elf di Alfheim lebih konservatif dan tertutup.
Baiklah, Mari kembali ke musik. Lagu yang dibawakan haruslah menggugah perasaan karena itu aku lebih tertarik dengan lagu-lagu dari dunia Martin.
Aku sudah menonton banyak pemain musik klasik dari dunia Martin dan aku sangat mengagumi mereka terutama Beethoven. aku tidak mengatakan yang lain lebih buruk ini hanya masalah selera saja.
"Baiklah, Cukup sampai disini. Mari kita akhiri tambahan pelajarannya"
"Ah terimakasih ibu Alicia"
__ADS_1
"Terimakasih kerja kerasnya, ibu Alicia"
Anna dan Rocky mengucapkan terimakasih atas latihan hari ini.
Saat kami selesai, aku mentraktir mereka makanan ringan di kantin dan kami mengobrol sebentar disana.
Setelah itu, aku dan Anna menuju ke tempat pelatihan Riese untuk pulang bersama.
****
POV Riese
Hai, Riese disini. aku akhir-akhir ini menjadi sangat sibuk dengan persiapan Olimpiade. Aku menjadi Ace dalam kategori teori sihir. ini karena aku menguasai kimia yang paman Martin ajarkan.
Dalam teori Sihir, Para alkemis akan selalu menjadi nomor satu karena mereka sangat mengerti dan memahami penggunaannya. Awalnya di Kerajaan Mazica, Teori Sihir tidak bisa dikembangkan dan orang dengan skill alkemislah yang bisa menggunakannya. mereka para alkemis secara naluriah mengerti cara memodifikasi Sihir untuk suatu keperluan.
Kalian ingat Sihir cahaya untuk penerangan?
Pada dasarnya alkemis menggunakan teori penyimpanan energi ke dalam sebuah kaca sehingga itu akan bisa digunakan dalam jangka panjang. Ada kekurangan untuk itu yaitu jika kita memasukkan Sihir cukup banyak, cahaya di kaca bisa saja tidak akan redup selama seminggu dan itu akan merusak sistemnya.
Teori Sihir pada dasarnya berkaitan dengan pembuatan penelitian dan menemukan sesuatu. misal penemuan lampu cahaya, obat-obatan, meriam Sihir dalam perang, dan masih banyak lagi.
Mari ambil contoh Rain yang dulunya harus mencuri demi membeli obat penurun demam Airel. ini dikarenakan harganya yang sangat mahal dan efektifitas obatnya yang rendah.
Aku melihat obat paman Martin yang memiliki efektivitas baik dan langsung menjadi tertarik dengan ini.
kami mencari cara dan membuat serbuk bubuk paracetamol dan menemukan cara paling mudah yaitu membayangkan bagaimana senyawa saling mengikat dan dikeluarkan dalam bentuk bubuk dan setelah itu memadatkannya.
Ini adalah cara sintetis paling mudah menurut paman Martin. aku berlatih selama tiga bulan membayangkan itu sampai akhirnya aku bisa melakukannya.
Masalah terbesar yang harus di atasi adalah mengimajinasikan ikatan antara unsur-unsur tersebut lalu menyesuaikan dalam bentuk bubuk padat.
pelatih kepala kami adalah ibu guru roana yang bertugas sebagai pengajar alkemis. dia juga sudah belajar banyak dari paman Martin mengenai metode ini.
"Riese, aku rasa kita akan memenangkan perlombaan kali ini"
"Ibu Roana, aku akan berusaha sebaik mungkin"
__ADS_1
kami belajar dan saling membantu dalam perkembangannya.
Perbedaan hasil dengan obat yang paling terkenal adalah jika kita menggunakan indeks 100 persen dalam hasil penuh maka obat paling terkenal di sini hanya mampu mengatasi sebanyak 40 persen sedangkan obat penurun demam yang aku dan nona Roana kembangkan sekarang adalah 80 persen.
Target tujuanku sendiri adalah ingin membuat ini dalam dua bentuk yaitu padat dan cair. Cair akan sangat berguna untuk membantu anak-anak.
lalu padat akan bisa kami fokuskan untuk orang dewasa.
masalah terbesar adalah bagaimana bentuk cair ini tidak ditumbuhi bakteri yang bisa merusak obat. kami fokus dalam mencari cara itu sekarang.
Sambil menyiapkan itu, kami juga menulis jurnal laporan sebagai bukti bahwa ini hasil yang kami kembangkan. ini akan berfungsi sebagai gak paten juga sehingga tidak bisa ditiru negara lain.
Hak paten disini lebih digunakan untuk memonopoli perdagangan sehingga menghasilkan keuntungan terbesar dari negara itu. selama ini, kami hanya bisa membeli dari negara randoll untuk obat-obatan.
Aku harap dengan penemuanku, warga negara kerajaan Mazica bisa menjadi sehat dan hidup lebih bahagia.
Ah, satu hal lagi yang belum aku ceritakan. Khasiat obat ini tidak seampuh obat paman Martin. mungkin bisa dibilang ini dua puluh persen kemampuannya dibandingkan obat paman Martin.
"Baiklah, Riese, Mari kita cukupkan sampai disini"
Aku dan Nona Roana mengakhiri pelajaran tambahan kami disini.
"Terima kasih atas kerja kerasnya, Ibu Roana"
"Kamu juga, Riese"
Tepat saat pelajaran tambahanku selesai, Anna dan Ibu Alicia datang menjemputku.
"Riese, Apakah pelajaranmu sudah selesai? "
"Anna, aku baru saja selesai"
"Ayo pulang bersama-sama"
"un"
Sambil berpamitan dengan ibu Roana, aku, Anna dan Kak Alicia pulang bersama-sama ke rumah.
__ADS_1
Aku bersyukur bisa menjalani kehidupan ini. Ayah, Ibu, terimakasih sudah melahirkan aku ke dunia ini.