
Aku menuju ke tempat pernikahan. Pernikahan ini sendiri akan di laksanakan di gedung opera Wilson.
Ini adalah pernikahan pertama yang dihadiri langsung oleh banyak Raja.
yang akan memberkati kami adalah raja Naga dan Raja ular. Dunia ini sangat dipengaruhi sihir.
Raja naga dan Raja ular memiliki kemampuan pemberkatan tertinggi dimana siapapun yang melanggar sumpahnya dalam pernikahan akan langsung hangus terbakar hingga menjadi abu.
Hanya mereka yang bisa memodifikasi sihirnya tapi itu harus dilakukan oleh kedua orang itu.
Saat tiba di gedung Opera, aku berjalan menuju lantai dua. Acara dilakukan di Lantai dua gedung opera.
"Mari Kita sambut, Pengantin pria kita, Baron Wilson"
Orang yang menjadi MC acara adalah salah satu pemain Teater musikal, Wilma.
Dia memiliki pembawaan yang luwes dan lancar.
aku berjalan ke atas panggung dan disana sudah menunggu dua orang dengan pakaian gaun merah dan gaun hitam. itu adalah raja naga dan raja ular.
Dalam perjalanan, aku melihat para tamu yang hadir. disana, ini pertama kalinya aku melihat paman yang menangis.
Marquiss aegnor juga berusaha menahan tangis dan menunjukkan ketegaran tapi matanya Berkaca-kaca.
Duke William hanya diam tapi sepertinya tubuhnya gemetar.
Ini juga pertama kalinya aku melihat kakak-kakak dari alicia dan Ela.
mereka menyapaku dengan sangat ramah.
kakak ela memiliki cukup banyak pasangan.
Ada juga Riese dan Anna yang duduk menemani Putri Elsa.
Teman-teman di akademi juga hadir.
Para perwakilan wilayah juga menuju ke raja-nya masing-masing untuk menemani mereka.
Sisanya adalah Warga Apartemen yang juga datang.
"Martin, akhirnya kamu akan memiliki keturunan. kamu harus membiarkan aku melatihnya sebagai bagian dari kami kelak"
E~h , raja naga ingin menjadi wali anakku nanti?
"Hei raja kadal, anaknya adalah milikku. anak itu akan menjadi bagian dariku"
"Tu-tunggu, raja Naga, Raja Ular, Mari bicarakan hal itu nanti"
mereka berbicara terlalu cepat tentang anak.
"hmph"
"hmph"
Seperti biasa, mereka akan selalu ribut.
Setelah itu, Wilma memanggil para pengantin wanita.
Disana Aku melihat Eva berjalan paling depan ditemani dengan Alice sebagai Pendamping pengantin. dibelakangnya ada Ela yang di temani Aira dan Alicia paling akhir ditemani oleh Airel.
dengan Gaun putih yang indah, mereka berjalan masuk.
Apakah ini gambaran saat mereka menjadi seorang ibu nantinya?
Penampilan mereka membuat semua tamu berdecak kagum.
Mereka benar-benar seperti malaikat yang turun dari langit.
__ADS_1
Ups, maaf ada ras malaikat disini.
"Para pengantin, silahkan menaiki panggung"
Mereka sampai di atas dan menatap langsung ke arahku.
"Kalian sangat sempurna"
Aku, tanpa berpikir panjang, melontarkan kata-kata itu pada mereka. ini membuat aku kembali merasa sebagai orang paling beruntung.
"Paman, Bagaimana dengan Alice"
"bagaimana denganku juga paman"
"Airel juga, Airel juga!! "
Anak-anak gadis malah menjadi bersemangat menunggu penilaianku.
"Hei, gadis-gadis paman semuanya sangat cantik. "
semua tertawa saat mendengar pertanyaan dari para Anak-anak gadis.
Selanjutnya raja Naga dan Raja Ular mulai memberkati kami dengan mantra pengikat dimana kami tidak boleh berselingkuh sama sekali.
"" Aku, Raja Naga/Ular, Kami memberkati pernikahan ini dengan mengikat kalian pada pernikahan yang suci ini. Martin Wilson, kamu hanya akan memiliki Eva, Eleanor, Alicia, Riese dan Anna dalam hidupmu. perselingkuhan yang disengaja sangat tidak diperbolehkan. Jika terjadi, kalian Akan langsung terbakar hingga menjadi Abu""
"""" Terimakasih """""
Dengan begitu, upacara pemberkatan selesai dan kami menuju tempat para tamu di mana keluarga pengantin berada.
Kami juga perlu meminta berkat dan restu dari mereka semua.
"Martin, jagalah Eva menggantikan kami. ingat, dia masih kuliah, ufufufu"
Ini adalah pesan bibi padaku.
"Martin, Aku percayakan Eva Padamu. Dia anak kami satu-satunya. Bahagiakan juga semua istri-istrimu. Kamu adalah pria yang bertanggung jawab bukan? "
Paman Ronald mengingatkan aku tentang bagaimana tanggung jawab yang aku pikul.
Itu benar, paman tidak hanya meminta aku memperhatikan Eva tapi semua harus akun perlakukan dengan baik.
Aku akan mengingatnya, Paman.
Kemudia pesan dari Duke William.
"Martin, Terima kasih telah menjaga Ela selama ini. mohon jaga dia untuk seterusnya dan selamanya. perhatikan juga wanita-wanitamu yang lain jadilah orang yang adil. "
lalu pesan dari nyonya William.
"Martin, wanita adalah makhluk emosional. kamu harus lebih sabar dan tetap kuat."
Pesan yang singkat tapi sangat tepat. aku baru saja mengalaminya.
Kemudian kami menuju ke nyonya aegnor.
"Martin, jagalah mereka semua. alicia mungkin masih kekanak-kanakan tapi dia adalah anak yang baik. aku harap kalian semua hidup dengan bahagia"
"Terimakasih Nyonya Aegnor"
"Hei, Bukankah kamu sudah harus memanggil kami semua ibu? "
Ibu....
kata-kata yang sudah lama tidak keluar dari mulutku.
kenangan manis dan pahit dengan orang tuaku melintas di pikiranku.
__ADS_1
Aku mengingat bagaimana mereka menyayangiku dan bagaimana juga mereka meninggalkanku.
Apakah kalian melihat pernikahanku ini, ibu, Ayah?
Mataku sedikit Berkaca-kaca.
"I-ibu.. "
"Bagus sekali, anakku"
Nyonya Aegnor kemudian memelukku sebentar dan menepuk bahuku.
Terakhir, ini adalah pesan dari Marquiss Aegnor.
"Martin, semua sudah Berpesan hal-hal baik padamu. aku merasa itu sudah cukup banyak. aku hanya berharap kamu cepat-cepat memberi kami cucu. ahahahah"
Marquiss memang sedikit berbeda. pesannya sangat mirip dengan kaum muda mudi di bumi.
Kami selesai dengan pemberkatan dari orang tua di kursi tamu dan kembali ke atas panggung.
Diatas panggung, aku segera meminta semua orang untuk menikmati pesta pernikahan ini.
"SEMUANYA, TERIMA KASIH TELAH DATANG KE SINI, DENGAN INI, MARI KITA NIKMATI PESTA PERNIKAHAN INI. ITU SAJA! "
Dengan begitu pesta pernikahanpun dimulai.
***
"Zen, apa persiapannya sudah selesai? "
"tenang saja lusi, ini adalah obat yang sekali teguk bisa membuat orang tidak sadarkan diri dan berhalusinasi"
"Apakah tidak berbahaya? "
"Tenang saja, itu hanya halusinasi berhubungan s**"
"Baiklah"
"Nana, bagaimana dengan minuman yang kita siapkan sebagai kado?"
"Aku sudah membawanya"
"Kerja Bagus, kita akan menyelesaikan hal ini di mansion nanti"
***
"penasihatku, Bagaimana persiapan kita? "
"Tenang saja yang mulia. aku sudah meminta Lisa untuk terus menempel saat Baron Pulang dengan alasan menjaga anak-anak. saat lengah, lisa akan membuatkannya teh dengan percampuran bubuk penguat nafsu"
"Bagus, Aku harap rencana ini berhasil"
****
"Milia, Bagaimana persiapanmu? "
"Ibu, dari analisisku, akan sangat sulit menyerang disaat ini."
"Lalu, Apakah ada cara? "
"Hmm, aku rasa Cara terbaik adalah menolong Baron dan membuatku mendapatkan simpati. aku merasa akan ada banyak insiden disini"
"Baiklah, kamu harus selalu mengamati Baron dengan cermat"
***
Dengan begitu, tirai kekacauan akan segera dibuka.
__ADS_1
Insiden pernikahan akan segera terjadi.