
Setelah mengantarkan Cleora pulang, Jeff memacu motor balapnya ke rumah omanya dengan kencang.
Dia sudah ngga sabar mengatakan pada omanya kalo dia sudah punya pilihan sendiri.
Jeff pun tau kalo omanya-Oma Saraswati ngga menyukai perjodohannya dengan Eleanor. Bahkan cukup keras menentang.
Tapi waktu itu hubungan Jeff dan Cleora memburuk, jadi dia ngga bisa mengatakan apa apa untuk menolak perjodohan ini.
Tapi sekarang sudah berbeda. Cleora sudah menerimanya kembali jadi kekasihnya. Dia akan meminta dukungan Oma Saraswati. Kalo perlu Jeff akan memohon. Dia terlalu mencintai Cleora. Apa pun akan dia lakukan.
Jeff memiliki daddy keturunan Amerika canpuran, berasal dari opanya. Tapi omanya pribumi. Sedangkan dari pihak maminya tulen Amerika.
Keluarga omanya yang pribumi cukup terpandang karena masih memiliki garis keturunan darah biru, dan sebagai pengusaha besar kerajinan kayu jati dan tembakau yang rutin di diekspor ke luar negeri.
Omanya juga pernah menentang perjodohan ini karena menginginkan Jeff menikah dengan gadis pribumi seperti dirinya. Apalagi Jeff cucu laki laki satu satunya. Tapi beliau ngga bisa bertindak apa apa karena waktu itu Jeff setuju setuju saja dengan perjodohannya.
Jeff terkejut begitu sampai di depan pintu rumah omanya, daddy dan maminya sudah ada di sana. Kakak dan adik perempuannya juga sudah ada. Begitu juga oma dan opa dari maminya. Mereka sedang bersitegang.
"Itu Jeff," seru daddynya lega karena Jeff muncul juga. Kalo saja Jeff sudah ada dari tadi, urusannya ngga akan ruwet begini.
"Baguslah. Jeff, besok kita semua harus pergi ke rumah Eleanor. Orang tuanya ada di sini," sergah Oma Amerika-Oma Ruby gembira melihat kehadirannya.
Mereka datang mencari Jeff, tapi besannya tidak mau mengatakan dimana keberadaan Jeff.
"Jeff ngga akan kemana mana," seru Oma Pribuminya-Oma Saraswati galak.
"Kamu hanya mengasuhnya saat dia sudah SMA. Tapi kami sejak Jeff masih bayi," nggak kalah galak Oma Ruby membentak.
"Kamu yang memaksa mengasuhnya waktu bayi! Kenapa sekarang protes!" Ngga kalah tegas Oma Saraswati berkelit dengan nada sinis.
Waktu itu Oma Saraswati hanya bisa sesekali menjenguk cucu laki lakinya karena jarak membentang yang jauh. Tapi saat SMA, tiba tiba saja daddynya-putra Oma Saraswati, meminta agar Jeff diasuh beliau.
__ADS_1
Tentu saja Oma Saraswati sangat bahagia dan langsung setuju. Beliau dan suaminya pun sangat memanjakan Jeff.
Kedua Opa Amerikanya memijat kepala melihat pertengkaran yang sedang terjadi di antara istri istri mereka. Sudah sejak dulu kala ngga pernah bisa akur.
Daddy dan maminya saling pandang.
"Jeff, kamu mau, kan, menikah dengan Eleanor. Dia cantik dan baik. Daddynya pernah menolong saat kita terpuruk," bujuk maminya lembut tapi membuat darah tinggi Oma Saraswati langsung naik.
"Enak saja. Itu karena kalian ngga minta bantuanku....!"
"Mereka juga ngga minta bantuan kami. Tapi kami langsung setuju saja," sambar Oma Ruby keras membela putrinya.
Beliau dan suaminya cukup fasih berbahasa Indonesia karena selama sepuluh tahun, keduanya pernah tinggal di Indonesia, mengurus bisnis di pertambangan.
"Kamu...!"
"Ma, aku sudah berjanji akan menjodohkan Jeff dengan Eleanor saat menerima bantuannya. Aku ngga mungkin mengingkarinya tanpa alasan yang jelas" bujuk Daddy Jeff dengan tatapan memohonnya pada ibunya-Oma Saraswati. Meminta pengertiannya.
Ngga mungkin dia membatalkan perjodohan ini, dengan alasan ibunya ngga suka gadis bule.
"Siapa?" tanya Oma Saraswati sambil menatap cucu kesayangannya dengan hati membuncah senang.
Syukurlah, sorak Oma Saraswati dalam hati
Ternyata pilihan cucu gantengnya gadis pribumi. Bukan bule.
Pasti lebih cantik, batin Oma.Saraswati lagi dengan menatap sinis Oma Ruby, besannya yang sangat menyebalkan.
"Kamu jangan asal bicara," Oma Ruby membentak Jeff, ngga terima Jeff memfitnah tunangannya. Dia tau kalo Eleanor mengingjnkan Jeff.
"Cleora. Anaknya uncle Kalill."
__ADS_1
"Oma setuju." Restunya langsung turun begitu Jeff selesai menjawab, karena beliau sudah sangat mengenal Cleora. Juga Alva dan Glen sebagai opanya Cleora.
Jeff terharu karena Oma Saraswati selalu berada di pihaknya. Tanpa harus memohon, omanya sudah mendukung pilihan hatinya.
Yang lainnya terdiam. Tentu saja mereka tau karena pernah bertemu dan juga sangat tau siapa Kalil dan kerajaan bisnisnya.
"Kalo Eleanor suka sama siapa?" tanya Oma Ruby melembut. Mendengar nama Cleora, hatinya yang keras mencair.
"Aku ngga bisa bilang. Tapi dia hanya gunain aku untuk dapatin laki laki yang dia mau." Jeff ngga mungkin mengatakan yang sebenarnya. Perdebatan ini akan semakin panjang nantinya. Dan akan jadi melenceng dari tujuan awal.
"Serius?" kali ini suami oma Amerikanya bersuara, Opa Hans. Meminta kepastian. Dirinya ngga terima kalo cucu kebanggaannya dihina seperti itu.
Lebih baik pertunangan ini diputuskan secepat mungkin, batinnya tegas.
"Ya, opa."
Kembali mereka terdiam dan saling pandang.
"Oke. Daddy akan bicara bicara dengan daddy Eleanor," putus daddy Jeff di tengah keheningan. Daddynya tau Jeff ngga akan berbohong demi tujuannya tercapai. Walau dalam hati penasaran, siapa tujuan Eleanor sampai harus memanfaatkan Jeff.
Baru kali ini Jeff membantah. Kalo Jeff sampai bersikeras begini, sudah dipastikan memang ada yang janggal dengan Eleanor. Dia pasti akan menanyai Jeff lebih detil lagi. Tapi nanti, ngga sekarang, karena suasananya baru saja kondusif
Suasana masih sunyi. Ketegangan masih terasa walau sudah sedikit berkurang.
Ngga ada bantahan. Karena kalo Jeff memilih Cleora, artinya imbang. Dalam hati Oma Amerika-Oma Ruby pun sudah langsung setuju.
Beliau juga sudah mengenal Cleora, teman Jeff waktu SMA dan kuliah. Gadis itu juga cantik sekali dan pintar. Ngga nyangka kalo keduanya memiliki hubungan spesial.
Tapi Oma Ruby ngga bisa langsung mengatakannya di depan Oma Saraswati. Dia gengsi mengaku di depan besannya yang selalu meremehkannya itu.
Jeff tersenyum lega. Jalannya bersama Cleora sudah mulai terbuka.
__ADS_1
Biarpun Eleanor menyangkal, Jeff ngga akan peduli.
Dia yakin sekarang daddynya akan menyetujui pilihannnya dan membantunya memutuskan pertunangan ngga jelasnya ini.