
Sementara itu waktu berlalu, pergi tanpa dapat di ingat kembali. Sayangnya, jam yang terus berdetak menambah masa lalu dan mengurangi masa depan.
Di ruang tengah milik keluarga Abimanyu, Karlina mengangkat telepon dari putra pertamanya.
"Baby laki-laki?"
Karlina sumringah mendengar berita dari putranya, Eyang dan Abimanyu juga ikut tersenyum bahagia.
"Jadi kapan kalian pulang ke rumah? Ibu kangen. Acara nujuh bulannya sudah kami persiapkan loh, Den." Karlina antusias, hanya wanita itu yang mau Raden ajak bicara.
📞 "Nanti sore."
"Baiklah, kalian hati-hati, jaga selalu Alula untuk Ibu." Pesan Karlina.
📞 "Pasti." Karlina mematikan sambungan setelah saling mendoakan satu sama lain.
Eyang beralih pada putranya. "Ambil perhiasan ku untuk Alula Abi. Aku mau Alula yang mewarisi nya." Ujarnya.
"Terima kasih Ibu." Karlina menundukkan wajahnya bahagia. Apa pun alasan tawanya hanya di dedikasikan kepada anak-anaknya.
"Sama-sama Lina." Eyang menyentuh lengan menantu kesayangannya.
Mendengar utusan Eyang Shinta, Abimanyu bangkit dari duduk lalu melangkah pergi menuju kamar miliknya. Dia Arahkan kakinya pada satu ruangan yang jarang dia masuki. Yaitu ruangan khusus untuk brangkas.
Lisya yang sedang menyisir rambut segera mengikuti langkah kaki suaminya, biasanya ada hal yang akan dia dapatkan jika Abimanyu memasuki ruangan tersebut.
"Mas." Panggil nya menyengir.
"Hmm?" Abimanyu masuk dan membuka satu brangkas berukuran besar yang berisi perhiasan antik ibunya dengan sidik jari.
"Mas mau apa?" Tanya Lisya meringis. Mungkin setelah semalam dia protes, Abimanyu akan segera meminta maaf dengan memberikan perhiasan.
"Ambil perhiasan Ibu." Jawab Abi.
"Buat?"
__ADS_1
"Lula."
Sontak senyum manis Lisya pun meredup. "Lula lagi?" Decak nya kesal.
"Hmm."
"Bukanya kemarin Mas sudah kasih banyak banget berlian? Sekarang Ibu mau kasih perhiasan antiknya yang harganya puluhan milyar?"
"Ini semua milik Ibu, jadi terserah dia mau di berikan kepada siapa."
"Aku mana?"
"Kamu sudah mendapatkan bulanan yang cukup besar setelah menjadi istriku, masih bertanya seperti itu?"
"Aku juga mau di kasih perhiasan kayak Alula." Lisya mencebik kan bibirnya.
Abimanyu menoleh pada Lisya. "Kamu sendiri mau hamil tidak?"
"Gimana bisa hamil? Kalo sekarang Mas Abi jarang tidur di kamar ku. Mas lebih senang bersama Mbak yu." Protes Lisya.
Lisya terdiam tanpa kata. Jadi rupanya Abimanyu sudah tahu semua yang dia lakukan selama ini, dan anehnya tidak protes, itu berarti kehamilannya pun tidak begitu penting apa lagi di nantikan.
...----------------...
Di lain tempat. Alula Humaira telah bertransformasi menjadi wanita hamil yang menggemaskan, menjadi ibu di usia muda adalah hal yang tidak sama sekali terpikirkan.
Kedewasaan dan pengertian Raden membawanya pada biduk rumah tangga yang tentram.
Di sela aktivitas belajarnya, Alula juga harus membagi waktu menjadi seorang menantu dan ibu hamil.
Ada saatnya Raden mengantarnya senam kehamilan, Karlina mengajaknya melakukan kegiatan rohani, lalu Galang masih setia menjadi seseorang yang selalu ada di dalam kampusnya.
Semenjak kejadian di kamar hotel, Sindy Cherry dan Hana sudah tidak lagi berani macam-macam pada Alula, mereka sekarang hidup sederhana, memakai angkot saat berangkat kuliah dan memakai pakaian biasa.
Kabarnya perusahaan ayah-ayah mereka mengalami penurunan drastis dan menyebabkan kebangkrutan.
__ADS_1
Dari sini mereka tahu bahwa Raden memegang kendali pasar orang-orang yang terkena blacklist kekuasaan crazy rich CEO nya. The Rich Man, apa saja mampu dia gulingkan hanya dalam satu kali jentikan jari.
Siang ini Alula masih di tempat kuliah, ada tempat khusus yang Raden berikan untuk Alula beristirahat, di sana lah Alula membuat komik dengan pen display mahalnya.
150 episode My Posesif Rich Man sudah rilis, dan tanggapan semua orang memuji kualitas gambar yang Alula buat, tapi yang namanya cerita, sudah pasti ada yang pro dan banyak yang kontra.
Alula sempat down saat alur yang dia sajikan tidak sesuai kriteria pembaca, tapi lagi-lagi Galang menguatkan dirinya sebagai seorang di balik layar yang perlu di acungi jempol.
Penghasilan dari komik tidak banyak jika di bandingkan dengan jatah harian Alula dari suaminya, tapi kesenangan dalam berkarya tidak akan bisa di nilai dengan materi.
Bisa mendapat dua persen saja dari jatah hariannya. Alula sudah cukup bahagia.
My Posesif Rich Man adalah karya pertama dan mampu menghasilkan uang untuk Alula.
Ponsel di mejanya bergetar, Alula segera membuka dan mengindahkan pesan teks dari suaminya.
📥 Om suami. "Om jemput?" Pada akhirnya Raden setuju dengan sebutan Om. Dahulu dia tidak biasa menyebut dirinya Om. Tapi Alula bilang itu supaya Raden sadar umur.
📤 Alula. "Iya, ini sudah selesai kok, Lula tunggu di kampus, Ayu lagi ada kelas makanya Lula cuma sama Om Bas di sini, kita jadi pergi ke dokter kan?"
📥 Om suami. "Jadi sayang, I love you."
Alula tersenyum manis membaca kata cinta yang setiap hari Raden ungkapkan. Alula membereskan buku-bukunya lalu keluar dari ruangan khusus miliknya, Bastian bilang mau ke toilet, biarkan Alula menunggu di luar saja.
Baru mengayun kaki dua kali, satu pesan masuk membuat Alula menghentikan langkah seraya membuka ponselnya.
📥 Bang Galang. "Kenapa, Bai Lu memilih Feng Yin? Kenapa tidak Tokoh Rich Man nya? Kenapa kamu membuat tokoh Rich Man nya mendua? Apa ada hal yang bisa kamu jelaskan?"
Pesan dari Galang yang membuat Alula terkikik sambil menutup mulutnya. "Kenapa Bang Galang se-kepo itu?" Gumamnya.
📤 Alula. "Jadi dulu, Lula bikin cerita itu tuh, pas banget saat Lula mengalami dilema. Seperti yang Bang Galang ketahui, ini kisah yang sedikit banyak Lula ambil dari kisah nyata. Jadi saat itu di buat, Lula berpikir bahwa tokoh Rich Man di sini adalah lelaki yang brengsek. Lula mau membuat alur yang kuat sama tokoh Bai Lu. Makanya Lula mau Bai Lu berakhir dengan Feng Yin karena semua pembaca yang melihat tokoh utama di sakiti pasti ingin melihat karma dan saat-saat antagonis menyesal." Balas Alula panjang lebar berharap Galang tidak salah persepsi dengan kisahnya.
📥 Bang Galang. "Terlepas ini hanya fiksi. Tapi aku merasa Feng Yin di ibaratkan seperti Bang Galang di kisah nyata mu, Bang Galang senang jika akhirnya Bai Lu dan Feng Yin bersatu meskipun hanya dalam cerita fiktif, aku bahagia."
📤 Alula. "🙂" Hanya itu yang mampu Alula kirim karena tidak tahu harus membalas dengan apa. Alula tahu, Galang masih menyimpan perasaan meskipun sudah tahu Alula bahagia bersama Raden.
__ADS_1