
Setelah pulang dari rumah Arya,Siska tidak langsung pulang kerumahnya melainkan malah pergi ke rumah pacarnya, Ringgo.
Siska ingin menceritakan tentang Arya yang ternyata masih hidup kepada kekasihnya itu.Saat Siska tiba di apartemen Ringgo, lampu apartemen itu masih menyala,bahkan Siska mendengar adanya suara ******* dari kamar pacarnya itu.
Hati Siska bergejolak saat terdengar ditelinga nya suara seorang wanita.Siska sampai tersandung karena ada sepasang sepatu hak tinggi yang tertabrak oleh langkah kakinya.
Siska menggelengkan kepalanya seolah ingin menepis semua keraguannya pada Ringgo.
Dengan jantung yang berdegup kencang, Siska membuka pintu kamar yang biasa ia gunakan bersama kekasihnya Ringgo untuk memadu kasih.
Ternyata benar dugaan Siska,saat ini kekasihnya itu sedang berada dibawah tubuh seorang wanita.Mata Siska melotot tajam, wajahnya memanas ketika menyaksikan penghianatan Ringgo didepan matanya.
"Tidak!!!!. " Teriak wanita itu.
Pasangan yang sedang asyik di atas peraduan itu langsung blingsatan kesana kemari karena kaget.Terutama Ringgo yang sudah ketahuan telah mengkhianati Siska secara langsung.
"Siska??!. " ujarnya kaget.
"Dasar laki-laki tidak tau diuntung!, aku sudah banyak berkorban untukmu selama ini. Kenapa kamu tega sama aku???!!. " isak Siska makin menjadi.
Sementara wanita yang tadi sedang bersama Ringgo kini sedang sibuk memunguti pakaian nya.Entah siapa gadis itu,mungkin dia adalah salah satu selingkuhan Ringgo yang ternyata suka menduakan bahkan mentigakan Siska. Namun karena cinta yang sudah membutakan mata hatinya, ia rela meskipun Ringgo ternyata tidak setia.
Ringgo berlutut di kaki Siska dan mohon ampunan,ia tidak mau kalau sampai tambang uangnya pergi meninggalkan dirinya.
"Sayang,aku mohon maafkan aku sayang.Jangan tinggalkan aku sayang, aku hanya bersenang-senang saja, tidak lebih.Cintaku hanya untukmu sayang. " bujuk Ringgo.
Siska berurai air mata, tapi sesaat kemudian entah apa yang mengubah fikiran wanita itu,kini seolah dia sudah mendapatkan sebuah pencerahan didalam jiwanya.
"Baiklah, kalau kamu memang ingin dimaafkan.Sebaiknya kamu tinggalkan tempat ini dan jangan muncul lagi di hadapan ku untuk selamanya!. " ujar Siska sarkas.
__ADS_1
"Apa maksudnya sayang, aku tidak mengerti?"
Ringgo berpura-pura tidak mengerti apa yang kekasihnya itu maksud.
"Masih belum mengerti juga??, Aku bilang CEPAT KAMU TINGGALKAN APARTEMEN INI!!!. "Teriak Siska sambil jari telunjuknya menunjuk kearah pintu.
" Kamu ngusir aku??. "tanya Ringgo yang berangsur menegakkan tubuhnya dihadapan Siska.
" Iya! kenapa??, kamu tidak suka.Jangan lupa, kalau Apartemen ini milik aku dan semua baju-baju dan apapun yang kamu pakai juga aku yang belikan.Selama ini aku terlalu bodoh karena sudah menyia-nyiakan seseorang yang sangat baik dan mau menerima diriku. Aku bahkan... 😭😭. "tangis Siska tiba-tiba pecah dan bertambah kuat.
" Kamu tidak bisa mengusir ku begitu saja, karena walau bagaimana pun Apartemen ini adalah milik aku.Kamu sendiri yang memberikannya padaku dihari ulang tahunku kan?!. "tukas Ringgo.
" Karena itu dariku, aku juga bisa mengambil nya kembali sesuai apa yang ku mau.Salah sendiri kenapa kamu berkhianat padaku!. "
pertengkaran dua orang itu masih terjadi, sehingga membuat wanita yang tadi bersama Ringgo berinisiatif untuk merekam keduanya.
"Oooh, jadi kamu mau melepehku begitu saja, setelah kamu merasa puas?,atau jangan-jangan kamu juga sudah punya laki-laki lain yang akan kamu jadikan pengganti diriku??!. " tanya Ringgo penuh selidik.
"Kamu sendiri tau kan? , aku bahkan rela melakukan apapun untuk kamu. Bahkan aku hampir saja menjadi seorang pembunuh demi menyelamatkan dirimu. Apa kamu lupa??. " ujar Siska.
"Apa maksud kamu hampir menjadi pembunuh?, bukankah kamu memang adalah pembunuh yang sudah menghabisi Arya, tunangan kamu sendiri!. " tukas Ringgo.
"Siapa bilang?, Toh Arya sekarang masih hidup dan sudah kembali ke rumahnya. Aku baru saja bertemu dengannya dan dia benar-benar sudah kembali. " Jawa Siska.
"Kalau begitu, kamu harusnya berhati-hati. Karena mungkin dia akan balas dendam sama kamu dan menjebloskan kamu ke penjara.Awas saja kalau kamu sampai bawa-bawa aku. " ujar Ringgo sambil menaikkan sebelah sudut bibirnya.😏
"Untungnya sekarang Arya sedang amnesia dan dia tidak ingat apapun, bahkan dengan diriku dia juga tidak ingat sama sekali.Dia sudah tidak mengingat kejadian itu lagi, dan setelah ini aku berfikir untuk kembali pada nya saja.Karena Arya sudah pasti dia kaya raya dan bisa memanjakan aku dengan harta yang dia punya, tidak seperti ketika aku bersama denganmu.Malah uangku yang selalu keluar untuk mu. Aku baru sadar, ternyata selama ini kamu hanya memanfaatkan diriku dan juga uangku saja! ." ujar Siska panjang lebar.
"Jadi kamu akan tetap membuang diriku begitu saja seperti sampah, begitu?!?." Ringgo tidak terima karena jika mereka putus, maka sudah dipastikan kalau dia tidak akan memiliki cukup uang lagi, dan yang pasti mungkin dia akan jadi gelandangan, karena selama ini Siapa lah yang membiayai hidupnya kalau bukan Siska.
__ADS_1
"Hmm." Angguk Siska sambil tersenyum dan membesarkan bola matanya.
"Tidak bisa!!, pokoknya kamu tidak bisa memperlakukan aku seperti itu!.Aku tidak akan menerimanya.Kalau kamu masih bersikeras, maka aku akan melaporkan perbuatan kamu kepada Arya dan orang tuannya!. " Ancam Ringgo.
Wajah Siska berubah menjadi merah padam. Ada sekelebat ketakutan yang tiba-tiba menyergapnya.
'Bagaimana ini?.'batin Siska goyah.
"Malam ini kita introspeksi diri dulu, besok pagi kamu harus sudah pergi dari sini,karena aku sangat kecewa sama kamu!. " ujar Siska dengan nada melemah, kemudian wanita itu balik badan dan meninggalkan apartemen itu.
***
Wanita yang tadi bersama Ringgo kini bisa keluar dari persembunyiannya.Tadi saking sibuknya bertengkar dengan Ringgo ,Siska jadi melupakan kalau wanita itu masih ada disana.Begitu juga dengan Ringgo, dia tidak ingat kalau tadi dia sedang asyik bersama seorang wanita.Padahal saat ini dia hanya memakai celana pendek saja.
"Kamu??!, apa tadi kamu mendengarkan semuanya?. " tanya Ringgo kaget.
"Tentu saja sayang, aku sudah tau semua rahasia kalian berdua. Jadi aku harap kamu jangan pernah berpaling dariku, atau aku akan membongkar semua kejahatan kalian berdua kepada media." ujar Wanita yang tak diketahui namanya itu.
*****
Keesokan harinya
Hari ini Dilla sudah bersiap untuk pergi kekampus yang sudah dipilihkan oleh Pak Bambang semalam.
Dilla tampil dengan balutan kemeja dan juga outer serta celana jeans berwarna biru,hari ini dia akan menyerahkan berkas pendaftarannya dan juga surat rekomendasi yang diberikan oleh Pak Bambang semalam di meja makan.
Sementara Arya, sekarang dia sedang bersiap untuk melakukan pemeriksaan syaraf nya di rumah sakit bersama dokter yang didatangkan khusus dari luar negeri yaitu dari Singapore oleh pihak rumah sakit.
Kemarin Nyonya Sri ternyata sudah berkonsultasi dengan pihak rumah sakit secara online soal kondisi Arya puteranya.Siang ini dokternya akan tiba,tapi mereka harus segera datang untuk melakukan CT Scan kepalanya dulu agar bisa mengetahui apakah ada cedera atau pendarahan diotak Arya yang menyebabkan ia mengalami amnesia.
__ADS_1
Arya dan Dilla sempat sarapan bersama, tapi mereka pergi ke tujuan yang berbeda hari ini.Pak Bambang meminta asisten pribadinya sebagai orang yang mendampingi Dilla hari ini untuk mendaftar di kampus,sedangkan Arya, ia akan berangkat bersama Mama nya dan supir pribadi sang Mama yaitu Pak Joko kerumah Sakit terbaik di Jakarta.
Tadi saat di meja makan, Arya juga memuji penampilan Dilla. Dia tidak menyangka kalau ternyata gadis itu punya baju-baju bagus yang tidak malu-maluin untuk dipakai ke kampus. Baru saja Arya berfikir ingin membelikan kekasihnya itu beberapa stel pakaian, tapi nanti jika sempat Arya akan mengajak Dilla ke Mall untuk berbelanja.