
Setelah acara resepsi yang menguras waktu dan tenaga, akhirnya pasangan pengantin baru ini bisa bernafas lega.Keduanya terpaksa menunda bulan madu mereka sampai bulan depan.
Arya baru saja memulai proyek terbarunya dengan perusahaan Asing, jadi tidak bisa kalau harus honeymoon keluar negeri, bahkan di dalam negeri pun rasanya tidak mungkin.
Resiko sama-sama sibuk,bahkan malam pertama mereka pun sudah tertunda selama prosesi dan resepsi pernikahan berlangsung.
Hari ini Dilla di boyong kembali ke rumah keluarga Sudjatmiko,Nyonya Sri sudah menyiapkan kamar Arya seperti kamar pengantin, dihiasi dengan indahnya layaknya kamar honeymoon yang dipenuhi ornamen-ornamen yang romantis seperti pernak-pernik kristal yang cantik dan lilin-lilin kecil yang indah.
"Bagimana sayang? kamu suka kan dengan pengaturan yang Mama buat?. " tanya Nyonya Sri kepada menantunya yang cantik.
"Tentu saja Ma,ini indah sekali. " jawab Dilla bahagia.
"Terimakasih ya Ma. " Ucap Dilla lagi sambil memeluk Nyonya Sri, wanita yang dulu sering menghinanya.Tapi sekarang sudah berbeda, wanita ini bahkan sangat menyayangi dirinya dan selalu ingin berbuat yang terbaik untuk Dilla yang kini sudah jadi menantu kesayangannya.
"Sama-sama sayang. " jawab Ibu mertuanya itu sambil tersenyum senang.
__ADS_1
Malam ini adalah malam pertama mereka, tiga hari tiga malam di hotel, tapi mereka masih tidur terpisah, karena Eyangti dan Bu Ayu ingin tidur bareng sama Dilla untuk mengenang perpisahan mereka.
Jadi Arya terpaksa mengalah demi nenek dan Ibu dari istrinya itu.
Setelah Mama Sri pergi dari kamar itu,kini Arya yang masuk ke kamarnya yang sekarang menjadi kamar mereka berdua.
"Sayang." sapa Arya.
"Abang." jawab Dilla malu-malu.
"Akhirnya aku bisa memeluk kamu. " ujar Arya sambil memeluk istrinya itu dengan penuh semangat.
"Baiklah, ayo. Sekarang aku sudah bisa menjadi imam kamu. " jawab Arya.
"Oo ya, alhamdulillah kalau begitu Bang.Dilla bahagia sekali, akhirnya kita bisa bersama dan semoga rumah tangga kita semakin hari semakin bahagia ya Bang. " ujar Dilla sambil menatap mata Arya yang masih mengungkungnya.
__ADS_1
"Aku juga sayang, rasanya hatiku dipenuhi dengan bunga-bunga.Suatu keberuntungan bagiku karena sudah bisa bertemu dan bisa menjadikan kamu istriku, milikku, dan malam ini aku ingin memiliki kamu seutuhnya." ujar Arya dengan tatapan yang tak bergeser sedikitpun dari mata istrinya.
Tentu saja Dilla jadi deg-degan ditatap seperti itu, apalagi dengan orang yang sangat ia cintai.
Rasanya dirinya terbang ke awang-awang, terhanyut dalam gelombang cinta,dan menyelam dalam lautan asmara.Untungnya Dilla segera tersadar dan segera mengajak Arya untuk mengambil air wudhu dan melakukan sholat Isya berjamaah.
Benar kata suaminya itu,sekarang bacaan ayat-ayat Arya sudah mulai fasih dan terdengar merdu. Dilla memang memintanya untuk belajar menjadi imam sholat selama setahun belakangan ini, karena Dilla ingin kalau sholat Isya dan subuh di imami oleh suaminya, yaitu Arya.
Ternyata apa yang ia minta memang sudah benar-benar dilakukan oleh Arya,tentu saja Dilla sangat bahagia sekali.
Setelah selesai sholat Isya berjamaah berdua, Arya memanjat do'a agar keluarga yang baru ia bangun ini akan selalu seiring, sejalan, sehingga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah warrohma. aamiin.
Perasaan Arya terasa syahdu saat Dilla kembali mencium tangannya untuk kedua kalinya setelah mereka menikah, membuat Arya tidak bisa menahan hasratnya untuk segera melaksanakannya kewajibannya memberikan nafkah bathin pertamanya untuk Dilla.
Malam ini keduanya Larut dalam malam yang penuh cinta dan tak terlupakan.
__ADS_1
ππππTAMATππππ
InsyaAllah nanti akan ada cerita lanjutannya di seasons 2,tapi ceritanya lebih ke pernikahan kontrak antara Satria dan Anggun.Ditunggu aja, karena setelah ini Thor mau fokus ngembangin cerita Novel Flash Marriage dan juga Novel Non kotrak Thor Kaniya Si Gadis Desa πterimakasih banyak yang selama ini sudah setia membaca karya-karya Author moody like me π€£π€£π€π€