
Para bandit itu memang ada beberapa, tetapi mereka juga memiliki banyak bawahan yang membantu mengawasi penyekapan Arisa.
Tanpa berlama-lama, tentu saja suami datang untuk menyelamatkan istrinya.
Alex: "Lepaskan dia jika kalian ingin hidup!" (berbicara dingin dengan tatapan membunuh)
Arisa: "Kau datang lagi untuk menyelamatkanku..." (dalam hati Arisa berkata lalu tersenyum)
Bandit 2: "Haha!! Kakak! Lihatlah! Dia hanya seorang diri berani menantang kita? Haha...!"
Alex mendobrak pintu pabrik minyak itu hanya seorang diri, tetapi ia sudah memerintahkan kepada anak buahnya agar mengepung pabrik minyak itu.
Bandit 1: "Heh, kau anak muda! Kau jangan sok menjadi pahlawan! Kau bahkan tidak mampu untuk menghadapi kami, haha!"
Bandit 3: "Iya kau benar kakak! Anak muda pulanglah dan pergilah bermain sana! Haha!!"
Para bandit itu tertawa sepuas-puasnya ketika melihat Alex mendobrak pintu pabrik minyak itu hanya seorang diri, tetapi mereka tidak mengetahui kenyataannya bahwa...
Alex: "Heh! Siapa yang tidak mampu menghadapi siapa akan dibuktikan ketika kita berurusan dengan cara seorang pria sejati!" (dengan hawa membunuh)
Bandit 1: "Sombong sekali bicaramu, anak mudah!!"
Karena tak sanggup menahan pancingan emosi dari Alex, akhirnya pun para bandit itu mencoba untuk melawan Alex.
Bandit 1: "Adik kedua! Habisi dia!!" (memerintahkan)
Alex: "Apakah kalian selemah itu? Hanya satu lawan satu? Mengapa kalian tidak menyerang secara bersamaan?!" (dengan nada yang semakin membuat para bandit itu kesal)
Bandit 3: "Kakak! Dia sombong sekali! Lebih baik kita habisi dia secara bersamaan saja!!"
Ketiga bandit itupun menyerang Alex secara bersamaan, mereka mencoba untuk menghabisi Alex, tetapi semua itu tidak mungkin.
Arisa: "Alex...! Kau... berhati-hatilah...!" (bersuara lirih)
Terjadilah pertarungan tiga melawan satu disana. Hawa membunuh Alex sangatlah kuat, tidak ada siapapun yang bisa menghentikannya untuk menghabisi para bandit itu...
Setelah bertarung cukup lama, akhirnyapun Alex dapat melumpuhkan ketiga bandit itu. Meskipun Alex juga mendapatkan sedikit luka ditangan dan dihujung bibirnya.
Bandit 1: "Seseorang...! Habisi... habisi pria ini...!"
Alex: "Siapa yang kau panggil?! Semua orangmu setidaknya sudah dibereskan oleh bawahanku." (mengacungkan pistol kekepala bandit itu dan tiba-tiba muncul banyaknya orang Alex dibelakangnya)
Bandit 1: "Ini... tidak... tidak mungkin..."
Alex: "Cepat katakan! Siapa yang menyuruhmu melakukan ini?!"
Bandit 1: "Aku... aku... tidak akan mengatakannya!"
__ADS_1
Alex: "Sudah sekarat masih saja berlagak melindungi tuanmu!"
Srettt...
Bandit itu menggorok lehernya sendiri dengan pisau yang dimilikinya, ia benar-benar tidak ingin mengatakan siapa dibalik semua ini, tetapi Arisa sudah mengetahuinya.
Juan: "Dia... bunuh diri tuan..." (sambil berdiri dari samping mayat bandit itu)
Alex: "Sial!!"
Setelah itu, Alex langsung menghampiri Arisa yang tengah terbaring lemah dengan keadaan pakaiannya yang tengah sobek.
Sejenak Alex menatap Arisa, merasa sangat miris dengan keadaannya yang tengah seperti itu. Alex pun segera membuka jasnya dan segera memakaikannya kepada Arisa.
Namun, karena obat bius yang Arisa terima sangat kuat, Arisa tidak bisa bertahan disana. Ia tiba-tiba tidak bisa sadarkan diri...
Srtt...
Alex membuka jasnya lalu memakaikannya kepada Arisa. Dan kemudian Alex mendekap Arisa lalu menggendongnya.
Arisa: "Alex... lagi-lagi kau menyelamatkan hidupku..." (tersenyum lalu tiba-tiba tak sadarkan diri)
Alex: "Hei!!! Kau!!! Arisa!!! Ada apa denganmu?!! Cepatlah bangun!!!" (Alex sangat terkejut karena Arisa tiba-tiba tak sadarkan diri didalam pelukannya)
Alex: "Juan!!! Cepat siapkan mobilnya!!!" (memerintahkan dengan berteriak lalu berjalan menggendong Arisa untuk membawanya kerumah)
Didalam mobil
Juan: "Baik, tuan!"
Setelah Alex memerintahkan kembali ke paviliun miliknya, Juan pun langsung melaju membawa mereka untuk kembali kerumahnya.
Setelah sampai di paviliun miliknya, Alex segera membawa Arisa kekamarnya lalu merebahkannya diatas kasur.
Alex: "Pengurus Feng, segera panggil dokter Lee kemari!!" (memerintahkan)
Feng: "Baik tuan."
Dokter Lee Zhong, adalah seorang dokter dan pemilik rumah sakit 'Blassed You'. Dia bukan hanya sekedar seorang dokter dan pemilik rumah sakit, tetapi dia juga adalah teman dekatnya Alex.
Setelah 5 menit akhirnya dokter Lee sampai di paviliun Alex, dan ia pun segera naik ke kamar Alex untuk memeriksa Arisa.
Lee: "Astaga...! Siapa yang sakit...! Alex apakah kau sakit... dimana yang sakit nak..." (bercanda dengan Alex)
Alex: "Berhentilah bercanda, bodoh! Kau ini dokter atau apa lama sekali!!" (marah)
Lee: "Apa...? Aku... lama...? Alex itu hanya 5 menit... dan aku bukanlah robot tuan Alex..."
__ADS_1
Alex: "Hmph!" (kesal)
Lee: "Hmm... sepertinya kau baik-baik saja, mengapa pengurus Feng memanggilku?" (bertanya)
Alex: "Memang bukan aku yang sakit, tetapi dia. Cepatlah kau periksa dia!" (sambil mengisyaratkan bahwa Arisa yang sakit dan lalu memerintahkan)
Lee: "Astaga! Apakah dia seorang wanita?! Ya Tuhan... akhirnya pohon yang berumur ribuan tahun ini berbunga... hiks..." (tangis haru)
Tukkk...
Alex memukul kepala Lee Zhong, sehingga itu membuat tangis haru Lee terhenti.
Lee: "Aduhh... kenapa kau memukulku!!"
Alex: "Aku menyuruhmu datang kemari untuk memeriksanya! Bukan untuk menangis!! Jika kau tidak memeriksanya segera, aku akan menutup rumah sakitmu." (marah)
Lee: "Ah, ya, ya, ya... aku akan memeriksanya sekarang..." (dengan gugup dan takut)
Setelah beberapa saat, akhirnya selesai sudah Lee Zhong memeriksa Arisa.
Alex: "Bagaimana keadaannya?"
Lee: "Dia baik-baik saja, dia juga akan sadarkan diri nantinya."
Alex: "Kau bilang dia baik-baik saja, lalu mengapa dia tidak bangun-bangun saja dari tadi?!"
Lee: "Ayolah... Alex ku sekarang sedang khawatir..." (mengejek)
Alex: "Kau...!"
Lee: "Ah, baiklah-baiklah... mungkin dia sangat kelelahan jadi itulah sebabnya dia tak bangun."
Alex: "Baiklah, kau boleh pergi sekarang!"
Lee: "Ah, kau... kau mengusirku begitu saja setelah aku menolongmu?! Dasar kau..."
Duakk...
Suara Alex menutup pintu dan sekaligus memotong pembicaraan Lee Zhong.
Dilantai bawah
Lee: "Ah, pengurus Feng, akhirnya aku bertemu denganmu!"
Feng: "Ada apa tuan muda?"
Lee: "Wanita yang Alex suruh aku memeriksanya diatas, dia... siapa?"
__ADS_1
Feng: "Namanya adalah Arisa, dia adalah istri tuan Alex."
Lee: "Apa?! Alex menikah!!" (sangat terkejut)