Pak Presdir, Aku Benci Kamu

Pak Presdir, Aku Benci Kamu
Episode 47


__ADS_3

Pada pukul 8 pagi Juan, asisten pribadi Alex menelpon Arisa. Dan mengatakan bahwa Arisa harus segera menemui Alex. Sedangkan Arisa berpikir, bahwa dijam sepagi itu Alex tengah melaksanakan rapat dengan dewan direksi, lalu apa yang dibutuhkan Alex sehingga perlu memanggilnya dijam rapatnya.


Drtt...Drtt...Drtt...


Suara ponsel Arisa bergetar.


Arisa: "Huh, siapa..." (mengambil ponselnya dan melihat kelayarnya)


Arisa: "Juan?" (langsung mengangkat telepon tersebut setelah melihat nama penelpon itu)


Arisa: "Juan?"


Juan: "Iya nona, ini aku..."


Arisa: "Ada apa kau menelponku?"


Juan: "Aa... nona... bisakah kau kemari...? Tu, tuan ingin bertemu denganmu segera..." (menjawab dengan terbata-bata)


Arisa: "Ah? Alex ingin bertemu denganku? Bukankah dia sedang rapat...?"


Juan: "Nona, aku mohon tolong datanglah kekantor. Jika terus seperti ini maka tidak akan baik untuk tuan..."


Arisa: "Eh, tapi..." (ia berbicara namun dipotong oleh Juan dengan ia mematikan teleponnya)


Juan tidak menjawab pertanyaan Arisa apakah Alex rapat atau tidak. Juan hanya mengatakan yang intinya saja kepada Arisa.

__ADS_1


Arisa: "Alex memintaku untuk datang menemuinya? Bukankah dia sedang rapat? Aihhh... laki-laki ini...!" (sambil berdiri untuk bersiap-siap pergi)


Arisa: "Jika aku tidak pergi Juan mengatakan ini darurat, dan jika aku pergi bagaimana jika aku mengganggu rapatnya?" (bingung)


Arisa: "Ah sudahlah, aku tidak peduli. Sebaiknya aku pergi saja, bagaimana jika terjadi sesuatu kepada pria bodoh itu!" (mengambil tas lalu bergegas pergi)


Setelah itu, Arisa pergi untuk mencari taxsi dan segera pergi kekantor Alex...


Sementara itu...


Group Emperor, ruang rapat


Suhu diruangan rapat itu sangat ditekan dan dingin. Bukan karena AC nya terlalu dingin, tetapi karena suasana hati Alex kurang bagus...


Plakk...


Alex: "Apakah kemampuan kalian hanya sampai sini?! Untuk apa aku menggaji kalian mahal-mahal sebagai dewan direksi jika pekerjaan maksimal kalian hanya sampai disini?!"


Dewan direksi 1: "A... tuan... kami akan... kami akan segera memperbaiki itu..."


Alex: "Segera?!"


Dewan direksi 1: "I...iya... tuan..." (takut dan gugup)


Alex: "Lalu kapan yang pasti kalian akan memperbaiki itu?! Aku sudah memberimu waktu lima hari tetapi sekarang ini adalah hasilmu?! Cih! Sangat mengecewakan!"

__ADS_1


Dewan direksi 1: "Aduhh... apakah kali ini nasibku akan tamat..." (berbicara didalam hatinya)


Juan: "Tu... tuan... kau, kau tenanglah dulu..."


Alex: "Apa?! Kau juga ingin mengkritikku?!"


Juan: "...!! Aku... salah tuan..." (terkejut dan langsung meminta maaf)


Alex: "Aku beri kau waktu semalaman untuk menyelesaikan itu! Kau harus menunjukkan hasil yang memuaskan untukku besok pagi!" (menekan)


Dewan direksi 1: "Ah! Semalaman... ini... baik tuan, aku... akan segera menunjukkan hasil yang memuaskan untukmu besok pagi..."


Alex: "Lalu bagaimana dengan pengembangan proyek 'Dark's Chicago'?" (bertanya kepada dewan direksi yang lainnya)


Dewan direksi 2: "P... proyek itu tuan... berjalan dengan baik dan lancar kemungkinan dalam tiga bulan akan selesai..."


Brakk...


Alex menghentakkan tangannya keatas meja dengan keras.


Alex: "Satu bulan! Aku ingin proyek itu selesai dalam satu bulan! Tidak ada tiga bulan!!"


Dewan direksi 2: "Ini... ba... baik tuan... sesuai keinginanmu maka dalam satu bulan proyek itu akan segara selesai tuan..."


Juan: "Nona... kapan kau akan datang... jika tidak kami semua akan mati didalam ruangan ini..." (berbicara didalam hati)

__ADS_1


Para dewan direksi yang ada disana sangat ketakutan akan tempramen Alex yang sangat menekan mereka pada saat rapat itu. Mereka sangat ketakutan, namun mereka tidak bisa mengungkapkannya. Didalam hati mereka hanya bisa berdoa yang terbaik saja dan berdoa agar ada seseorang menyelamatkan mereka dari sana...


Sementara itu, Arisa telah sampai di lobi Group Emperor. Sebelum memasuki kantornya, Arisa terlebih dahulu mengirimkan pesan kepada Juan untuk segera menjemputnya.


__ADS_2