Pak Presdir, Aku Benci Kamu

Pak Presdir, Aku Benci Kamu
Episode 71


__ADS_3

Arisa: "Aihh!" (menarik tangannya dari genggaman Alex)


Alex: "Apa yang kau lakukan?"


Arisa: "Itu... kau, kau sudah selesai bukan mengobatinya, jika sudah selesai aku akan..." (terbata-bata dan langsung berdiri dari duduknya)


Tiba-tiba...


Glepp! Bukh!


Alex menarik tangan Arisa hingga Arisa terjatuh menindihinya.


Arisa: "Ah! K-kau... Apa yang kau lakukan?!"


Alex: "Apakah kau sangat menyukai tubuhku?"


Arisa: "Baj*ngan macam apa kau! Yang menarikku siapa yang menyalahkanku siapa?! Tcihh!!" (langsung berdiri dari tubuh Alex)


Arisa lagi-lagi mencoba melarikan diri, namun lagi-lagi Alex menggodanya.


Glepp!!


Alex kembali menarik Arisa dan membuatnya kembali jatuh didalam pelukan Alex.


Arisa: "Ahh!! Apa, apa lagi yang kau lakukan?! Ihh!!" (berusaha berontak dari pelukan Alex)


Alex: "Sshhh... Diam, tenanglah, tenang. Biarkan aku memelukmu seperti ini, sebentar saja..." (berusaha menenangkan Arisa)


Hanya dengan beberapa kata dari Alex, Arisa tiba-tiba langsung terdiam menurutinya.


Alex: "Bukankah kau merasa bahwa dirimu sangat penurut akhir-akhir ini..." (menggodanya)


Arisa: "Aku..." (pipinya memerah)


Alex: "Lihatlah dirimu, wajahmu memerah."


Arisa: "Aku... tidak... Aihh sudahlah, hentikan ini..." (berusaha untuk melepaskan dirinya dari pelukan Alex)

__ADS_1


Alex: "Aihhh... Mau kemana, sayang... Apakah kau ingin menghindariku lagi..." (menggodanya)


Arisa: "Apa... apa yang kau bicarakan... Aku tidak..." (terpotong dengan...)


Arisa: "Mmmhhh... Alex, kau...mmhh..." (Alex tiba-tiba menciumnya begitu saja)


Chu~


Arisa: "Ha... ha... ha... ha... ha..." (berusaha menstabilkan nafasnya)


Arisa: "Apakah kau mencoba membunuhku..."


Brukkhh!!


Alex mendorong Arisa hingga ia terjatuh diatas kasur.


Arisa: "Ahh!! Alex, kau..."


Alex: "Sshhh... Biarkan aku... untuk malam ini..." (sambil melepaskan dasinya dan perlahan membuka kancing bajunya)


Arisa: "A-apa... yang kau lakukan... mengapa... mengapa kau melepaskan bajumu..."


Alex: "Biarkan aku melakukannya untukmu malam ini..."


Arisa: "Ahh!! Hiss..."


Arisa: "K-kau... bisakah kau lebih pelan, me- ahh... mengapa kau jadi begitu kasar..."


Plak! Plak!


Arisa memukul-mukul punggung Alex karena ia merasa Alex sangat kasar kepadanya.


Alex: "Wanita... tolong jangan banyak bergerak..." (sambil mengambil kedua tangan Arisa kemudian menyilangkannya diatas kepala Arisa)


Arisa: "Ah! Kau!! A-apa yang kau lakukan?! Lepaskan baj*ngan!" (mencoba memberontak, namun tenaganya tak seberapa dari kekuatan tangan Alex menekan tangannya)


Arisa: "Ba-Baj*ngan ini... A-ahh... aku sudah tak bisa menahannya, dia sangat kuat..."

__ADS_1


Keesokan harinya...


Ketika Arisa terbangun di pagi hari ia mendapati dirinya yang berantakan, dan ketika ia melihat disebelahnya Alex sudah tidak ada di sampingnya.


Arisa pun segera mandi membersihkan dirinya dan kemudia turun kebawah untuk sarapan pagi.


Ruang makan


Arisa: "Hisss! Sialan! Betapa kasarnya dia tadi malam, bahkan aku tidak bisa berjalan dengan benar! Pria baj*ngan itu!!" (dalam pikirannya mengutuk)


Arisa: "Aihhh! Mengapa susah sekali untuk berjalan dengan benar!"


Pengurus Feng yang melihat Arisa turun dari lantai dua ia pun segera menyapanya.


Pengurus Feng: "Selamat pagi, nona." (menyapa)


Arisa: "Ah, Pengurus Feng, ya, selamat pagi." (seperti sedang menahan rasa sakit)


Pengurus Feng: "Nona, sepertinya kemarin kau terlalu bersemangat untuk berolahraga sampai-sampai kau kesulitan untuk berjalan." (menegur)


Arisa: "Ah?! Aku, olahraga? Ini, aku-" (dipotong)


Alex: "Ya, dia terlalu bersemangat kemarin sampai aku saja dikalahkannya." (menggoda)


Arisa: "K-kau!" (kesal)


Alex: "Cepatlah duduk dan habiskan sarapanmu."


Arisapun akhirnya duduk dan Pengurus Feng membantunya menyiapkan sarapan untuknya.


Dan selama makan, mereka hanya fokus pada makanannya masing-masing dan tak ada suara sama sekali dimeja makan itu.


Alex: "Lusa kau harus pergi denganku ke Pulau NanYang." (tiba-tiba membuka pembicaraan)


Arisa: "Pulau NanYang? Aku? Untuk apa?" (berhenti mengaduk makanannya)


Alex: "Untuk menghadiri perjamuan keluarga Lawrence."

__ADS_1


__ADS_2