Pak Presdir, Aku Benci Kamu

Pak Presdir, Aku Benci Kamu
Episode 67


__ADS_3

Group Emperor


Keesokan harinya, pukul 08:00 pagi


'Ruangan CEO'


Alex: "Baiklah, Komisaris Choi, langsung ke intinya saja..."


Komisaris Choi: "Haha... Tuan muda, kau masih sama, tidak suka basa-basi..." (mentertawakan kebiasaan Alex)


Komisaris Choi: "Jadi... dari yang kudengar kau telah memiliki buktinya?"


Alex: "Hm." (menjawab dengan dingin)


Komisaris Choi: "Baiklah, aku akan melakukan investigasi untuk..." (dipotong)


Alex: "Apa yang perlu kau investigasi?! Bukankah semuanya sudah jelas? Dan aku bahkan kehilangan bayiku karena jal*ng itu! Lalu kau akan menginterogasi istriku yang tengah terbaring dirumah sakit dengan infus ditangannya?!" (meninggikan suaranya)


Komisaris Choi: "A-aku... tidak berani tuan..." (sambil menundukkan kepalanya)


Alex: "Maka dari itu, cepatlah bereskan ini! *takk!!*" (sambil melemparkan sebuah flashdisk ke atas meja dengan keras)


Komisaris Choi: "Ba-baik tuan, aku akan segera membereskannya..." (terbata-bata)


Alex: "Baiklah, jika kau tidak ada yang perlu dikatakan lagi kau bisa pergi, aku sedang sibuk." (sambil berdiri dari duduknya dan ingin berjalan)


Komisaris Choi: "Tunggu tuan!" (mengehentikan langkah Alex)

__ADS_1


Alex: "Hm?"


Komisaris Choi: "Kurasa kau harus melihat ini jika kau memiliki waktu luang." (sambil mengambil sebuah map coklat dari kantong jas nya dan menyodorkannya pada Alex)


Alex: "Hm, baiklah, aku akan melihatnya nanti..."


Komisaris Choi: "Baik. Kalau begitu, aku pergi dulu tuan..."


Alex: "Ya."


Komisaris Choi Yu, dia adalah seorang Komisaris Kepolisian di negara C. Jika bukan karena bantuan dari Alex, Choi Yu hanyalah seorang petugas kepolisian biasa yang memiliki jabatan rendah. Namun, semenjak bertemu Alex itu membuat nasibnya berubah dan ia pun akhirnya naik jabatan menjadi seorang Komisaris.


Perlu diketahui, sebenarnya, umur Choi Yu jauh lebih tua tiga tahun daripada Alex. Namun, untuk menghormati dan menghargai tindakan Alex atas apa yang ia lakukan, Choi Yu tetap memanggilnya "tuan" untuk rasa terima kasihnya meskipun ia lebih tua daripada Alex.


Lobi Group Emperor


Komisaris Choi: "Ee... Apakah... tuan muda akhir-akhir ini mengalami depresi atau semacamnya?" (tiba-tiba bertanya kepada Juan)


Juan: "Tidak, tuan tidak mengalami depresi atau semacamnya dia normal dan kondisi mental juga stabil..."


Komisaris Choi: "Aihh! Bagaimana kau bisa mengatakannya dengan yakin seperti itu? Apakah kau sudah memeriksanya ke psikiater? Tckk... Aku jadi khawatir dengan kondisinya belakangan ini..." (khawatir)


Juan: "Itu... jika ku boleh mengetahuinya... memangnya ada apa dengan tuan?"


Komisaris Choi: "Ah tidak, itu, yaa kurasa dia tidak pernah memotong pembicaraanku dan ya setidaknya dia tidak pernah mengusirku..." (menjelaskan dengan segala rasa herannya)


Juan: "Aa... itu karena dia belakangan ini harus mengurus beberapa masalah dan itu membuatnya kurang tidur. Dan ya, ditambah lagi dengan insiden Nona jatuh dari tangga yang membuat ia kehilangan bayinya, kurasa itu cukup membuatnya menjadi seperti sekarang yang kau lihat..." (menjelaskan)

__ADS_1


Komisaris Choi: "Ya, kurasa kau benar. Dia mengalami masa-masa sulitnya sekarang. Aishh baj*ngan itu! Mengapa dia tidak pernah menceritakan kehidupannya kepadaku meskipun hanya sepatah kata!" (kesal)


Komisaris Choi: "Ah, tunggu sebentar!!"


Juan: "Ada apa tuan?"


Komisaris Choi: "Bukankah kau tadi bilang kalau Alex juga mengurus masalah istrinya?!" (bertanya dengan ekspresi terkejut)


Juan: "Ya. Mengapa kau terkejut, memangnya dia memanggilmu untuk apa?"


Komisaris Choi: "Sial! Kau benar mengapa aku tidak menyadarinya! Tapi, sejak kapan dia peduli tentang urusan wanita?"


Juan: "Entahlah, hanya dia yang tahu betul dengan perasaannya. Tapi harus kuakui, akhir-akhir ini selama Nona belum siuman dia berada disampingnya selama 24jam penuh, dia bahkan menunda rapat dengan para eksekutif..."


Komisaris Choi: "Menarik! Aku jadi ingin melihatnya, wanita seperti apa dia yang mampu meluluhkan hatinya gunung es itu!" (dengan smirk)


Violetta Hospital


Pukul 12:45 siang


'VIP ROOM #013'


Klik...


Suara seseorang membuka pintu.


Arisa: "Sudah kukatakan berapa kali aku tidak akan mau makan, jadi kau-..." (marah karena ia mengira seorang suster yang membawakannya makanan berulangkali, namun ia berhenti marah-marah setelah ia melihat siapa yang datang)

__ADS_1


Arisa: "Tckk! Baj*ngan ini! Mengapa dia datang kemari!" (maki Arisa didalam hatinya)


__ADS_2