
Masih tak kunjung selesai pembicaraan mereka disana mengenai masalah Barack Alvaro...
Lee: "Mengapa TIOS suka berpindah-pindah, bukankah itu akan semakin mungkin membuat orang mengetahui keberadaan mereka?" (bertanya serius kepada Arisa)
Arisa: "Ya. Tetapi mereka tidak pernah sekalipun melakukan perpindahan dengan kebocoran."
Yuan: "Lalu, apakah anggota TIOS diperbolehkan bekerja luaran? Seperti bekerja tambahan?"
Arisa: "Puftt.." (tertawa kecil)
Arisa: "Ehm... Para anggota TIOS hanya diperbolehkan berpokus pada pekerjaan mereka, tidak diperbolehkan dan tidak diperijinkan untuk melakukan hal yang diluar dari pekerjaan negara." (batuk menstabilkan suaranya kemudian menjelaskan)
Alex: "Apakah ilegal?" (bertanya dan sambil meminum anggurnya)
Arisa: "Apa maksudmu?"
Alex: "Selain Barack Alvaro, siapa yang akan ditemui Brandon Depth dinegara I? Apakah Barack Alvaro melakukan pekerjaan ilegal dengan bekerja untuk Brandon Depth?"
Arisa: "Aku tidak berpikir seperti itu, tetapi kita akan bisa melihat kenyataannya..." (menjawab dengan senyuman dan kepercayaan diri)
Karena Arisa berbicara demikian, Alex, Yuan, dan Lee semuanya mengarahkan pandangan mereka kepada Arisa seolah ingin meminta penjelasan tentang maksud dari perkataan Arisa tersebut.
Lee: "Apa maksudmu?"
Arisa: "Ah, itu..." (tersenyum tipis)
Arisa: "Shao-shao, kau tidak bisa melakukan peretasan terhadap Brandon Depth setelah dibandara negara I, bukan?"
Yuan: "Ya..."
Arisa: "Dan kau kehilangan jejaknya setelah 15 menit melakukan peretasan dibandara negara I, bukan?"
Yuan: "Ya, ya, itu semua benar. Kakak ipar, kau... dimana kau mengetahui semua itu..."
Lee: "Benarkah begitu?" (bertanya dengan berbisik kepada Yuan)
__ADS_1
Yuan: "Ya, apa yang dikatakan kakak ipar semuanya benar..." (menjawab dengan berbisik pula)
Tiba-tiba Arisa berjalan kearah meja kerja Alex yang berletakkan sebuah laptop disana...
Setelah sampai dimeja kerja Alex, Arisa langsung saja mengotak-atik laptopnya, dan menunjukkan beberapa simbol dan sandi kepada Yuan.
Arisa: "Shao-shao kecil, apakah yang kau dapat setelah meretas selama 15 menit dibandara negara I adalah ini?" (sambil menyodorkan laptopnya dan memperlihatkan beberapa sandi kepada Yuan)
Sandi yang tertera di layar laptop
...OcT...
^^^O^^^
...I...
^^^Şr^^^
iT
...#*...
1
^^^6^^^
Yuan: "!!!" (sangat terkejut ketika melihat apa yang ditampilkan Arisa dilayar laptop itu sama seperti sandi yang ia tidak dapat pecahkan)
Yuan: "Ini... ya... ini... ini adalah sandi itu..." (sangat terkejut dan tiba-tiba menyodorkan wajahnya kehadapan laptop untuk memastikan ia tidak salah lihat)
Yuan: "Kakak ipar, bagaimana kau bisa mengetahui sandi ini?"
Arisa: "Apa maksudmu? Kau tidak dapat memecahkan sandi pemula ini?"
Yuan: "Apa maksudmu sandi pemula?"
__ADS_1
Arisa: "Hehe..." (tertawa kecil)
Arisa: "Ini memanglah sandi pemula, kau perhatikan saja." (tiba-tiba berfokus pada laptopnya)
Arisa dapat memecahkan sandi itu karena ia adalah...
Sandi dilayar laptop yang sudah terpecahkan
...T.I.O.S16*TiOs#...
Arisa: "Selesai. Jika kau mampu memecahkan sandi pemula ini, maka gambaran nya akan seperti ini. Jika kau tidak dapat mencocokkan tanpa titik maka gunakanlah tanda titik seperti itu, dan apabila kau mendapati huruf S dalam bahasa Portugis itu, kau bisa menggandakan huruf S nya untuk mempermudah pemecahannya..."
Yuan: "Ini, ini, ini... tidak mungkin!!! Apakah ini sudah terpecahkan?" (bertanya dengan terbata-bata dan rasa ketidakpercayaannya)
Arisa: "Ya sepertinya ini sudah selesai..." (dengan senyuman)
Yuan: "Lalu, kemana perginya huruf GC disana?"
Arisa: "Oh, huruf GC? Tidak ada, mereka tidak berguna. Mereka hanya pengecoh saja, sebenarnya jika mengetahui nama organisasi intelijen negara I pasti sandi apapun yang dipasang oleh TIOS dapat dipecahkan. Kebanyakan orang yang ingin meretasnya selalu memikirkan kemana menaruh huruf G dan C itu. Sebenarnya, jika dipahami secara singkat, kata sandinya dapat dipecahkan dengan nama singkatan dari organisasi intelijen negara I itu sendiri." (menjelaskan)
Alex: "Apakah dia masih Arisa yang lemah dan lugu? Jika ia sekuat itu dinegara I mengapa sesampainya dikota S ia dikucilkan oleh keluarganya sendiri? Pasti ada yang tidak beres!" (didalam hati Alex bertanya-tanya setelah melihat kemampuan Arisa)
Lee: "Mengapa kau dapat membuka sandinya? Bukankah kau hanya pemula disana?"
Arisa: "Ya, itu karena aku yang membuat nya, hehe..." (dengan suara yang sedikit pelan)
Alex, Yuan, Lee: "Kau yang membuatnya?!" (bertanya dengan nada yang terkejut secara bersamaan)
Arisa: "Ah, ya..." (seolah takut berbicara karena ditatap tiga serigala yang siap menyantapnya)
Yuan: "Bukankah kau bilang kau hanya pemula, lalu mengapa kau bisa membuat sandi sesulit itu hanya untuk bandara?"
Arisa: "Apa? Kau bercanda?" (tertawa memulas)
Arisa: "Di TIOS bagi pemula minimal bisa membuat sandi sendiri yang tidak bisa dipecahkan dalam waktu 30 detik. Aku tidak menyangka TIOS masih menerapkan sandiku untuk keamanan bandara negara I..."
__ADS_1
Yuan: "!!! Ini..." (terkejut mendengar jawaban Arisa)