Pelangi Di Ujung Kehidupan

Pelangi Di Ujung Kehidupan
Terima kasih Mpau


__ADS_3

"ya sama-sama Mpau ku sayang"


"sekarang, kita ke sana yuk" ajak Radit menunjuk meja yang ada di dalam tenda tersebut. Mereka pun langsung pergi ke tempat yang di maksud Radit.


"sekarang, kamu tiup lilinnya, dan jangan lupa berdoa dulu" kata Radit lagi senyuman yang khas.


"tuhan, terima kasih karena aku telah di pertemukan dengan orang-orang yang sangat mencintai dan menyayangi ku. Aku bersyukur atas hidup ku saat ini, dan aku harap semoga persahabatan kami tetap abadi, terutama cinta ku pada Radit, semoga kami tetap bersama aamiin" doa gadis berpipi tembam itu.


"sekarang, potong kue nya" kata Nita menyodorkan pisau kue.


"ini, potongan pertama aku kasih untuk Tarzan ku sayang, terima kasih kamu telah membuat aku begitu berharga selama ini" kata Azkia menatap Radit dengan penuh cinta.


"sama-sama sayang, itu semua aku lakukan karena aku mencintai kamu Mpau ku" kata Radit membelai rambut Azkia dengan sayang.


"uhhh so sweet" kata teman-teman nya serentak melihat adegan romantis kedua muda mudi itu.


"nah itu makanan nya sudah sampai" kata Aldy kegirangan melihat ojek online mengantarkan makanan pesanan mereka.

__ADS_1


"hore" mereka berhamburan berlari menuju ojek online tersebut. Seperti anak kecil yang berebutan saat di beri permen.


"duh dek, so sweet banget sih Radit. Kakak makin jadi iri ya" kata Rika memanjangkan moncong nya sebagai tanda kagum dan senang melihat adik nya menemukan pemuda yang begitu mencintainya.


"Kia dan Radit duduk dan makan nya di meja ya ini makanan kalian" kata Nita.


"terus kalian makan nya di mana?" tanya Azkia.


"kita makan nya di sana" kata Nita menunjuk ke arah tikar yamg terbentang lebar di tengah taman seperti orang mau piknik.


"aku ke sana dulu ya. Kalian berdua di sini aja ya. ayo kak Rika" kata Nita lagi mengajak kak Rika mengikutinya. Sepeninggalan Nita, lama Radit dan Azkia saling menatap. Menatap penuh cinta, menatap penuh sayang.


"gak apa-apa. sampai sekarang aku masih gak nyangka aku dan kamu bersama. Gak terasa Udah 3 tahun kita menjalani hubungan ini. Udah 3 tahun juga kamu menjadi guru ku. Dan selama ini kamu sabar mengajari ku, sehingga aku bisa mendapatkan nilai bagus. Terima kasih banyak Azkia" kata pemuda itu.


"bulan depan, kita sudah masuk di bangku kuliah. Semoga kedepannya hubungan kita semakin baik-baik saja ya" tambah pemuda itu lagi.


"aamiin" jawab Azkia.

__ADS_1


"oh iya, di bengkalis kamu ngekos di mana?" tanya Radit.


"aku ngekos dengan kak Rika. Kak Rika kan kuliah di bengkalis juga Radit"


"oh iya aku lupa, hehehe" kata Radit menggaruk garuk kepala nya yang tidak gatal.


"di sana kamu jangan genit-genit ya sama cowok lain. kita satu universitas aku akan selalu mengawasi mu, kita cuma beda fakultas aja ya. kamu mengambil fakultas Ekonomi dan aku Hukum. Awas kamu kalau macam-macam" ancam Radit.


"emang kalau aku macam-macan kamu mau apa?" tanya Azkia menantang.


"ya...ya..."kata Radit tampak berpikir.


"aku cubit pipi mu yang tembam ini" kata Radit sambari mencubit pipi tembam gadis itu.


"ih..sakit..." kata Azkia manja.


"aku gak bakal macam-macam kok Radit" kata Azkia memegang tangan pemuda berambut undercut itu.

__ADS_1


"ingat ya sayang, aku tidak akan melepas tangan mu sebelum kamu melepaskan tangan ku" kata Azkia penuh cinta.


"aku pun juga begitu sayang" kata Radit tersenyum.


__ADS_2