
Sebenarnya Azkia pun suka dan mulai mencintai Radit, melihat perlakuan Radit yang sangat baik dan perhatian terhadapnya sekecil apa pun itu. Namun, ketika mendengar perkataan Nita barusan di kantin membuatnya begitu ragu akan cinta Radit terhadapnya terlebih lagi salah satu mantan Radit melabraknya dikantin membuatnya begitu malu karena di perhatikan seisi kantin.
"malah tiduran di kamar, bukan nya ganti baju dan makan siang." kata Rika kakaknya Azkia melihat adik kesayangan nya tiduran di kasur berwarna biru dengan di hiasi beraneka ragam boneka panda warna warni berceceran disamping bantal tidur.
ya Rika adalah kakak satu-satunya yang dimiliki Azkia. Usia Rika terpaut 3 tahun lebih tua dari nya. Rika baru saja tamat sekolah SMA saat Azkia baru duduk di kelas 1 SMA. Ia termasuk anak yang pintar sehingga ia dapat beasiswa dari sekolahnya dulu. Dengan beasiswa itu, ia dapat menempuh salah satu jenjang universitas yang cukup terkenal di kabupaten Bengkalis dimana ia akan memulai perkuliahan nya tiga bulan kedepan. Tentu saja Azkia mengiginkan hal yang sama seperti kakak nya. Karena itu dia rajin belajar untuk mendapatkan beasiswa. Mengingat kondisi perekonomian keluarganya yang pas-pasan. Itulah salah satu motivasi kakak adik ini agar dapat merubah nasib keluarganya agar lebih baik lagi. Terlebih lagi ibu mereka yang usia nya bisa di katakan tidak muda lagi dan sering sakit-sakitan.
Azkia duduk di kasurnya dan memeluk bantal tidurnya.
"kak, emang benar ya jika seorang cowok sudah mencintai kita, dia bisa merubah sifat buruknya?" tanya Azkia.
"sifat buruk? sifat buruk seperti apa?" tanya Rika tak mengerti.
"seperti playboy gitu kak"
__ADS_1
"oh...gimana ya dek, ada sebagian cowok bisa merubah sifatnya yang buruk demi seseorang yang dia cintai. tetapi ada juga sebagian cowok yang hanya omongan saja dan tidak bisa membuktikan itu" jelas Rika.
"emang kenapa dek? ada cowok yang naksir kamu? ayo ngaku" godanya lagi.
"hehehe...ada sih kak" jawab Azkia cengegesan.
"oh ya? siapa dek? cerita dong sama kakak" pinta Rika.
"terus"
Azkia pun menceritakan semua kejadian yang terjadi pada dirinya dari awal dia bertemu dengan Radit, beberapa minggu belakangan Radit selalu mendekatinya, sampai ada mantan Radit yang mengancamnya, bahkan saat Radit mengungkapkan cinta kepadanya pun ia ceritakan kepada kakak nya tanpa ada yang tersisa.
"oh gitu ya dek, ya udah kamu tungguin aja dia membuktikan cintanya pada mu." kata Rika.
__ADS_1
"tapi kamu suka gak sama dia? godanya lagi.
Azkia senyam senyum mendengar pertanyaan kakaknya membuat pipi nya memerah seperti kepiting kena rebus.
"suka sih kak. Cewek mana coba yang gak suka sama cowok seperti dia? jelas semua suka kak. Dia bisa di bilang cowok yang sempurna. Gak mungkin kan kak gak ada yang suka" jelas Azkia.
"Azkia, Rika ayo makan sayang. Makanan udah siap ni" teriak ibu dua orang anak itu. Mendengar teriakan ibunya, membuat kedua gadis itu saling memandang dan langsung berlari keluar menuju meja makan.
"ibu, ternyata anak ibu satu ini di taksir sama orang lo buk" kata Rika saat berada di meja makan.
"oh ya? beneran nak? " tanya Siti.
"wah gak nyangka ya. Ternyata anak ibu laku juga" godanya lagi.
__ADS_1