Pelangi Di Ujung Kehidupan

Pelangi Di Ujung Kehidupan
Dia mencari mu


__ADS_3

"Azkia, aku mau curhat ni sama kamu" kata Reva saat berada di kos nya Azkia.


"ada apa?"


"gini lo Kia, Aku bingung deh sama sikapnya Radit kepada ku" Reva sedih.


"bingung kenapa?"


"gini lo Kia, Radit itu sikap nya dingin banget sama aku. Kita bukan seperti sepasang kekasih. Jika aku mengajak dia jalan, pasti ada saja alasan untuk menolak. Dan kalau pun kita pergi jalan berdua, lebih banyak diam nya. Kita seperti orang asing. Apa Radit itu menyukai gadis lain ya?" kata Reva. Azkia terdiam mendengar penjelasan Reva. Ia bingung harus menjawab apa.


"perasaan kamu saja Reva. Aku lihat dia baik kok ke kamu. Romantis lagi, buktinya waktu aku dan dia pergi menjenguk mu kerumah sakit, dia membawakan mu bunga. Mau menyupimu makan, ajak kamu jalan-jalan, iya kan?" kata Azkia mencari alasan.

__ADS_1


"iya sih, tapi itu kan karena aku yang minta. Jika aku tidak memintanya dia gak punya inisiatif sendiri untuk melakukan nya" kata Reva murung.


"Reva, mungkin itu di sebab kan kalian baru pacaran. canggung itu masih ada dan dia pasti bingung harus melakukannya seperti apa. Lagian kalian jadian baru tiga minggu kan? belum lama juga masih ada tahap pengenanlan antara kamu dan dia" jelas gadis perpipi tembam itu.


"iya juga sih Kia, bener juga ya" kata Reva mulai percaya. Azkia tersenyum melihat sahabat kecil nya mulai percaya akan alasan yang ia buat. Reva melihat ponsel nya, tak ada tanda-tandan Radit menghubunginya baik itu dari telfon atau pun pesan.


"Kia, lihat deh, Radit sama sekali gak ada kasih kabar kepadaku. Padahal dari tadi siang aku menunggu kabar dari nya. Karena gak ada kabar, jadi aku menghubungi nya. Namun tidak di jawab. Begitu juga saat aku kirim kan pesan kepadanya. Sama sekali tidak di balas. Coba kamu lihat ni" kata Reva sembari menyodorkan ponselnya kepada Azkia. Azkia melihat tulisan pesan dari Reva benar saja dari jam 13.00 wib Reva memberi pesan dan sekarang sudah jam 17.00 sama sekali pesan Reva tidak ada balasannya. Sedangkan Radit selalu mengirimkan pesan kepada Azkia saat ini.


"iya juga ya Kia, kenapa aku gak kepikiran ya sampai ke situ. Harus nya aku sebagai pacar mendukung dia. Bukan malah bersikap minta di perhatikan seperti ini" jawab gadis berambut ikal itu lagi.


"ya udah, aku kebelakang sebentar ya" kata Azkia. Reva menjawab dengan anggukan kepala.

__ADS_1


"Radit, kamu di mana sekarang?" tulisan pesan Azkia kepada Radit.


"aku di rumah sayang, kenapa?" jawab Radit.


"hallo Mpau ku sayang. Kangen ya sama aku" kata Radit mengangjat ponselnya saat Azkia menghubunginya.


"Radit, kenapa pesan Reva gak kamu balas. Di telfon sama dia juga gak kamu angkat. Kenapa?" tanya Azkia tanpa basa-basi.


"sayang..."


" bukan nya kamh berjanji akan berusaha memperlakukan dia seperti aku. Kenapa tidak di tepati?" Azkia mengerocos tanpa sempat Radit memberi jawaban.

__ADS_1


__ADS_2