
Hari itu adalah hari pertama Azkia, Radit beserta teman-temana nya memasuki Universitas baru di kota terubuk Bengkalis. Daerah itu terletak di seberang lautan kota Sungai pakning tempat dimana Azkia dan Radit di lahirkan. Untuk mencapai kota Bengkalis, mereka harus menyeberang menggunakan kapal peri selama 45 menit lama nya, sebenarnya itu tergantung pada kapal peri nya. Jika kapal peri yang bisa di katakan sudah lumayan tua, mungkin memakan waktu 1 jam.
Azkia, Radit serta teman-teman mereka memilih Universitas yang sama hanya saja fakultas nya yang berbeda. Radit, Aldy dan Anton memilih fakultas hukum Azkia, Nita dan Ferdi memilih fakultas ekonomi, sedangkan Rio memilih fakultas teknisi. Meski fakultas mereka berbeda namun persahabtan terjalin dengan baik.
"aduh..." kata seseorang tak sengaja di tabrak oleh Radit saat terburu-buru menuju mading kelas untuk milihat di ruangan mana fakultas yang ia tempati.
"maaf, maaf aku gak sengaja" kata Radit merasa bersalah dan menolong gadis berambut ikal terjatuh di jalan.
"astaga, beneran apa yang aku lihat? ganteng banget ini cowok" kata gadis tadi terpana melihat wajah Radit yang rupawan itu.
"hallo, ayo sini aku bantu" kata Radit lagi menyulurkan tangan nya untuk membatu gadis tadi.
"eh iya...terima kasih ya" kata gadis tadi masih dalam kagumnya.
"gak usah terima kasih, harus nya aku minta maaf sama kamu karena udah nabrak kamu"
"gak apa-apa. oh iya, aku Reva, Reva Nadila " kata gadis itu mengulurkan tangan nya berkenalan dengan Radit.
__ADS_1
"oh, aku Radit" balas pemuda itu.
"kamu fakultas apa?" tanya Reva
"aku fakultas hukum"
"aku fakultas ekonomi"
"oh, oh ya aku duluan ya" kata Radit berlalu dari gadis itu.
"baru kali ini aku bertemu dengan cowok seperti dia, tampan sekali. Dan perasaan apa ini? mengapa hati ini merasa aneh saat bertemu dia? apa aku merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama?" fikir Reva.
"Reva, kamu Reva kan?" tegur seseorang membuat lamunan Reva buyar.
"Azkia, kamu kuliah di sini juga?" tanya Reva.
"iya...udah lama gak ketemu ya. Kamu apa kabar?" tanya Azkia.
__ADS_1
"aku baik kok, iya iya kita udah lama lost kontek. Oh iya, kamu di sini tinggal di mana?"
"aku tinggal sama kak Rika. Dia kan kuliah di sini juga sekarang dia udah semester akhir" kata Azkia.
"owh gitu. eh kamu fakultas apa Kia?"
"ekonomi"
"wah sama dong kita"
"oh iya, kenalin ini Nita. Nita, ini Reva sahabat kecil ku"
"dia ini lo sahabat paling aku sayang. Dulu bapak kerja di rumah dia jadi tukang kebun, terus semenjak bapak sakit, keluarga Reva lah yang membiayain semua pemgobatan bapak sampai akhirnya bapak meninggal dan semenjak bapak meninggal papa Reva memberikan modal ke ibu untuk membuka usaha kecil-kecilan. Ya warung bakso yang ibuku miliki sekarang. Dari sana kami bertahan hidup. Pokoknya aku dan keluarga ku berterima kasih sekali sama keluarga Reva" kata Azkia berkaca-kaca.
"udah jangan di bahas lagi, itu semua kan papa ku kasih dengan ikhlas" kata Reva tersenyum. Nita mengangguk-anggungkan kepalanya tanda mengerti.
"tapi gak tau juga ni, tiba-tiba Reva nya pindah ke sini" kata Azkia lagi sedih.
__ADS_1