Pemuda Terkaya

Pemuda Terkaya
bab 23 bagus anda cukup bijak


__ADS_3

" baik lah" ucap naya.


" tunggu dulu!,


naya akan tanda tangan hanya jika naya yang mengerjakan proyeknya, tidak boleh ada yang akan ikut campur" ucap ifan dengan sangat lantang dan tegas.


" dasar bajingan bocah tengik, siapa kamu ikit campur" ucap fares.


" farees cukup diamlah" ucap sukma


" baiklah yang terpenting naya harus tandatangan, dan sekrang juga tolong hubungi pak marwan untuk penandatanganan besok" ucap ibu sukma kembali.


" bagus anda cukup bijak sana nenek " ucap ifan, fares dan hadi mengepalkan tangannya, keduanya sangat marah.


setelah semuanya setuju, naya menghubungi pak marwan, sesuai permintaan dari ibu sukma.


" sudah nek , bosok naya akan melakukan penandatangan kontraknya dengan pak marwan" ucap naya dengan sangat bahagia, kerja kerasnya tidak sia sia .


" syukurlah kita selamat" ucap ibu sukma


" syukurlah " ucap naya .


" bailah karna semua sudah selesai, kami pulang dulu "


" baik nek, nenek istirahatlah jaga kesehatan, biarkan urusan kantor yang muda muda saja yang mengerjakanya " ucap naya sambil mengantar kan neneknya sampai pada mobilnya.


Merry masih tidak percaya mertunya datang kerumah kecil dan sempit kediamannya, malam ini hal yang mustahil benar benar terjadi, sungguh luar biasa


" hari ini dewi keberuntungan masih bersama mu fan " ucap merry yang langsung pergi ke kamar untuk beristrirahat karna memang sudah larut malam,


davit hanya bisa menggeleng kan kepalanya, melihat kelakuan merry istrinya itu, lalu menyusl merry ke kamarnya.


" aku juga ingin istrirahat " ucap naya yang juga beranjak dari ruang tamu, naya juga harus melakukan oenandatangan kontrak di esok hari.


" baiklah selamat malam " ucap ifan


" malam" jawab naya.


Ifan masih lanjut membersihkan ruang tamu, merapikan dan mencuci piring yang kotor, barulah setelah selesai ifan duduk di sofa, meng hidupkan hanfonya.

__ADS_1


" tring "


" tring"


"tring"


Hanfonya langsung bergetar berulang kali, setelah data di hidupkan,sebuah pesan masuk datang dari grup bisnis bintang.


" bagus, semunya sesuai yang aku rencana kan " ucap ifan, semua bisnis yang ifan dirikan berjalan dengan sangat baik, bahkan melebihi rencana awal ifan.


bisnis yang tergabung dalam bisnis bintang, semuanya bergerak sendiri, namun dalam satu komando, ifan memerintahkan agar rencana bintang ini tidak ada satu orang pun yang tau, suatu saat rencana bintang akan menguncang dunia.


" hanya ada satun PR yang masih harus di kerjakan , aku rasa harus turun tangan langsung" ucap ifan, setelah melihat laporang dari isol, yang mengelola tempat kebungaran ( jim)


ada masalah yang datang dari kebugaran yang merasa tersaingi, mereka sering mendapat teror dari pesaing mereka.


" besok aku akan kesana" ucap ifan, ifan merebahkan tubuhnya di atas sofa, meski sofa itu sangat tua bagi ifan itu adalah kasur terbaik untuk nya.


di pagi hari ifan ingin pergi ke tempat kebugaran, untuk melihat akar masalah di yang ada di sana.


" siapa yang terkuat di sini" ucap seorang pria yang bertubuh kekar, di meletakkan satu kakinya di ats meja dan berteriak teriak.


" bum " suara hantaman langsung membuat se isi tempat kebugaran ricuh, instruktur itu terlempar setelah mendapat hantaman di bagian dadanya, saking kerasnya hantaman itu membuat istruktir tak dapat menahanya.


" apa maksud tuan" ucap instruktur yang telah berdiri kembali, sambil memegang dadanya yang sakit.


" buk " instruktur itu kembali di hantam di bagian wajahnya dengan tinju yang amat sangat keras,


 dia terjtuh dengan wajah yang lebam, intruktir yang lain berlarian ketempat kejadian, sekitar empat orang langsung menyerang pemuda kekar itu bertubi tubi, merka tidak terima teman mereka di hajar.


" buk"


"plas "


"plak"


Ke empatnya langsung memukul secara bersamaan, membuat pemuda itu terpojok, semuanya adalah profesional binaragawan, untuk bertarung tidak perlu di ragukan lagi dalam segi tehnik dan kekuatan mereka,


Namun tiba tiba ada sekitar 10 orang meransek masuk dan ikut bertarung.

__ADS_1


ke empat orang itu mulai terpojokan.


" tuan maaf di luar terjadi keributan" ucap pegawai bagian kebersihan yang langsung mendatangi ruangan isol, wajah isol langsung merengut, dia bergegas keluar, isol tau apa yang terjadi.


" apa yang terjadi " ucap isol, ke empat instrukturnya sudah tumbang, mereka tidak mampu bertarung kembali.


" jadi kamu pemilik tempat ini" ucap salah satu pemuda yang melakukan pengeroyokan.


" iya itu saya untuk apa kalian kemari " ucap isol.


" hahahah, kami kemari, dengar baik baik" dengan sangat angkuh mereka mebuat irang yang menyaksikan sangat tidak suka.


" saya minta anda untu menutup tempat ini, atau anda akan kami bunuh di tempat ini" ucapan pemuda itu sangat kasar dan nadanya terdengar mengancam, isol berfikir keras, isol mendapat perintah untuk tidak membuat keributan, namun dia juga tidak mungkin untuk menutup tempat itu, walau harus bertarung dia akan bertarung sampai mati.


" aku tidak mau dan kalian semua jagan bermimpi " ucap isol dengan lantangnya.


" baik jagan salah kan kami, serang bunuh dia" setelah seruan itu ke sepuluh pemudah langsung mengepung isol.


" wuss"


" wuss"


" palak"


Suara pukulan yang keras membelah angin, dengan berrubi bubi, isol masih bisa meng hindar, namun 1 vs 10, isol semakin kewalahan.


" kak ifan maaf kan aku" ucap isol yang merasa tidak akan mampu bertahan lagi"


" buuuk"


" brak "


" bummm" isol di hajar habis habisan, sehebat hebatnya orang saat satu melawan sepuluh akan sulit untuk bertarung,


" sial ini untuk kak ifan " isol bangkit setelah berkali kali terjatuh.


" wuussss"


" buuk"

__ADS_1


tiba tiba seorang pemuda melompat ketengah kerumunan, dan meng halau semua serangan yang di tujukan pada iso.


__ADS_2