Pemuda Terkaya

Pemuda Terkaya
bab 37 kerajaan kecil


__ADS_3

Setelah beberapa menit tanpa adanya pembicaraan, antara mulyon dan tuan sandi .


ketegangan di ruangan itu semakin tinggi


" apa yang kamu lakukan malam tadi " ucap sandi, memulai pembicaraan.


" saya bertempur dengan perusahaan asing" tuan besar.


" bertarung kata mu, lalu bagai mana bisa kamu kehilangan 1 triliun dalam semalam" ucap tuan sandi, molyono terdiam, dia tidak memahami perkataan tuan sandi, yang dia tau dia hanya kehilangan 100 milyar di awal, dan kemudian dia berhasil merubut kembali 75 milyar, dari tekanan semalam.


" maafkan saya tuan, maksud tuan besar apa?, saya hanya kehilangan 25 milyar tuan besar" ucap mulyono dengan ke adaan bingung.


" bodoh " bentak tuan sandi, mulyono yang sejatinya adalah kepala keluarga cengkelek sangat kebingungan dengan maksud tuan besar sandi.


" kamu tau kita kehilangan 1 triliun semalam" ucap sandi.


" apa ? Mana mungkin " ucap molyono, merasa tidak percaya dengan ucapan tuan sandi.


" coba kamu cek pengeluaran yang di lakukan mario putra mu yang begitu bodoh itu" ucap sandi.


" mario , apa lagi yang di buat anak bodoh itu" mulyono kaget, dia yang sangat fokus untuk bertempur demi keluarga ceng kelek , malah di permalukan dan di buat bodoh di hadapan tuan besar sandi,


mulyono mengepalkan tangannya.


" dasar anak bodoh" ucap mulyono.


" tuan muda mario sudah datang"


" suruh dia masuk" ucap sandi, mario seperti tidak menyadari sesuatu yang terjadi.


" kakek " ucap mario yang berjalan mengarah ke arah tuan sandi,


" plak " mulyono langsung menampar mario.

__ADS_1


" anak bodoh "


" ayah apa yang ayah lakukan" ucap mario yang memegangi pipi kirinya.


" jagan pura pura bodoh , yang kamu lakukan bisa membuat keluarga kita bangkrut, uang 1 triliun hanya buat membayar gadis gadis itu " ucap molyono yang begitu marah.


tanganya ingin sekali meng hajar mario.


" ayah, kakek, aku di tipu oleh ifan si pecundang keluarga kusuma"


"plak " lagi lagi molyono menampar mario.


" dasar anak bodoh"


" sudah sudah, hentikan" ucap tuan besar sandi, hati mario sangat kesal, kemarahannya berkobar kobar, rasa ingin membalaz dendam terhadap ifan begitu kuat.


" ririn di mana tuan ifan dan nona naya" ucap pak akbar yang sudah sampai.


" pak , ada nona adelia " ucap ririn.


" yang saya tanya tuan ifan! Bukan nona adelia.


" justru itu pak, nona adelia menginginkan tas yang di inginkan nona naya pak " jelas ririn.


" apa ? pasti akan ada masalah besar " ucap pak akbar , dia mengaruk garuk kepalanya, meimikir hal yang akan di hadapi.


" tenang saja naya saya akan membuatkan kerajaan kecil untuk kita, yang hanya ada aku dan kamu yang menjadi dewa hukum nya" ucap ifan tersenyum, sambil tetap memandangi ke dua bidadari di dapanya.


" jagan sok bijak , bilang saja miskin gak punya uang " ucap adelia, naya hanya terseyum malu, memang kenyataanya naya tidak memiliki cukup uang untuk membelinya.


adelia langsung berdiri ingin segera mengambil tas itu.


" tunggu sebentar adelia" ucap ifan meng hentikan adelia,

__ADS_1


adelia berbalik menatap ke arah ifan .


" ada apa lagi" ucap adelia marah.


" kamu tidak akan memiliki tas itu " ucap ifan yang masih tetap duduk dengan santai.


" kamu" adelia mengankat tangan dan ingin menampar ifan.


" tungggu nona adelia" ucap akbar segera meng hentikan perbuatan adelia.


adelia berhenti dan langsung menoleh, ifan memperoleh laporan keluarga ceng kelek yang ingin meminta bantuan dana , mereka yang kehilangan banyak uang seminggu terahir dan puncaknya adalah malam tadi,


mereka di ambing kebangkrutan, Dengan 75% saham kehilangan kekuatan bertempur.


" pak akbar " ucap adelia, adelia yang merupakan member vviv sangat percaya diri , pak akbar akan membantunya.


" ada apa ini " ucap akbar.


" lihat saja mereka , mereka adalah orang orang miskin, tapi mereka ingin mengatur toko kelas ini ini." adelia terus memaki naya dan ifan .


" tuan ifan, maaf atas ketidak nyamanan nya" ucap pak akbar tidak meng hiraukan adanya adelia.


" pak akbar anda pasti salah , yang member itu saya" ucap adelia protes, dia sangat kesal.


" nona adelia, anda bukan lagi member kami , keluarga anda sudah mencabut, kartu member anda" ucap akbar


" gak itu gak mungkin" ucap delia,


" anda bisa tanyakan langsung pada keluarga anda" ucap akbar .


" kalian pasti sekongkol" ucap adelia langsung membentak akbar.


"Tunggu saja , aku akan membuat kalian menyesal" adela pergi dengan hati yang kesal .

__ADS_1


__ADS_2