Pemuda Terkaya

Pemuda Terkaya
bab 48 pengembangan kota new


__ADS_3

Keduanya pergi meninggalkan rumah dengan mobil masing masing, naya memakai mobil fasilitas dari pengembangan kota new, walau sebenarnya itu adalah pemberian dari ifan, namun untuk menjelaskan siapa ifan sebenarnya, akan butuh waktu dan momen yang tepat.


Untuk itu ifan juga belom siap, ifan berencana akan meberi tau naya, siapa dia sebenarnya saat kota berumbung bisa dia kuasai sepenuhnya, agar tidak akan ada lagi yang meng hina naya.


Ifan melaju ke selatan, dia akan langsung peegi ke pengembangan kota new, bersama pak marwan, ifan memerintahkan rapat darurat, namun ifan memerintahkan agar tidak memanggil siapapun dari pengembangan kota new di selatan, karna memang rapat darurat ini berasal dari masalah bagian selatan pengembangan kota new.


Naya hanya ke sini sebulan sekali, hanya untuk mengecek pekerjaan yang di lakukan, sebab naya juga bekerja di perusahaan grup kusuma sendiri.


Ifan bersama dengan marwan menuju pengembangan kota new, dengan iring iringan mobil ferary.


" pak marwan bagai mana situasi di sana " ucap ifan.


" siatuasinya lumayan buruk tuan muda " ucap marwan, mobil terus melaju, jalan raya lumayan tenang kepadatan kendaraan di daerah selatan tidak terlalu padat, membuat iring iringan mobil itu bisa bergerak dengan leluasa , ifan terus memperhatikan siatuasi, dengan hanfon di tanganya, sepertinya memang ada yang salah dengan mandor di daerah selatan.


ifan dan pak marwan langsung terun , di san ribuan buruh sudah berkumpul, mereka mengetahui akan ada petinggi yang akan datang.


" mereka datang , mereka datang " ucap salah satu pekerja yang membuat para pekerja yang lainya langsung berkumpul, mereka sudah menunggu mereka.


ada sebuah meja sederhana yang di siapkan oleh mereka untuk para petinggi itu, mereka berharap ke sejah teraan yang di janjikan di awal kontrak.


" siapa dia , bukanya dia masih terlalu muda untuk berdiri di sana" ucap perkerja yang sudah berdiri, setelah melihat ifan naik ke atas meja yang di sediakan.


" kami di sini untuk minta ke adilan, bukan sebuah lelucon " semua orang mulai terpancing.


" jagan menipu kami, cepat bayar upah kami" teriak seseorang .


" selamat pagi sodara sodaraku, aku ifan gunawan, pemilik pengembangan kota new ini, aku ingin mendengar masalah yang terjadi di sini, katakanlah apa yang kalian keluhkan " ucap ifan, mereka saling memendang, tidak pernah terfikir bagi mereka bahwa pemilik pengembangan kota new adalah anak yang sangat muda.


" sudahlah kami tidak percaya, atau para petinggi hanya ingin mempermainkan kami lagi" teriak salah satu pemuda di tengah mereka, dia langsung melempar sebuah batu pada ifan, sontah semua pekerja mengambil batu dan melempar kan nya pada ifan, para pengawal yang di siapkan oleh pak marwan langsung melompat untuk melindungi ifan dari batu batu yang terbang, mereka membawa peng halang , itu adalah permintaan paka marwan.

__ADS_1


" sudah tidak apa apa , pergilah " ucap ifan melambaikan tanganya, para penjaga itu menolah pada pak marwan, pak marwan juga melambakan tanganya, pertanda ia menyetujui, hujan batu masih berlangsun.


" jika kamu tidak bersungguh sungguh pergilah" ucap seorang yang terus melampar batu ke rah ifan, darah mentes dari dahi ifan, semua orang langsung berhenti melempar batu.


" apa kita salah " ucap seseorang yang paling tua di tempat itu, marwan bergegas membawa hansaplas, namun ifan menolaknya.


" tolong dengarkan saya" ucap ifan, ifan sama sekali tidak meng hiraukan rasa sakit, daruh terus saja mengalir tanpa henti, semua orang diam, medengar perkataan ifan, melihat ifan tidak prrgi saat mereka meng hujani batu, itu sudah menunjukkan ke sungguhan dari ifan, dan petinggi lainya.


" saya sebagai pemilik dari pengembangan kota new, bertanggung jawab atas semua hak kalian , jadi saya minta tolong katakanlah keluah kesah kalian, biar saya bisa tau apa yang sebenarnya teejadi" ucap ifan yang masih tetap tenang, meski darah sudah mebasahi seper emapat baju yang iaya pakai.


" kami menuntut gaki kami yang di tunda untuk segera di bayarkan, kasihan kami" ucap sesepuh di pwngwmbangan kota new .


" banar tuan ifan, istri saya sakit, saya harus membawanya kerumah sakit" ucap seorang menambahkan.


" kami tidak masalah makan tidak layak, namun gaji kami mohon di cairkan pak ifan " saut pemuda lainya, kemudian suasana menjadi lebih tenang.


" baik masih ada lagi " ucap ifan, ifan merasa kesal, ini sudah kelewat batas.


" baiklah, saya jelaskan terlebih dahulu, kami pihak pengem bangan kota new, telah membayar penuh seluruh gaji kalian, masalah sampai pada kalian, spertinya ada hal hal yang menyimpang, fais yang di bertanggung jawab di pengembangan kota new bagian selatan, mulai panik, keringat membasahi tubuhnya.


" selanjutnya , setiap pekerja mendapatkan makanan dengan gizi yang sempurna, kami juga mengutus juru masak di tempat ini, pak hasan, bisa kamu jelaskan, kenapa mereka mkan dengan makanan tidak layak?" ucap ifan, pak hasan maju selangkah.


" tuan muda , saya hanya memasak yang telah di tentukan oleh pak fais, semua sudah di atur olehnya" ucap pak hasan.


" huuuuuuu " semua orang langsung gaduh.


" jadi dia orang jahat" ucapnseseorang berteriak ke arah fais.


" maad tuan , kami tidak ingin tau siapa yang bersalah, kami hanya ingin gaji kami di bayarkan.

__ADS_1


" banar"


"Itu benar, jika hanya bicara saja tidak ada gunanya" ucap se orang pemuda dengan lantang.


ifan mengangkat tangannya, semua orang langsung diam.


" baik lah, hari ini juga gaji kalian akan kami bayarkan" ucap ifan,


" benarkah itu""


"syukurlah"


" bagus, anda sangat baik" semua orang berbicara dengan semangat.


" dewi, urus pembayaran mereka" ucap ifan, ada emapat koper yang datang, itu semua adalah uang kes .


" dia pemuda yang baik, "


" hidup tuan ifan"


" hidup tuan ifan" semua orang berteriak , nama ifan.


" baiklah, kalo begitu saya pamit, silahkan ambil gaji kalain pada ibu dewi, selama dua hari saya liburkan kalian, kalian boleh bersama kelurga " ucap ifan, seketika semua orang menyesal sudah melempari ifan,.


" terimakasih tuan ifan," semua orang berteriak dengan senang.


" semuga anda selalu diberikan umur panjang" semua orang terharu dengan tindakan yang di lakukan oleh ifan.


ifan meninggalkan mereka dengan beberapa petinggi , mereka menuju ruangan utama.

__ADS_1


ifan berjalan di depan semua orang , banyak orang mengagumi ifan,


__ADS_2