Pemuda Terkaya

Pemuda Terkaya
bab 78 kaligrafi hidup


__ADS_3

" aku keluar dulu ya, kamu tidur saja, aku ada kerjaan" ucap kevin, kevin pergi keluar rumah setelah menerima panggilan, naya tidak tau kevin kerja apa, namun dia tidak ingin mencampuri urusan suaminya.


" hati hati, pakek jaket" teriak putri.


" cie perhatian sekali nona" ucap bi iyem.


" bibi bisa saja " ucap putri , dia sangat malu, wajahnya memerah.


Kevin pergi ke sebuah taman, rupanya di sana sudah ada gesa yang menunggu.


" lama sekali sih ," ucap gesa dengan kesalnya.


" habis kamu ngapain mlm mlm minta aku kesini" ucap kevin.


" abisnya aku bosen di rumah" ucap gesa, dia memamerkan lekuh tubuhnya.


Gesa mengajak kevin ke kediaman keluarga piter,


" ini rumah siapa ? Kenapa kita kesini" ucap kevin me atap para penjaga yang terus memandanginya, seolah kevin adalah buruan dari segerombolan macan.


" ini rumah ku, selamat datang di kediaman keluarga piter" ucap gesa , dia menga gkat kedua tanganya ke langit.


" apakah ini bencana, atau ini anugrah " ucap kevin dalam hatinya, dia sudah menyelidiki keluarga piter, mereka adalah keluarga nomer 1 di kota gersik, dengan aset ratusan triliun, mereka juga memiliki beberapa saham di grup global .


Keluarga piter memiliki ribuan prajurit, meski tidak memiliki senapan, karna tidak sembarang orang memiliki hal itu, karna negara melaran penggunaan senapan .


Kevin juga mengetahui bahwa keluarga piter merupakan salah satu sekutu setia dari kakek nya tuan besar gunawan.


Setelah lolos dari pemeriksaan, kevin barulah di izinkan masuk, mereka menemuai tuan besar piter, yang sedang melukis , sebuah kaligrafi.


Bebrapa menit kevin menggu tuan besar bersama gesa.


" gesa, siapa dia, sejak kapan orang asing boleh masuk ke tempat ku" ucap tuan piter.

__ADS_1


" kakek, dia pria yang aku ceritakan tempo hari pada kakek" ucap gesa dengan lembut, gesa takut kevin akan di usir .


" halo tuan besar" ucap kevin ,membungkukkan tubuhnya.


tuan besar mencoba menekan egonya, behadapan dengan gesa, dia tidak bisa berbuat banyak.


" anak muda , siapa namamu dan dari mana asal mu" ucap tuan besar piter.


" aku kevin gunawan" ucap kevin, tuan besar piter langsung mengangkat kepalanya, dia juga menatap kearah kevin.


" mungkin kah " tuan besar piter mengingat masa lalunya, di mana sahabat sekaligus sekutunya, berkata,


"nanti saat umurnya 22_24 tahun, dia akan menemui mu" tun besar gunawan berkata sambil menunjuk sebuah balita di atas kasurnya, tuan besar piter tidak percaya hal itu, namun dia berharap itu memang terjadi.


" kamu kenal jendral gunawan?" ucap tuan besar piter, kevin memberi isarat lewat jarinya, untuk berbicara hanya 4 mata, tuan besar piter terkejut, itu adalah kode yang selalu di berikan tuan besar gunawan, saat mereka berdua yang boleh mengetahui kebenaranya.


ke mudian tuan besar piter mengajak kevin kekamarnya, meskipun tidak pernah ada satupun orang yang di ijin kan masuk.


" duduk, kamu kenal sanji" ucap tuan besar piter, dia ingat dulunya tuan besar gunawan pernah menyebut nama cuxunya itu dengan sanji ku.


" itu nama masa kecil ku" ucap kevin...


" kamu kenal jendral gunawan" ucap tuan besar piter , dia masih belim nyakin.


" dia kakek ku" dengan tegas kevin menjawabnya.


" kalo begitu, aho ikut aku" ucap piter, dia belom bisa percaya sepenuhnya, tuan besar pitee membawa kevin ke tempat membuat kaligrafi, dia mejadi seorang seniman kaligrafi atas ajaran tuan besar gunawan, jadi dia beefikir cucu sahabtanya akan sama hebatnya dengan tuan besar gunawan, jadi dia mencoba cara ini, untuk memastikan ke kawatirannya.


" duduklah coba kamu perhatikan kaligrafi ini " ucap tuan piter, tuan piter menjadi seperti sekarang karna ajaran dari tuan besar gunawan.


kevin melihat kali grafi di depanya, dia meperhatikan selama beberapa detik.


" kali grafi yang cukup bagus, namun juga terdapat hal yang kurang mengenak kan di mata" ucap kefin, menunjuk sebuah titik di tenga tengah, tuan piter terkejut, dia memeng lalai saat menulisnya, namun jika bukan mata yang bagus, hal itu tidak akan di ketahui, apalagi kevin hanya memperhatiknya sebentar saja .

__ADS_1


" kalo memeng kamu bisa membuat yang lebih indah, coba saja " ucap tuan piter, dia menantanv kevin, kali ini gesa di minta untuk masuk, untuk melihatnya.


Kevin langsung mengambil sebuah alat untuk membuat kali grafi, di mencelup kan pada tinta, dia memejamkan matanya dan menaik nafas, kemudian dia memegang kuas itu di tangan kanannya dan tangan kirinya memegang pangkkal tangan kananya.


" apa yang dia lakukan " ucap gesa, gesa dan tuan besar piter melihat tehnik yang di lakukan kevin, kevin menuliskan kata, PEMUDA ADALAH PENURUS BANGSA


Tuan besar piter terkesan dengan hasil kali grafi yang di buat oleh kevin.


" ini, luar biasa" ucap tuan besar piter, dia seakan akan tidak ingin melepas pandanganya dari kaligrafi yang di buat oleh kevin.


" sungguh ukiran yang luar biasa" ucap tuan piter, sementara bagi gesa itu sama saja dengan yang di lukis kakeknya.


" apanya yang bagus, bukankah sama saja " ucap gesa,


" kamu ini memang tidak tau apa apa tentang seni", ucap tuan besar piter, lukisan sederhana yang di lukis kevin , namun seolah setiap hurufnya mempunya jiwa yang mampu meluapkan makna dari setiap gerakan kuas itu, apalagi di buat secara sepurna, tanpa kehilangan rime dan nafas.


itu membuat tuan piter mengingat kembali tentang tuan besar gunawan.


" kali grafi hidup" ucap tuan besar piter


" apa yang kamu inginkan, sampai datang ketempat ini" ucap tuan besar piter, kevin dan gesa saling menoleh , kevin datang karna ajakan gesa, gesa membawa kevin untuk dikenalkan pada tuan besar piter, jadi kevin tidak memiliki alasan apapun datang ketempat ini.


" aku tidak memiliki niat apapun, aku hanya ingin lebih mengenal keluarga tuan " ucap kevin.


" baiklah, jika kamu bersikeras untuk tidak mengajuinya, riadi !" ucap tuan besar.


" siap tuan ada apa " ucap riadi dan ke 3 orang lainnya, mereka langsung masuk ke ruangan tuan besar piter.


" tangkap dia," printah tuan besar, kevin langsung di tangkap dan di ikat, agar tidak kabur.


" kek apa maksudnya ini,?" ucap gesa, dia sangat kawatir pada kevin, apa yang sebenernya terjadi mengapa tuan besar piter menangkap kevin, semua pertanyaan itu ter ngiang di kepala gesa, dia yang sudah jatuh hati pada kevin tentu saja mempertanyakan hal hal tentang kesalahan kevin.


" diamlah, ini urusan orang tua" bentak piter, gesa semakin pusing memikirkan perkataan tuan besar piter, kevin di bawa ke sebuah ruangan rahasia di kediaman tuan besar piter.

__ADS_1


__ADS_2