
Meraka sudah berkeliling, melihat batu batu yang ada, kini sudah jam 10 malam, sudah tiba saatnya pemutongan batu yang telah di setujui untuk di belah maka akan di belah.
Di tempat ini pemotong batu adalah tenaga profesional yang memeng di bayar sebagi servis di lelang ini.
Ifan dan okta duduk di kursi yang sudah di sediakan, dengan layar besar di depan merka, pemutongan batu sudah di mulai, okta ingin membelah batu yang dia beli seharga 1,5 milyar itu .
Batu itu di bawa ke hadapan ifan dan okta.
" nona batu ini akan di belah, bagai mana jika di belah seblah sini, kemudian di sini dan di sini" ucap orang yang membawa batu milik okta itu.
" baiklah tolong di belah " ucap okta menyetujui pembelahan batunya.
batu di bawa keruangan khusus untuk membelah, sedang kan para penikmat batu tetap di meja tempat duduk nya, dengan layar yang sudah di nyalakan.
" mari kita lihat, seperti apa batu yang akan di belah " ucap orang orang , detak jantung okta berdenyut lebih kencang, saat mesin pemutong di hidupkan, seluruh mata tertuju pada batu yang sedang di potong.
" lihat batu nya berwarna hijau"
" itu giok " orang orang mulai ramai dengan keindahan giok yang mulai terlihat, potong menyelesaikan potongan pertama, suasana langsung gaduhan setelah batu yang berwarna hijau di bilas tanpak jelas bening keristal dengan garis garis putih di pinggiranya.
" nona apa anda mau menjualnya, saya berani membelinya 2x lipat" ucap orang yang bertatu di lenganya ,artinya sudah di tawar 3 milyar.
" nona saya berani 3,5 milyar" lagi lagi seseorang menawar dengan lebih tinggi, sedang okta masih menoleh pada ifan.
" bagai mana fan, haruskah aku jual, untungnya sudah 2 milyar" ucap okta.
" tunggu sebentar, biarkan di potong kedua kalinya di bagian pinggir" okta sedikit cemas setelah ifan menyuruhnya memotong kembali, karna jika batu giok hanya sedikit maka harganya akan turun, di sinilah bentuk lelang batu di tempat ini.
" lanjutkan potongan " okta setlah ragu ragu beberapa detik.
orang irang kembali memperhatikan , potongan kedua sudah di mulai batu sedikit demi sedikit mulai terbelah.
" lihat itu , itu giok sempurna" ucap salah satu pengamat di kursi yang langsung berdiri.
" nona aku beli 6 milyar"
" 7 milyar"
"8 milyar" sebuah penawara yang terus bertambah.
__ADS_1
" baiklah 8 milyar saya jual" ucap okta sangat antusias, dia hanya mengeluarkan uang 1.5 milyar dan sekarang uangnya menjadi 8 milyar, itu namanya kejatuhan durian runtuh, ifan tersenyum, sementara mario masih duduk menganggap remeh, dia percaya batu batunya akan memiliki kualitas sangat tinggi.
Pembayaran biasanya akan di lakukan dengan tranfer secara menyeluruh dan terbuka, agar tidak ada penipuan di dalmanya.
setelah selesai pembelahan batu milik okta, kini lanjut ke pemutongan berikutnya.
" ifan sekrang giliran mu" ucap okta yang kegirangan setelah mendapat uang 8 milyar.
" belom waktunya" ucap ifan yang masih duduk tak bergerak .
" belah batu ku" ucap mario dengan sombongnya.
" baiklah setelah melakukan diskusi batu akan di belah dari sebelah mana sang exsekutor membawa langsung membawa batu batu milik mario ke pemutongan, di mulai dari batu yang paling kecil, antusias semua orang kian membara, setelah batu milik okta, yang sangat berkualitas.
" sreeennng" bunyi pembelahan batu yang mengikis batu milik mario, batu telah terbelah, orang orang tercengan, tidak ada batu giok, hanya sedikit garis hijau yang terlihat,
" itu batu biasa" ucap seseorang dari meja belakang, mario terlihat kesal.
" lanjutkan pemutongan, setelah di potang bagian pinggir kali ini di coba bagian tengah, hasilnya masih sama , hanya garis kecil yang muncul, mario sangat marah , baru kali ini dia gagal dalam memilih batu.
" brengsek lanjutkan batu yang ke dua " ucap mario yang kesal, batu kedua ke tiga ke empat, semunya tidak bernia , mario murka , matanya mulai memirah , batu batu yang di pilihnya tidak ada yang berkualitas, ifan tersenyum, semua batu itu adalah yang ifan pilih, ifan memang sengaja mencari batu yang tampak bagus saat di lihat dari luar, karna memang mario selalu mencari masalah, kini batu terahir milik mario adalah batu yang di lihat oleh ifan pertamakali di ambil mario.
" lanjutkan "ucap mario dengan marah, dia menggengam tangannya, kehilangan uang 14 milyar untuk membeli batu batu tersebut dan masih belom memperoleh hasil, membuatnya sangat pusing .
Orang orang tidak lagi memperhatikan batu yang di belah, hanya ifan yang masih mengamati dengan serius.
" lihatlah itu batu giok " ucap seorang yang masih mengamati, ucapan orang itu sontak membuat semua orang langsung menatap pada layar di depanya, mario langsung kegirangan.
" ahirnya dapat" ucap mario, setelah potongan batu itu di bilas, semua orang tercengan.
" itu batu giok langit biru yang langka" ucapan seorang yang membuat semua orang tercengang.
" tuan apakah anda ingin menjualnya" ucap seseorang.
" lanjutkan pemutongan" tanpa menghiraukan orang yang berbicara.
Setelah di potong sebelah kiri ternyata batu gioknya tidak tembus, sehingga nilainya menurun, yang awalnya mereka berani membeli hingga 30 milyar sekrang langsung turun drastis, bahkan kali ini tidak ada yang melakukan penawaran.
" bagai mana tuan masu di potong kembali" pertanyaan itu kembali di ulang , mario mau tidak mau harus memotong ulang, ada penyesala. Mengapa tidak melepasnya tadi.
__ADS_1
" potong lagi" ucap mario,
mata semua orang tertuju pada layar, di potongan tengah batu tampak batu giok biru sempurna.
" saya menjualnya " ucap mario .
" 10 milyar"
" 11 milyar"
" 12, 13 14 15 milyar" tawaran mulai berangsur angsur , dan berhenti di 15 milyar.
mario masih meng hasilkan 1 milyar dari yang di keluarkan.
" lihat lah batu giok ku 15 milyar " ucap mario pada ifan dengan sombongnya.
" lihat batu milik mu pasti hanya sampah kan " ucap mario .
" diamlah mario" ucap okta .
" baiklah potong kan batu itu" ucap ifan , tatapan semua orang langsung kembali fokus, mengikuti setiap gerakan mesin pemopemutong, setiap mata mulai besinar pasir pasir yang di hasilkan ber warna biru pekat .
" ada sebuah giok " ucap salah satu penonton, mario langsung mengpalkan tangannya, bagai mana mungkin batu milik ifan langsung mendapatkan sebuah giok .
" itu giok biru brumbung yang langka" ucap pemuda yang menatap batu dengan sek sama.
" ya tidak salah lagi , itu batu giok langka" saut seseorang dari kerumunan, semua orang terpukau, sementar mario diam diam mebayar orang untuk balas dendam, mario sangat marah
" 20 milyar tuan" tiba tiba sese orang mengangkat tangan untuk memberikan tawaran.
"40 milyar"
" 50 milyar" tawaran langsung meroket, batu giok biru termasuk giok langka dengan sejarah yang panjang.
" baiklah aku lepas 50 milyar" ucap ifan, membuat semua orang tercengang, okta pun setuju, meski jika di belah kembali dan giok masih utuh ,maka harganya akan berada di kisaran 100 milyar ke atas. Namun jika tidak maka akan langsung merosot. Seperti itulah kebiasaanya.
ifan masih ada satu batu lagi seharga 500san juta , sdang yang sudah di lelang adalah seharga 5 milyar.
Ifan sudah memiliki 45 milyar ke untungan.
__ADS_1
" tolong belahkan batu ini " ucap ifan yang terus membawa batu di tanganya.