
Ifan berjalan ke arah mobil di ikuti 20 orang di belakangnya , orang orang itu membawa iphon 16 promax, dengan 20 orang berbaris rapi,
" buaknnya itu irang yang kamu usir tadi dit" ucap mex yang berjaga di conter sebelah.
" benar, aku sungguh menyesal mengusirnya tadi" ucap radit menundukkan kepalanya, rasa menyesalnya sangatlah besar, melihat iphon iphon yang di bawa oleh pegawai dari toko sainganya, itu sebuah keeugian besar.
" tuan sudah selesai, terimaksih banyak atas pembelian anda hari ini" ucap pak dahlan.
" terimaksih pak dahlan." ucap ifan, ke dua puluh orang itu berbaris memberikan penghormatan pada ifan, ifan bergegas menginjak pedal mobilnya, ifan menuju ke kantor ifanto naya new, tempat di mana marwan bekerja.
" brom brom" suara kenalpot ifan , pak marwan sudah menunggu dengan beberapa anak buahnya.
karna sebelumnya ifan sudah meng hubungi pak marwan.
" tuan muda , untuk apa hanfon sebanyak itu" ucap marwan.
" pak marwan kita masuk dulu, ada beberapa hal yang ingin aku rencanakan.
Marwan dan ifan memasuki rungan marwan, hanfon hanfon itu di bawa ke ruang manager karna belom ada intruksi mau di apakan.
" silahkan tuan muda" ucap marwan, setelah menuangkan sebuah teh.
__ADS_1
" teeimakasih pak marwan" masin menaruh tangan di belakang bahunya, ifan masih berfikir tentang keluarga terkuat di berumbung, ifan di buat pusing bagaimana cara menaklukan kelurga itu.
" tuan muda , menurut penyelidikan yang telah kita lakukan, keluarga akbar yang di pimpin oleh raditia, itu menumpukkan seluruh keputusan pada putranya yang dikirim ke pertempuran merebut kekuasaan di perbatasan, kekuatan perbatasan yang hanya untuk memperkuat pengalamanya" ucap marwan.
" maksudnya pak marwan, aku belom faham " ucap ifan setelah berfikit beberapa detik.
" intinya tuan muda kita hanya cukup mengalahkan putra tunggal raditia , untuk bisa mendukkan keluarga akbar kota brumbung " ucap pak marwan, ifan hanya mengangguk anggukan kepalanya, rencana yang di susun semuanya berantakan , kepalnya berdengung,
" pak marwan , orang yang seperti apa kriss ini" ucap ifan
" kris adalah petarung yang hebat, menurut kabar yang ada, kris sangatlah kuat tuan, dia bahkan sanggup memimpin para bandit yang berada di perbatasan, dia memiliki 5.000 bawahan yang siap bertempur untuknya" ucap marwanenjelaskan tentang siapa kris keluarga akbar .
Ifan mengepalkan tangannya.
" tdak perlu tuan muda, informasi terahir yang saya dapatkan kris akan pulang beberapa hari lagi"
" bugus, kalo begitu aku bisa menantangnya" ifan kembali bersemangat mendengar perkataan marwan.
Ruangan menjadi sunyi, ifan menysap sebuah rokok, begitu pula denagn pak marwan, mereka meng habiskan rokok di tangan mereka , pemikiran kedua orang ini sungguh sulit di prediksi.
" pak marwan, tolong berikan hanfon hanfon itu pada para pimpinan kekuatan bintang, agar kita bisa lebih kuat dalam berkomu nikasi" ucap ifan, ifan menyesap teh dengan nikmat.
__ADS_1
" baik tuan " ucap pak marwan,
" tuan ada masalah dari kelurga gunawan" ucap marwan, awalnya pak marwan ingin menyembunyikan masalah ini terlebih dahulu, namun jika itu terus di tutupi, takutnya akan berdampak besar pada ahirnya.
" masalah, " ucap ifan .
" benar tuan, tetua 2 mengabarkan, bahwa angkara mengirim beberapa orang untuk membunuh tuan muda" ucap marwan,
" angkara" ucap ifan dengan marah, ifan sangat ter kejut , angkara bahkan mengirim orang untuk membunuh dirinya ke kota brumbung ini.
namun ifan blom bisa berbuat apapun karna kekautannya blom cukup untuk menantang keluarga gunawan.
" perkuat penjagaan di perbatasan, jagan biarkan keluarga gunawan memasuki kota ini" ucap printah ifan.
" baik tuan muda" ucap marwan.
Semua stasiun langsung di jaga dengan ketat, baik stasiun kreta api, bus, maupun plabuhan dan juga bandara, semua akses masuk kota di jaga dengan ketat terutama untuk yang datang dari surabaya dan keluarga gunawan,
semua kekuatan di kota berumbung di kerahkan, baik dari kekuatan bawah, walaupun kekuatan atas yang sudah mengikuti ifan.
" ifan " ucap okta yang tiba tiba datang entah dari mana, ifan sedang berjalan di mall sedang menikmati ke senggangan waktu, sebelum , pertempuran di mulai.
__ADS_1
Dengan tekat ifan yang kuat, untuk bisa merebut kembali keluarga gunawan, ifan harus secepatnya menaklukkan kota brumbung ini, untuk bisa melawan kekuatan keluarga gunawan yang di pimpin oleh angkara, meski para tetua terus berusaha menjadikan ifan kepala keluarga gunawan, namun tetua lainya menginginkan angkara yang memimpin keluarga gunawan.
Karna itu ifan haruslah memiliki kekuatan yang cukup untuk melawannya sendiri.