Pemuda Terkaya

Pemuda Terkaya
bab 36 kepala keluaga cengkelak muyono


__ADS_3

Ketegangan di keluarga ceng kelek, menjadi sangat rumit, saat uang yang di gunakan mario dan tekanan yang di berikan perusahaan luar negri pada perusahaan perusahaan milik kelurga ceng kelek bedampak besar,


" maaf tuan anda di panggil tuan besar cangka " ucap riadi , riadi langsung kebingungan, saat riadi mengatakan hal itu.


" apa yang terjadi " ucap mul yono , mol yono tau sifat tuan besar , tuan besar tidak akan memanggilnya jika tidak ada hal yang mendesak, mol yono semalaman bekerja keras meng hadapi tekanan luar biasa dari kekuatan luar negri, dia hampir kehilangan seper delapan dari bisnis,


molyono sedang sangat pusing, dan sekarang ada panggilan dari tuan besar.


" ayo kita pergi" ucap mulyono


" tuan , tuan besar juga memanggil tuan mario"


" mario juga di panggil , sebenarnya da apa "?


mereka tidak mengetahui masalah mario yang terlintas hanyalah masalah tentang kekuatan luar negri yang terus menekan keluarga cengkelek.


"Ayo kita berangkat, biarkan mario pergi sendiri" molyono sungguh ingin segera menemui tuan besar, masih banyak urusan yang harus dia selesai kan.


" sepertinya itu bagus " naya menunjuk sebuah tas hitam , yang terbungkus kaca.


" itu hermes nona, nona pasti cocok menggunakan tas itu" penjaga toko tas brandet itu mengabaikan keberadaan ifan.


" boleh saya lihat" ucap naya, yang sepertinya sangat menyukai tas itu.


Tas Hermes sebagai salah satu barang yang paling dicari di industri fashion kelas atas. Bentuk dan tampilan yang ikonik, kulit yang digunakan dan jumlah waktu serta keterampilan menciptakan barang tersebut menjadi barang mewah.


Pembuatan tas Hermes membutuhkan waktu yang panjang, sekitar 48 jam dengan bahan dan proses yang berkelanjutan. Sebagian tas Hermes dijual dengan harga ratusan juta, namun banyak tas edisi lama dan terbatas dapat mencapai miliaran.


Tas Hermes dikenal dan dipuja oleh para pecinta fashion terutama untuk produksi tas wanita. Hebatnya, tas Hermes tidak menggunakan mesin perakitan besar seperti di pabrik-pabrik tas pada umumnya.


" silahkan nona, namun tidak dapat di sentuh, " ucap penjaga toko , tas itu terlalu mahal, jika tidak ber kepastian meme gang pun sulit.

__ADS_1


" berapa harganya" ucap ifan yang tidak ingin berbasa basi, jika naya suka, ifan pasti mengambilnya, ifan baru menyadari toko itu adalah rencana bintang , karna terdapat sebuah tanda di bawah nama toko, ifanto naya.


" ini seharga 643 juta " ucap penjaga itu, sangat tiduk menyukai pertanyaan ifan.


" 643 juta " ucap naya kaget , naya perlahan menurunkan egonya, tas itu terlalu mahal.


" sudahlah ifan kita pergi saja" ucap naya yang membisikkan pada telinga ifan.


" ada apa ? Kalo kamu suka beli saja " ucap ifan.


" itu terlalu mahal, lagi pula di rumah aku masih punya tas, penjaga toko sangat kesal, yang datang rupanya orang orang miskin.


" tunggu sebentar, nama kalian siapa" ucap penjaga toko yang baru menyadari nama kedua orang itu sperti nama yang terpajang di bawah nama toko, penjaga toko cukup pintar dan dapat melihat situasi.


" saya naya kusuma, dan ini ifan dermawan" ucap naya memperkenalkan, penjaga toko langsung gemetar, raut wajahnya langsung berubah, dia adalah ifa dermawan boz dari toko ini, namun penjaga toko malah memperlakukannya dengan tidak ramah.


" baiklah tunggu sebentar " ucap penjaga toko, dia langsun mengambil hanfonya, dan langsung menghubungi pak akbar manegernya.


" iya rin, ada apa?" ucap akbar yang mengangkat telfon ririn.


" pak bisa ke sini, ada .... Pak ifan" ucap ririn.


" ifan siapa ? saya sangat sibuk ,Ada banyak hal yang harus saya urus" ucap pak akbar yang masih mengoreksi berkas penjualan ahir bulan ini.


" maaf pak , tapi bapak harus kesini, sepertinya beliau adalah pak ifan gunawan dan juga nona naya kusuma" ucap ririn.


" bookk" pak akbar menjatuhkan dokumen yang ada di tangannya.


" tuan ifan " dia cukup kaget mendengar kata gunawan.


" aku kesana" ucap pak akbar yang langsung bergegas ke tempat ririn, tokok ini cukup luas , memang bukan hanya menjual tas saja, ada baju baju, sepatu dan banyak lainya, yang berkaitan dengan fasion.

__ADS_1


" nona tuan silahkan duduk " ucap mengarahkan ifan dan naya untuk duduk, ririn menyuguhkan teh pilihan yang memang di sediankan untuk servis pelanggan vviv di tempat ini, tuan nona silahkan, ririn kembali melayani catamer , dan kebetulan juga menginginkan tas yang di sukai naya.


" ada yang bisa kami bantu nona" ucap ririn yang sedang berjaga .


" mbak saya ingin tas hermes warna hitam itu" ucap nona itu, ririn berfikir harus di kasih atau tidak, dia adalah pelanggan vviv , sedangkan naya dan ifan adalah pemilik, mimikirkan itu ririn cukup pusing.


" maaf nona , tas itu sudah di pesan orang yang di sana" ririn menunjukkan tempat di mana ifan dan naya yang sedang menyesap teh .


" maafkan saya nona adelia, tas itu sudah di pesan oleh mereka" ririn kebali menjelaskan pada adelia, adelia adalah salah satu putri dari keluarga ceng kelek , dia adalah wanita yang begitu menawan, tubihnya yang seksi, dengan kulit pitih berseri, tubuhnya yang ideal membuatnya terlihat sempurna, dengan wajah ofal bulat mengemaskan, hidung mancung sempurna, dengan rambut berwarna hijau krem , menambah ke cantikanya.


" aku tidak mau tau, aku ingin tas itu, aku akan telfon ayah ku" ucap adelia.


" maaf nona itu tidak akan berpengaruh, kami harus profesional dengan pekerjaan kami" ucap ririn, adelia menatap wanita yang duduk menikmati secangkir teh di tanganya.


" bukan kah itu naya " ucap adelia, dia langsung datang meng hampiri naya dan ifan.


adelia lansung duduk , di dekat naya .


" adelia" ucap naya yang sedikit terkejut, melihat adelia duduk di sampingnya.


" aku menginginkan tas yang kamu pesan " ucap adelia, naya dan ifan saling bertatapan, keduanya tidak mengerti apa yang di maksud adelia.


" tas yang mana?" tanya naya.


" tidak usah pura pura naya, aku ingin tas hermes itu, lagi pula aku yakin kamu tidak punya uangan untuk membeli tas itu" ucap adelia penuh peng hinaan, ifan hanya terdiam, menikmati pemandangan yang indah, dua bidadari saling berhadapan , namun kecantikan naya tidak bisa di bandingkan dengan adelia, naya adalah wanita paling cantik di kota berumbung, atau mungkin di negara ikn ini.


" tas itu, kalo kamu mau ambil saja " ucap naya, naya yang tidak mampu membelinya hanya bisa merelakan tas itu di miliki orang lain, ifan tersenyum melihat istrinya tidak egois,


" tenanglah naya, tidak akan ada yang bisa memiliki tas itu kecuali kamu " ucap ifan dalam hatinya.


" tuan besar memanggil saya" ucap mulyono , yang sudah berada di kediaman sandi tuan besar keluarga ceng kelek.

__ADS_1


" duduk lah, ucap sandi yang masih menyesap rokok di tanganya, muyono hanya bisa mengikuti perintah tuan besar.


__ADS_2