Pemuda Terkaya

Pemuda Terkaya
bab 34 diva votka seharga 14,5 milyar


__ADS_3

Diva Vodka adalah satu-satunya jenis minuman yang disaring menggunakan batu permata setelah diolah secara tradisional.


Setelah itu, cairannya dituangkan ke dalam botol kaca berhiaskan kristal Swarovski yang sangat mewah.


Tidak hanya kemasan dan cara pengolahannya saja yang mahal, menurut banyak review yang di lakukan, rasa yang ditawarkan Diva Vodka sangat berbeda dari minunam beralkohol lainnya.


Rasanya lebih enak dan lebih kaya dibandingkan dengan minuman beralkohol lain di luar sana sehingga layak dicoba,


mario tau seberapa mahal minum itu, diva votka dengan harga 14,5 milyar an , mario gemetar, uang di rekeningnya hanya berkisar 50an milyar , itupun sudah di pakay untuk membayar perempuan yang tadi menemani di sampingnya, mario tidak mau di permalukan, dia berupaya meminjam uang pada yang lain, namun jika di totol hanya 60 milyar yang terkumpul, dan itu belum cukup jika harus membayar semua mestinya belom cukup , paling tidak harus ada uang di atas 100 milyaran.


" kalo begitu saya pergi dulu, terimaksih sudah mau membayarkan" ucap ifan, tersenyum penuh kemenangan, ifab membawa 3 boto diva votka yang dia pesan, mario ingin menahan ifan yang berjalan keluar namun di hentikan oleh penjaga bar yang kekar , dan dengan tatapan semua orang , mario hanya bisa duduk dengan emosi yang meluap luap .


" awas saja akan aku bunuh kamu ifan , dasar pecundang" mario dan teman temanya di tipu oleh ifan dengan mudahnya, membuat mereka menjadi sangat marah.


" kak mario, ini uang jajan ku sebulan"


" plak, diamlah" ucap mario yang marah, membuat imam dan yang lainya terdiam.


" kita harus membalaz dendam, bunuh dia . Ucap mario


" benar kak, ifan sudah mempermainkan kita" ucap rosidi, mereka semua berada di bar hingga pagi, sampai bar itu akan tutup, untuk mengetahui berapa harga yang harus mereka keluarkan


" okta" ucap ifan setelah panggilanya di angkat.


" ifan ada apa? kamu tumben menelfon ku" ucap okta, dengan semangat, wajahnya langsung me merah

__ADS_1


" kamu ada di mana?" tanpa basa basi ifan menanyakan keberadaan okta


" aku di rumah kakek ada apa ?" ucap okta yang kebingungan, baru pertamakali ifan menanyakan keberadaan nya.


" kebetulan sekali, aku tidak bisa masuk, penjaga di rumah tuan besar tidak membolehkan aku masuk" ucap ifan


" kamu di sini! tunggu sebentar, saya akan turun" ucap cindy, ifan menunggu beberapa detik.


" ifan ayo masuk" ucap okta, ifan mengikuti okta dengan keresek hitam di tangan nya.


" pas sekali kamu sini, tapi kaki sedang melakukan yoga , mungkin 45 lagi baru selesai" ucao cindy, tuan besar sudah melakukan yoga selama 45 tahun makanya beliau tetap sehat dan bugar.


setelah tuan besar selesai , dia langsung menemui ifan, dan yanto yang menunggu tuan besar sandi. Keringat di tubuh sandi begitu banyak, tuan sandu terus mengelapnya.


" maaf tuan, sepertinya gerakan yang tuan lakukannkurang pas, yoga di lakukan hanya 10 menit saja, tidak perlu berjam jam" ucap ifan, sontak yanto merasa marah, tuan besar sandi sudah melakukan yoga selam 45 tahun, pengalamnnya tidak perlu di ragukan, namun di salahkan oleh ifan yang baru berumur 25an tahun.


" diamlah " ucap sandi pada yanto, yang ingin meng hajar ifan.


" anak muda, saya sudah mengikuti yoga selam 45 tahun, apakah kamu tau di mana letak kesalahan ku" ucap sandi.


" tentu saja saya tau" ucap ifan, ifan belajar yoga dengan kakeknya di waktu dia kecil, sebagai pewaria utama, ifan selalu di ajari berbagai hal, di samping ifan memeng berbakat, ifan juga sangat bekeeja keras.


" kalo begitu tunjukkan pada ku"


" baiklah" ifan beesama tuan besar melakukan yoga, ifan terus membimbing tuan besar sandi.

__ADS_1


" tuan kaki andi kurang lurus, tarik nafar setelah ketukan ke 3 dan ke 5 kemudian, lepaskan saat ketukan ke 9.


putarlah tangan tuan ke arah jam 05, dan naikkan tangan ke arah jam 01.


diamkan 1 menit, setalah itu duduk lah" keringat tuan besar bercucuran di tanah.


" tarik nafar di bagian perut, naikkan dada anda" tuan besar terbatuk batuk.


" lakukan sampai tidak terbatuk, kemudian silahkan lakukan gerakan terahir, kemudian berjalanlah selama 1 menit.


 ifan kembali duduk, membiarkan tuan besar beejalan dahulu sebelum duduk setelah selesai tuan besar merasa dadanya yang sesak begitu plong kembali, tubunya terasa sangat ringan,


" ifan kamu sangat hebat, tubuh ku terasa sangat ringan, kamu benar benar mengerti yoga" ucapntuan sandi, baru kali ini tubuhnya sangat rian 45 tahun dia melakukan yoga, namun yang ifan lakukan membuat sandi sadar selama ini gerakanya keliru.


" tuan terlalu memuji" ucap ifan, okta merasa lega ternyata ifan memang jago di banyak hal, begitu juga dengan yanto, yanto kebingungan bagai mana mungkin anak semuda itu mengetahui gerakan yoga dengan begitu detailnya, bahkan pengalaman tuan besar seperti tidak berati sedikitpun.


" tuan aku ke sini hanya ingin mengantar hadiah untuk tuan sandi" ucap ifan, menyerahkan tas keresek hitam, yang di letakkan di atas meja, okta sedikit kesal kenapa ifan meberikan hadia murahan seperti itu, namun tuan sandi lagi senang pada ifan, dia langsung menerimanya.


" terimaksih ifan" ucap tuan sandi.


" kalo begitu saya pamit tuan" ifan membungkuk .


" okta antar ifan ke depan" ucap tuan sandi.


" baik kek" okta dengan senang hati mengantarkan ifan

__ADS_1


__ADS_2