
" ahirnya bisa berbaring dengan puas" ucap kevin.
" enaknya "ucap putri,
" nona tuan makan malam sudah siap" ucap bi iyem.
" iya bik sebentar" teriak putri, sudah ayok makan dulu.
" ayok , aku sudah lapar " ucap kevin.
kota berumbung sangat mencekam, kepergian ifan, berdampak besar pada kota berumbung,
Ekonomi nya anjlok, kebebasan di kota itu mulai di renggut, orang orang dari keluarga gunawan yang di kirim kota berumbung sungguh biada,
mereka membunuh yang tidak patuh, para wanita muda di jadikan sebuah pemanis di saat malam tiba.
" malam ini aku mau 3 wanita " ucap idom.
" aku juga mau kak" ucap walid , walit dan idom adalah keluaga cabang keluarga gunawan, mereka datang ke kota berumbung atas perintah angkara untuk membunuh saji.
" halo kak angkara" ucap idom dengan ceria.
" bagai mana tugas mu, ?" ucap angkara.
" kakak tenang saja, kami sudah membunuh sanji si tidak berguna itu dengan tangan ini" ucap idom mengangkat tangannya yang di genggam.
" bagus bagus, bagai mana dengan marwan" ucap angkara , hati sugguh bahagia ahirnya sanji gunawan yang merupakan , keturunan langsung keluarga gunawan sudah tiada, namun dia masih membutuhkan marwan untuk mengambil hartakarun yang di simpan oleh tuan gunawan.
" sesuwai yang kakak bilang , kami tidak membunuhnya, namun kami menyiksanya" ucap idom dia tertawa.
" bagus , tapi ingat jagan sampai dia mati, dia masih berguna untuk ku" ucap angkara dengan tegas.
" baik kak angkara, oiya kak, kami ingin tetap disini" ucap idom...
" bener itu kak, aku sanang berada di sini" ucap walit, dia menikmati berada di kota berumbung, wanita tinggal pilih, ini itu tinggal suruh, semuanya serba bisa.
__ADS_1
Berbeda dengan kota sura baya terutama di wilayah keluarga gunawan, mereka yang masih kecil, dan mereka tidak memiliki kuasa di sana.
" lakukan sesuka kalian , kota berumbung milik kalian" ucap angkara.
angkara tersenyum puas, apalagi idom dan walit tidak ingin kembali, jadi menurutnya, persaingan untuk menjadi kepala keluarga gunawan sudah tidak ada lagi,
Sanji sudah tidak ada, idom dan juga walit sudah berada di berumbung, kini hanya harus memikirkan untuk mengumumkan kepada dunia, bahwa dirinya adalah kepala dari keluarga gunawan.
Hotel mawar di kota berumbung, terlihat ada gadis gadis yang datang ke hotel itu dengan riasan yang menawan, mereka adalah wanita wanita yang di minta idom dan walit, untuk memuaskan hasrat mereka malam ini.
total ada 6 wanita muda, rata rata mereka di ambil dari sekolah menegah atas (sma)
" kak aku takut" ucap wanita itu.
" aku juga takut , namun kita tidak bisa berbuat apa apa, " ucap nadia , nadia melihat senapan senapan di tangan penjaga penjaga itu, jika mereka melawan mereka akan mati, jadi mereka seperti berada di neraka, mengorbankan kesucian hanya untu penguasa yang hina itu.
" cepat masuk" , ucap penjaga itu, menodongkan senapan pada mereka.
Mereka masuk ke kamar 689, dan 976 di mana di setiap kamar itu, ada idom, dan satunya walit.
mereka mengancam membunuh kelurga si gadis jika mereka melawan.
Peristiwa pembantayan yang di lakukan dan di tayangkan di seluruh kota berumbung, membuat semua kalangan sangat takut.
Mereka bahkan ada yang menyembunyikan anak gadis mereka di rumah dan di bawah tanah.
banyak orang berharap ifan kembali, namun kabar yang mereka terima dari surat kabar, televisi, maupun di internet , semua mengatakan ifan sudah di bunuh, bahkan lengkap dengan jasat nya.
namun kebanyakn orang terus berharap ke ajaiban tetang ifan.
Mereka merasakan kepemimpinan ifan sangat baik bagi mereka.
Sedangkan bawahan bawahan ifan sementara, mencoba tetap diam, atas perintah pak marwan, begitu pula dengan kekuatan bintang, kekuatan besar yang tertidur , semuanya menunggu singa yang masih berjuang.
Kris terus memperlebar kekuasaan dan mengumpukan para bandit se banyak mungkin, rencana untuk mengempur surabaya keluaga gunawan memang tertunda atas insiden penyerangan yang di lakukan angkara, namun semua masih terkoneksi, dan terus bersiap.
__ADS_1
mereka semua menunggu kabar dan perintah dari ifan.
Sementara ini ifan hanya berhubungan dengan kriss yang berada di perbatasan bersama mario.
Sedangkan untuk mereka terus berhubungan dengan pak marwan, Pak marwan mebawa hanfon yang dia simpan di bawah lantai , dia akan mengambilnya saat jam 12 malam,
Tepat jam 12 malam para penjaga akan pergi untuk intrirahat, dan akan kembali pada jam 05 pagi. Selama 5 jam itu pak marwan membarikan arahan pada merka.
Merry dan davit mertua ifan juga di penjara, mereka tetap di biarkan hidup, karna menurut idom naya yang merupakan istri dari ifan , merka ingin menikmati dan melecehkan nya, karna dendam kepada ifan.
Karna itulah semua yang di cintai ifan akan merek permalukan.
merri yang bekerja sama dengan mereka terus mencari naya, naya akan di jadikan istri idom, setidaknya idom lebih kaya dari ifan, itu menurut merry.
Kembali ke kota gersik, dimana naya dan juga kevin berada,
" tring tring tring" hanfon kevin berdering.
" hanfon mu itu kev" ucap putri, putri sama sekali tidak memiliki kecurigaan terhadap kevin, dia percaya kevin orang yang setia, jadi dia tidak pernah memiliki perasaan yang aneh aneh.
" nomer siapa ini ?" ucap ifan, yang tertera di hanfon kevin memang nomer tak di kenal.
" aku angkat dulu " ucap kevin , dia sudah selesai makan, jadi dia pergi untuk mengankat hanfonya.
"Bi iyem ayo kita bersihkan ini" ucap putri, dia mengangkat piring piring kotor dia atas meja.
" sudah nona putri, biar aku saja " ucap bi iyem mencoba melarang majikanya.
" bibik kamu saya ini mebayar bibik untuk menjadi taman , jadi bairkanlah saya membantu bik iyem" ucap naya dengan polos, dua merasa kesepian, biasanya ada ibunya yang selalu memarahi putri dan juga kevin saat di kota berumbung.
" aku keluar dulu ya, kamu tidur saja, aku ada kerjaan" ucap kevin, kevin pergi keluar rumah setelah menerima panggilan, naya tidak tau kevin kerja apa, namun dia tidak ingin mencampuri urusan suaminya.
" hati hati, pakek jaket" teriak putri.
" cie perhatian sekali nona" ucap bi iyem.
__ADS_1
" bibi bisa saja " ucap putri , dia sangat malu, wajahnya memerah.