Pemuda Terkaya

Pemuda Terkaya
bab 39 terselamatkan


__ADS_3

Satu menit dua menit sudah berlalu, sandi sangat tegang , molyono hanya bisa terdiam.


" tut tut tut tut" notifikasi mulai berdatangan, sebuah pesan berurutan mulai masuk.


sebuah pesan yang mengatakan kembali menguatnya saham keluarga ceng kelek


" tut tut tut" hanfon mulyono tak ada hentinya mendapatkan pesan, Hampir satu jam kini seluruh saham keluarga ceng kelek sudah di pulihkan, mulyono sangat bahagia, di sisi lain dia juga tidak bisa mengakui ifan sebagai tuanya.


" tuan besar, kekuatan kita sudah kembali, bahkan menguat 10%" ucap mulyono, sontak kabar itu membuat tuan besar sandi merasa lega , keluarga ceng kelek, terselamatkan.


" tuan ifan , kami bersedia tunduk pada anda, saya akui tuan sangatlah hebat" ucap tuan sandi, mau tidak mau mulyono harus mengakui kehebatan ifan. Rencana bintang milik ifan sudah berhasil , meski tetep melakukanya secara sembunyi sembunyi, setelah pekerjaan mereka selesai, mereka meng hilang bagaikan di telan bumi.


 Setelah pertemuan itu selesai, dan kota kembali damai, dengan kembalinya kekuatan keluarga ceng kelek.


" tuan besar, apakah kita akan mengikuti ifan" ucap molyono di dalam mobil saat mereka kembali.


" buuk" tuan besar memukul kepala mulyono.


" bodoh panghil dia tuan ifan, kamu tau saat bambu sudah menguning, akan adaa tunas baru muncul dan tidak bayak dari mereka yang mampu tumbuh lebih tinggi " ucap tuan sandi. Mulyono selalu percaya tuan besar tidak pwenah salah memprediksi seauatu.


" dengan mengikutinya, kita akan selamat " ucap tuan sandi, setalah mengambil nafas panjang, tuan sandi bisa meramal masa depan dengan melihat hembusan angin yang datang.

__ADS_1


" baiklah aku mengerti tuan besar"


iring iringan mobil mewah kembali melitas semua orang menduga ada auatu kejadian besar yang terjadi, yang akan merubah jalanya kota berumbung, langkah yang di ambil ifan sangat bagus, namun sangat beresiko .


Marwan sangat bagia, tuan muda ifan mulai menunjukkan kebolehannya seperti yang di prediksi oleh tuan besar gunawan.


Ifan melihat suatu lelang di internet, sekumpulan orang orang melelang sebuah batu kuno, ifan sedikit tertarik.


" sepertinya bagus" ucap ifan, yang masih mengeser geser layar hanfon nya.


" ifan masuk pada sebuah bar.


" di mana tempatnya, bukanya disini menurut situsnya" ucap.ifan setelah berkeliling ternyata tidak di temukan tempat lelang yang ia cari.


" bir satu" ucap ifan.


" giok asli atau palsu" ucap petugas di dekat ifan, ifan tidak menjawab, dia bertanya tanya, apa maksud dari kalimat itu.


" silahkan tuan" ucap seorang pelayan di bar itu, terlihat dua orang dengan pakayan sangat rapi,


" bir nya satu" ucap salah satu dari mereka.

__ADS_1


" giok asli atau palsu" ucap penjaga yang bertugas, sebenarnya kata itu adalah kunci untuk masuk ke tempat lelang gelap kota berumbung.


" giok biru" ucap pemuda itu, dengan expresi serius.


" silahkan sebelah sini tuan" ucap penjaga itu, membawa kedua orang yang baru saja datang.


" jadi itu rahasianya" ucap ifan yang menganggukkan kepalanya.


kemudian ifan kembali memesan.


" birnya satu" ucap ifan.


" giok asli atau palsu" ucap pelayan yang mengganti pelayan yang sedang mengantar pengunjung lainya.


"giok biru" ucap ifan, yqng sudah mengetahui sandi dari pelelangan gelap itu.


" mari tuan silahkan " seorang pelayan membawa ifan masuk,


terdapat sebuah pintu di dalam ruangan dapur, terdapat sebuah pintu rahasia, di saat ifan memasuki pintu, ruangan sangat gelap , pemandu membawa korek api, setelah berjalan cukup jauh, terlintas sebuah cahaya, yang terang di depan mata ifan membuat ifan silau.


" tuan silahkan , kami hanya bisa sampai di sini "

__ADS_1


" baiklah terimaksih " ucap ifan, ini baru pertama kalinya ifan memasuki dunia lelang, ifan mengamati sekeliling, terdapat banyak sekali orang orang hebat yang datang.


__ADS_2