Percintaaan Seorang Ketua BEM

Percintaaan Seorang Ketua BEM
Perihal Proposal


__ADS_3

"Vin, lo keren banget hari ini." ucap Bang Andre.


Kevin tersenyum kecil ketika kakak tingkat nya memuji nya atas orasi nya hari ini. "Lo yang ngajarin gue, Bang." ucap nya sopan.


"Lo sama Bang Andre beda style kali. Kalo orasi Bang Andre itu badas nya bukan main sat set sat set. Nah kalau lo lebih fasih mainan kata kata, Vin. Gue aja sampai kicep liat lo orasi kayak tadi." kata Windi memberi pendapat.


Mereka saat ini tengah kumpul di salah satu cafe yang dekat dengan lokasi mereka jihad. "Telpon anak anak suruh ke sini dong." kata Andre memberi perintah.


"Bentar, gue bilangin lewat grup dulu." kata Kevin yang sudah mengetikkan pesan di grup yang di khususkan untuk pada pengurus pengurus nya.


Saat hendak keluar dari aplikasi pesan tersebut, ada satu pesan yang membuat Kevin menyunggingkan senyum nya. Pesan dari seorang gadis yang ia beri nama Bbykei di kontak nya.


Kevin membuka pesan itu pesan yang tidak sengaja ia diamkan hampir tiga jam lama nya.


Bbykei: send a picture


Kevin di buat gemas dengan kiriman foto yang di kirimkan gadis itu.


Kevin Narendra : Cantik banget Ibu Negara ku.


Kevin mengirimkan itu untuk pacar nya, Keisya.


"Bang lo kesambet apaan senyam senyum sendiri?" tanya Davin yang tidak sengaja memperhatikan Pak Ketua nya yang mesam mesem dari tadi.


Kevin menggeleng pelan lalu meletakkan handphone nya ke atas meja. "Udah gue kabarin yang lain buat nyusul ke sini." ucap nya pada Bang Andre.


"Good. Ajakin cewek lo nongkrong sama kita sesekali, Vin." ucap Andre.


"Gak bisa, Bang." jawab Kevin pelan. Ia tidak akan pernah mau mengajak kekasih nya berkumpul seperti ini, apa lagi banyak cowok cowok. Jangan harap Kevin mau.


"Posesif dia Bang sama cewek nya." celetuk Devan.


"Wajar sih posesif, cewek nya spek bidadari coy." ucap Andre mantap. Ia pernah melihat pacar dari adik tingkat nya ini, dan menurut Andre pacar nya Kevin definisi cantik yang tidak membosankan.


Windi tersenyum geli melihat Kevin sedikit kesal karena yang lain membahas bagaimana cantik nya pacar nya itu. "Gak usah kesel gitu, Vin. Mereka cuman bisa mengagumi cewek lo. Sedangkan lo udah jadi pacar nya. Santuy santuy." kata Windi jahil.

__ADS_1


"Gue gak suka pacar gue di jadikan objek imajinasi lo pada. Termasuk lo, Bang." ujar Kevin santai tapi menusuk.


"Sorry Bang, kita cuman bercanda." kata Riyan menahan tawa nya ketika melihat wajah Kevin hampir merah padam di landa emosi seperti nya.


Ting


Satu notifikasi pesan yang berbeda membuat Kevin sedikit tenang. Notifikasi itu khusus di gunakan untuk pesan yang berasal dari kekasih nya. Sengaja Kevin bedakan dari yang lain, agar semakin memudahkan nya mengenali pesan dari pacar nya itu.


Bbykei : Gak sekalian aja bales nya besok?


Kevin Narendra : Jadi mau nya di bales nya besok aja nih?


Kevin kembali meletakkan handphone nya ke atas meja setelah membalas pesan dari Keisya. Mereka kemudian membicarakan perihal hasil dari kegiatan hari ini dan mengadakan evaluasi singkat. Tidak lama beberapa pengurus bergabung di cafe tersebut.


"Wih ada Nadia, Nindi, sama Fera nih. Dari mana kalian bertiga?" tanya Devan basa basi.


"Kita dari toko buku deket sini, Bang. Tapi pas mau pulang untung kebaca chat nya Bang Kevin buat ke sini. Jadi kita bertiga langsung melipir ke sini deh." kata Nindi menjelaskan.


"Sindi gak ikut kalian?" tanya Devan lagi.


Kevin menghela nafas nya kasar. "Tuh anak batu banget. Udah di bilangin fokus sama kesehatan nya dulu, malah masih ngurusi proposal." gerutu Kevin sebal. Ia kemudian melirik ke arah Windi. "Gue kan udah minta tolong buat lo ngehandle dulu, Win. Gak lo lakuin sampe tuh anak yang ngerevisi lagi?" tanya Kevin.


"Gue udah bilang ke dia, urusan proposal nanti gue yang lanjutin. Mana dia tau tiba tiba dia ngerevisi lagi?" jawab Windi.


"Lo juga Riyan. Lo kan ketua Pelaksana kegiatan nya, sambil lo bilangin ke Sindi deh kalau urusan proposal gak usah di pikirin dulu. Gue gak mau sampai dia sakit lagi." ucap Kevin dengan jelas.


Fera menahan senyum nya ketika mendapati bagaimana khawatir nya kakak tingkat nya kepada kondisi Sindi, sahabat Fera.


"Siap Bang, nanti gue yang bilangin ke dia. Lo tau kan Bang, tuh anak keras kepala kalau di bilangin." celetuk Riyan.


"Lo yang notabe nya ketua BEM aja gak di waro apa lagi gue, Vin. Lah apa lagi kalau yang ngasih tau dia si Riyan yang tengil nya luar biasa ini. Makin makin lah tuh anak gak mau dengerin." ucap Andre.


Apa yang di katakan Andre memang ada benar nya. Kevin yang posisi nya paling tinggi di Organisasi itu aja masih tidam di dengarkan nasehat nya oleh Sindi.


"Sindi emang keras kepala, Bang." kata Nindi membenarkan.

__ADS_1


Nindi mengeluarkan handphone nya. "Gue izin bikin story instagram ya Bang," kata nya sopan.


"Hampa hidup lo tanpa bikin story, Nin?" cibir Davin.


"Tuh lo tau. Gak ada rasa nya hidup gue tanpa bikin konten. Izin ya Abang Abang sekalian." kata nya lagi. Nindi kemudian mengarahkan kamera nya pada satu per satu kakak tingkat nya dan teman teman satu angkat nya. "Hei, Bang Kevin," kata Nindi sambil mengarahkan kamera pada Kevin yang kebetulan duduk di samping nya. "Hei, Kak Windi." sapa Nindi lagi pada Windi yang ada di samping Kevin. Kevin memang kebetulan duduk di antara Nindi dan Windi.


"Vin, hp lo bunyi tuh." kata Windi memberitahu.


Kevin sontak meraih handphone nya dan menerima panggilan dari Keisya. Mereka berdua kemudian terhubung lewat sambungan telpon.


Kevin : Hallo.


Keisya : Hallo Ren. Aku ganggu gak?


Kevin : Kalau ganggu, telepon kamu gak mungkin aku angkat dong, By.


Keisya : Hehe iya juga ya.


"Bang Kevin."


Kevin yang asik menempelkan handphone nya di telinga kembali menoleh ke arah Nindi yang kembali mengarahkan kamera ke arah nya. Kevin hanya tersenyum simpul.


"Foto rame rame dulu yuk Bang." ajak Riyan.


Kevin mengangguk kecil. "Mau foto di mana?" tanya Kevin.


Riyan melihat ke sekeliling nya dan menemukan spot foto yang bagus di pojok cafe. Seperti nya memang di sediakan untuk para pengunjung. "Di sana aja tuh Bang." tunjuk Riyan ke tempat itu.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


JANGAN LUPA UNTUK MENINGGALKAN LIKE DAN KOMEN NYA, OKE😉


__ADS_2