
Keisya memejam kan mata nya pelan. Ia tidak boleh kembali menangis. Papah nya pasti sudah tahu mengenai cerita nya hari ini dari Mamah.
"Keisya gak papa, Pah."
"Dari segi mana nya tuan puteri?"
"Papah," rengek Keisya tertahan.
Papah semakin menguat kan pelukan nya dengan Keisya. Papah mengecupi pucuk kepala putri nya berkali kali. "Jangan memikir kan ucapan orang orang yang tidak mengerti cara nya menghargai orang lain, sayang. Apa lagi mereka tidak mengenal kamu."
"Iya, Papah. Keisya juga nyesel nangis nangis karena perkataan gak penting itu. Harus nya Keisya gak perlu baper sama perkataan mereka. Mereka cuman orang asing yang gak kenal Keisya."
"Ini baru anak Papah."
Keisya terkekeh pelan lalu melepas kan pelukan nya dengan Papah. "Keisya balik ke kamar Keisya ya Pah? Mau bersih bersih dulu, badan Keisya rasa nya lengket semua."
"Papah tunggu di ruang makan."
"Siap, Papah."
Keisya mengambil kembali tas dan handphone nya yang tadi di letak kan Papah di tempat tidur. Gadia itu kemudian berjalan ke luar kamar dan menuju kamar nya sendiri. Keisya meletak kan tas nya di atas meja belajar dan meletak kan handphone nya di atas ranjang.
"Gue mandi dulu deh."
Keisya mengambil bathrobe nya dan memasuki kamar mandi yang ada di kamar nya sendiri. Setelah berkutat cukup lama di kamar mandi guna menyelesai kan ritual mandi nya, Keisya akhir nya ke luar dan menduduki meja rias nya.
"Akhir nya gue lebih fresh setelah mandi."
Keisya menatap pantulan diri nya di cermin. Meski pun sudah mandi, wajah sembab nya masih begitu ketara. Padahal kan ia menangis tidak lama, tapi kenapa wajah nya sudah sesembab sekarang.
Keisya tidak sengaja menatap sebuah pigura yang berada di meja rias nya. Pigura yang berisi foto nya dengan Kevin sesama sekolah menengah. Mereka sama sama tersenyum sumringah di foto itu.
"Gara gara penggemar kamu nih aku sampe nangis kayak gini." adu nya pelan sambil menatap foto itu. "Penggemar penggemar kamu kayak nya nakal. Aku gak like." amuk nya pada foto yang terpajang di meja rias.
Keisya kembali melepas kan handuk yang melilit di kepala nya. Rambut nya tergerai basah dan dengan cekatan gadis itu mengering kan nya dengan hairdryer.
Keisya menaiki ranjang setelah ia mengganti bathrobe dengan baju rumahan yang sering ia pakai. Gadis itu mengambil handphone nya dan menemu kan beberapa panggilan tidak terjawab dari Kevin dan spam chat dari cowok itu.
__ADS_1
Rendra : Kamu kok tumben langsung pulang? Gak mampir dulu ke kos nya Vina emang?.
Panggilan tak terjawab.
Panggilan tak terjawab.
Panggilan tak terjawab.
Rendra : Byy, kamu gak kenapa napa kan?.
Panggilan tak terjawab.
Rendra : Byy jangan bikin aku takut bisa:(
Keisya tersenyum kecil melihat room chat nya dengan Kevin.
Keisya Calief : Sorry aku ke tiduran tadi.
Keisya membalas pesan dari Kevin. Sebenar nya ia ingin menelpon balik cowok itu, namun untuk saat ini Keisya seperti nya enggan berbicara langsung dengan Kevin. Jika berhubungan dengan Kevin, ingatan nya, langsung menjurus pada cuitan tajam penggemar Kevin.
Menyebalkan.
"Maaf Ren, aku belum bisa ngomong sama kamu." monolog nya pelan sambil menatap layar handphone nya yang masih menyala karena ada panggilan dari Kevin. Keisya membiar kan panggilan itu mati sendiri lalu menghela nafas nya lega.
Handphone Keisya kembali berdering menampil kan nama Rendra sebagai pemanggil. Cowok itu kembali menelpon nya, dan Keisya menatap keukeuh pada pendirian nya untuk tidak menerima panggilan itu.
Panggilan kembali mati dan tidak berselang lama ada pesan masuk dari Kevin.
Rendra : Kenapa telepon aku gak di angkat padahal kamu lagi online?
Keisya memejam kan mata nya pelan membaca pesan itu.
Keisya Calief : Aku sibuk, Ren. Review jurnal aku belum selesai.
Setelah nya Keisya memilih membuka aplikasi lain dan berselancar di dunia ins**gr*m. Ada sebuah instastory yang berada di pojok kanan. Nama akun ins**gr*m Kevin membuat nya tertarik untuk membuka unggahan itu.
Kevin merepost story pengguna lain yang menandai akun ins**gr*m nya. Terlihat unsername Queenaila.n yang mengunggah story. Keisya tau itu Sindi, Keisya mengenali perempuan itu. Terlihat mereka berkumpul di sebuah ruangan dengan Sindi yang memegang sebuah kue ulang tahun. Sindi menyungging kan senyum lebar, mungkin karena Kevin berdiri di samping nya.
__ADS_1
"Oh dia ulang tahun." ucap Keisya santai.
Ada satu hal yang membuat Keisya merasa tertarik. Sebuah jam tangan yang melingkar rapi di pergelangan tangan Kevin.
"Jadi hadiah nya di terima?" monolog Keisya pelan.
Keisya kemudian beralih menatap paper bag yang isi nya jam tangan persis seperti yang di kenakan Kevin. Keisya terkekeh sendu. Lalu jam tangan yang kemaren ia beli harus di apakan.
"Gue nangis nangis karena omongan penggemar nya, dia malah lagi seneng seneng sama anak anak organisasi nya. Ngeselin."
Sebuah notif pesan kembali masuk ke handphone Keisya.
Rendra : Berapa review lagi? Aku kerjain sisa nya.
Keisya mencibir pelan melihat balasan itu.
Keisya Calief : Aku bisa sendiri kok. Makasih tawaran nya.
Tidak lama balasan pesan dari Kevin kembali masuk dan langsung di baca oleh Keisya.
Rendra : Kamu kenapa, Kei? Aku ada salah ya sama kamu?
Satu hal yang Keisya lupa kan. Kevin itu sangat perasa, ia bisa mengerti perbedaan Keisya sekecil apa pun. Ada satu pesan yang kembali masuk ke handphone nya.
Rendra : Kalau aku nya ada salah, bilangin aku baik baik ya Byy. Jangan diemin aku apa lagi nyuekin aku. Aku gak suka di gituin:(
Pesan baru dari Kevin membuat Keisya menjadi merasa bersalah dengan cowok itu. Padahal kan Kevin tidak salah, kenapa Keisya harus melampias kan itu pada Kevin. Akhir nya Keisya memutus kan menekan icon panggilan untuk menghubungi Kevin nya. Ia tidak tega membaca balasan pesan itu. Beberapa detik berlalu akhir nya panggilan mereka terhubung. Suara bising di seberang sana membuat Keisya terdiam. Apa Kevin masih bersama anak anak organisasi nya.
Kevin : Akhir nya aku di telepon balik.
Keisya bisa mendengar Kevin terkekeh kecil di seberang sana. Hati nya menghangat mendengar cowok itu. Suara yang selalu membuat Keisya merasa tenang.
Kevin : Byy?
Keisya : Hmm.
Kevin : Kenapa diem aja? Kamu gak ke napa napa kan?
__ADS_1
Bersambung....
JANGAN LUPA UNTUK LIKE, KOMEN DAN VOTE NYA, 😊 MOHON DUKUNGAN NYA SUPAYA AUTHOR SEMANGAT BUAT UP TIAP HARI.