
Ketika handphone menyala dan data seluler nya ia nyala kan. Ada beberapa pesan dari pacar nya itu.
BbyKei : Rendraaa maafin aku:(
BbyKei : Send a picture.
BbyKei : Aku nungguin kamu selesai rapat.
BbyKei : Kamu gak ada di kampus ternyata, hehe.
Kevin terdiam menatap pesan pesan yang di kirimkan Keisya. Dari pesan pesan itu Kevin menangkap kalau tadi sore Keisya pasti datang ke kampus untuk sekedar menemui nya. "Dia pulang sama siapa tadi, Yan?" tanya Kevin tanpa mengalih kan tatapan nya pada room chat nya dengan Keisya.
"Gue gak tau, Kak. Pas gue kasih tau rapat nya di reschedule malam ini, cewek lo bilang mau balik ke fakultas nya."
Kevin menatap Riyan tajam. "Pake apa dia balik ke fakultas nya?" tanya Kevin horor.
"J-jalan kaki, Bang."
"Gak bisa lo nganterin cewek gue ke fakultas nya hah?"
Windi mengusap pundak Kevin lembut, agar cowok itu lebih tenang. Kevin tidak boleh terpancing emosi semakin jauh. Bisa bahaya.
"Gue udah nawarin, Bang. Tapi cewek lo gak mau. Kata nya 'gue bisa jalan kaki, kaki gue masih bisa berfungsi dengan baik kok' gitu Bang." tutur Riyan sembari memberitahu kan bagai mana cara dari pacar ketua nya itu menolak tawaran nya.
Kevin memijat pangkal hidung nya pelan. Ia lupa kalau pacar nya itu suhu nya keras kepala. Di bujuk Kevin saja belum tentu luluh, apa lagi sekedar di bujuk Riyan yang tidak ia kenal sama sekali.
"Gue cabut duluan." pamit Kevin pada yang lain.
Windi menahan lengan Kevin. "Lo yakin balik sendiri?" tanya Windi khawatir.
"Biasa nya juga gue pulang sendiri, Win."
"Tapi lo lagi sakit, Vin."
Kevin menatap Windi yang sangat mengkhawatir kan nya. Kevin tersenyum kecil, ia menepuk pelan pucuk kepala Windi. "Gue baik baik aja, Win."
Windi dengan santai nya menyentuh kening Kevin dengan punggung tangan nya. "Masih mau bilang kalau lo baik baik aja?" tanya Windi garang.
"Nanti juga ilang demam nya. Udah ah gue cabut." ucap Kevin yakin.
Kevin kembali menatap Riyan lalu menepuk pundak Riyan pelan. "Sorry gue hampir ke lepasan sama lo, Yan." ucap nya tulus.
"Santai, Bang. Gue ngerti kok."
"Jangan lupa anterin cewek cewek balik." kata Kevin memberi ultimatum.
Kevin kemudian keluar dari ruangan dan kembali menatap room chat nya dengan Keisya. Ia jadi merasa bersalah sekarang. "Maafin aku, Bby."
__ADS_1
***
Keisya berjalan gontai menuju kelas nya. Kelas yang seharus nya di adakan setelah jam makan siang tiba tiba di majukan menjadi pagi hari. Cekalan seseorang pada lengan nya membuat Keisya menoleh. Gadis itu mendengus pelan ketika yang melakukan itu Vina.
"Lemes amat bestie," cibir Vina pelan.
Keisya melirik singkat ke Vina. "Belum di semangatin ayank nih, mangka nya gue lemes." jawab Keisya asal.
Vina tidak dapat menahan tawa nya lagi mendengar celetukan Keisya yang demikian. "Aduh sakit perut gue." gumam nya sambil memegangi perut nya yang terasa keram.
"Lagian lo receh banget. Apa apa di ketawain. Gila lo lama lama, Vin."
"Mulut lo, Kei. Ketularan sevage dari siapa sih?"
"Lo kan yang ngajarin gue."
Vina terkekeh pelan, ia merangkul Keisya hingga kemudian mereka sampai di kelas. Kedua nya mengambil tempat duduk yang paling belakang. Kata nya ngantuk kalau di depan. Kalau di belakang kan jauh dari atensi dosen yang mengajar.
"Tugas review 10 jurnal lo gimana? Dah beres?" tanya Vina tiba tiba.
Keisya mengangguk kecil. "Udah gue kumpulin ke ruang dosen tadi."
"Mantep banget sohib gue."
"Hampir keder gue ngerjain tuh tugas sendirian."
Vina menepuk nepuk pelan pundak Keisya. "Mangka nya, punya cowok pinter yang modelan kayak cowok lo itu, manfaatin dengan baik, Kei."
"Iya kali dia rapat 24/7 kan?"
"Gue males bahas dia, Vin."
Vina mencibir pelan. Jika Keisya terlihat malas membahas cowok itu. Vina yakin seratus lima puluh persen kalau mereka lagi berantem. "Kenapa lagi lo sama dia?"
"Biasa lah. Kayak gak tau aja lo."
"Iya sih, masalah lo berdua kan muter muter di situ doang."
"Selesai kelas, kita ke kos lo ya?" pinta Keisya memelas.
"Ngapain? Gue aja bosen di kos, kok lo betah banget sih di kos gue?"
"Mau cerita gue. Sekali marathon drakor."
"Lo aja yang marathon drakor. Gue mau marathon novel."
Keisya mengangguk angguk kan saja kepala nya mendengar ucapan Vina. Ada banyak hal yang harus ia cerita kan dengan Vina.
__ADS_1
***
Kelas usai dan mereka merapi kan barang barang kemudian keluar dari kelas. Keisya menghela napas pelan. Akhir nya kelas berakhir. Ia sudah hampir menyerah menahan kantuk nya. Untung ada Vina yang selalu bisa di andal kan.
"Lo tidur jam berapa tadi malem?" tanya Vina menyelidik.
"Jam 2 subuh."
"Gila, ngapain aja lo?"
Keisya mendengus kecil. "Meratapi nasib hubungan gue sama Kevin." jawab nya pelan.
"Ya ampu, Keisya Calief. Lo tuh ya. Isssh gemes banget gue pengen nampol lo berdua."
Mereka menyusuri koridor hingga keluar dari gedung fakultas nya. Keisya memincing kan mata nya melihat cowok yang kemaren memberitahu nya mengenai Kevin duduk santai di kursi trotoar. Cowok itu kemudian bangkit dari duduk nya dan menghampiri Keisya dengan sebuah buket bunga di tangan nya.
"Hai Kak, masih inget gue?"
Keisya tersenyum tipis, berusaha mengingat cowok itu. Vina melirik Keisya singkat. "Siapa, Kei?" bisik Vina pelan.
"Anggota muda nya Kevin." jawab Keisya pelan.
"Riyan, Kak." kata cowok itu memperkenal kan diri.
Keisya menjentik kan tangan nya ketika cowok itu kembali memperkenal kan diri nya di hadapan Keisya dan Vina. "Oh iya, Riyan. Kenapa Yan?" tanya Keisya pelan.
"Ada titipan dari Bang Kevin buat lo, Kak."
Riyan menyodor kan buket bunga yang ia bawa kepada Keisya.
Keisya menerima buket bunga itu dari Riyan. Ia mendekat kan indera penciuman nya ke arah buket bunga itu guna menikmati aroma dari bunga itu.
"Bang Kevin gak bisa ngasih sendiri karena Bang Kevin ada acara rektorat, Kak. Jadi, minta tolong gue buat ngasihin ini ke lo."
Penuturan Riyan menjawab pertanyaan yang tidak ia lontar kan. Keisya mengangguk singkat. "Thanks, Yan." ucap Keisya tulus.
"Sama sama, Kak. Kalau gitu gue duluan ya, harus balik ke fakultas soal nya."
Riyan pergi setelah mendapat persetujuan dari Keisya.
"Ciyeee dapet bunga dari ayang." kata Vina heboh.
.
.
.
__ADS_1
...Bersambung... ...
SEKARANG AKU UP PAGI YAH, SEMOGA AJA MALEM BISA UP LAGI🤗