Perjalanan Menjadi Jendral

Perjalanan Menjadi Jendral
kematian dong bai


__ADS_3

sejak hancurnya sekte gurun, seluruh dunia di benua madusa sudah memperkirakan bahwa kota kuva tidak lama lagi akan hancur.


sen bai :" kurasa tidak akan lama lagi kota ini akan hancur ". tanyanya pada sen kun


sen kun : " aku rasa seperti itu, tapi yakinlah tuan kita akan bisa melalui ini". jawabnya


sen bai : " sen kun jika aku mati, aku mau kamu bawa anakku dan istriku secepatnya lari dari sini, ingat itu sen kun". dengan nada keras


sen kun: " apa pun perintahmu tuan ".


sen bai :" bagus kalau begitu".


++++++


para pasukan aliansi setan yang sudah selesai menaklukan sekte gurun, mereka pun pergi ke kota kuva yang di penuhi oleh bandit sebagai tujuan utama serta yang menentukan akhir perang ini.


zefai : " akhirnya rencana balas dendam ku akan selesai ". dengan nada sedih dan marah karena mengingat linlin yang juga adiknya di bunuh saat itu.


sefai yang mendengar itu hanya diam saja, sefai sendiri memiliki sifat sangat gila akan pertarungan, dia akan membantai, menyiksa apapun yang membuatnya sangat kesal, itulah sifatnya yang kurang di sukai oleh gu dong, dan gu rong.


zefai : " baiklah seluruh pasukan aliansi setan!!!, saat kita tiba di kota kuva, aku mau kalian yang berada di ranah bintang 1-5 untuk berada di depan, karena takutnya di depan ada sebuah perangkap yang mungkin bisa membahayakan pasukan kita ". katanya dengan nada keras seperti seorang pemimpin


gu dong :" zefai, apa kita tidak memiliki rencana lain selain mengorbankan prajurit kita lagi, apalagi mereka semua memiliki keluarga "?. tanyanya di ikuti oleh gu rong dengan menganggukan kepalanya

__ADS_1


gu dong dan gu rong sendiri adalah aliran hitam jadi mereka pastinya kurang senang jika pasukan harus di korbankan lagi, apalagi yang berada disini paling banyak adalah aliran hitam.


zefai : " hanya inilah satu cara buat kita terhindar dari bahaya, jika kalian tidak mempercayaiku kalian bisa cari rencana sendiri !!!!!?. dengan nada keras dan sedikit membentak.


gu rong dan gu dong dari tadi merasa zefai memikiki suatu niat yang lain, karena menurut mereka sendiri zefai pastinya memiliki rencana lain tanpa membuat banyak korban, tapi karena zefai selalu berhasil dalam rencananya membuat mereka setuju saja rencananya.


gu rong: " baiklah, tapi jika kali ini kita kalah dalam perang ini, aku mau kau mengganti rugi atas kematian pasukan yang mengorbankan dirinya itu". gu rong ingin menguji zefai apakah dia setuju atau tidak, jika dia setuju maka itu bagus dan mereka mempercayainya, tapi jika salah maka hanya satu cara yaitu membunuhnya.


zefai: " tenang saja aku setuju". dengan nada sopan, dia tidak mau hubungan sekte daun dengan 2 orang jenderal ini menjadi buruk, dia menenangkan gu dong dan gu rong dengan menyubut, " jika kali ini aku kalah kalian bisa memenggal leherku ini". jawabnya


gu rong yang melihat sikap percaya diiri zefai mulai percya, sedangkan gu dong menganggukan kepala saja.


++++++++


akhirnya 1 setengah bulan, prajurit melihat pasukan aliansi setan yang sangat banyak dari arah jauh, ingin membunyikan lonceng tanda darurat tapi di tusuk dari belakang oleh mata mata aliansi setan.


penjaga itu melotot tidak percaya " kau ..lihat ...saja akan mendapatkan balas ..annya".


dengan mati sambil melotot


mata mata itu adalah pasukan dong bai yang sudah ahli dalam mata mata. " ha, ternyata pasukan kota kuva ini tidak ada apa apanya di banding dengan saudaranya". dengan nada menghela nafas kecewa


tapi tiba tiba dong bai yang sedang berfikir di hadang oleh seluruh pasukan sen kun, pasukan sen kun sebenarnya sudah melihat akan pembunuhan ini tapi mereka ingin mencari tahu siapa siapa penghianat ini.

__ADS_1


sen kun: " ternyata salah satu jenderal yang pernah menghentikan kawa ada disini". dengan nada ketawa


dong bai yang melihat seluruh pasukannya banyak yang mati, dia diam diam mengirimkan pesan melalui kepalanya bahwa mereka telah ketahuan.


dong bai :" jika memang takdir aku mati disini, maka aku sudah siap demi aliran putih kami akan melakukan segalanya".


sen kun tersenyum: " jadi kamu melakukan ini hanya untuk aliran mu sendiri bukan aliran hitam atau aliansi setan, ha walaupun aku tahu kalau aliran hitam telah di tipu tapi karena mereka telah membunuh saudara kami, aku tidak peduli dengan mereka menurutku mereka sama saja dengan lainnya, yaitu tidak tahu balas budi!!! ". dengan nada sangat membenci akibat kematian saudara perjuangannya.


dong bai : " hahaha aku bersumpah kepada langit jika aku tidak bisa membunuh mu, maka aku dong bai akan menjadi budak dari 3 the kileer di masa depan nanti". dengan nada ketawa sambil sedih.


sen kun : " kalau begitu, tunggu apalagi mari kita mulai".


pertarungan semakin seru, kedua belah pihak saling menyerang satu sama lain, satu tangan dong bai telah putus, sedangkan sen kun belum terluka sama sekali.


dong bai yang tahu kalau dia kalah, dia ingin meledakkan diri, tapi di tahan oleh sen kun dengan menggunakan segel surgawi yang hanya di ketahui oleh pengguna aray peringkat 5,


sen kun menyiksa dong bai, kaki dong bai sudah putus semua begitupun tangannya, kepalanya di injak seperti rumput. dan saat dia sudah kehabisan darah dia menghebuskan nafas terakhir dan mati.


zefai yang mendengar pemberitahuan dikepalanya tiba tiba mengerutkan alisnya " ternyata dong bai mati di dalam kandangnya sendiri, padahal sudah aku peringatkan jangan terlalu meremehkannya, tapi terjadi sudah terjadi nyawa tidak bisa di kembalikan lagi". dengan nada menyesal karena harus kehilangan jenderal setia seperti dong bai.


sefai, gu dong, gu rong juga mendengar itu " ha, dong bai mati ku rasa lawan kita jauh lebih berbahaya dari pada rei run, dan kui lang". katanya


zefai sendiri sudah mulai serius, dia akan lebih berhati hati dalam mengambil keputusan, karena jika dia kalah, itu artinya dia sudah berakhir seperti berapa tahun lalu sekte daun dan aliran hitam menyerang kota kuva berakhir dengan kegagalan dengan matinya jenderal, beserta panglima nya.

__ADS_1


__ADS_2