
di gunung
paman, paman,paman kami pulang!!
sen kun yang mendengar itu langsung membuka pintu, dan menyapa anak asuhnya itu.
sen kun : gimana, tugas kalian memburu beast sudah selesai atau tidak.
sen ren : sudah paman
sen yui : iya paman sudah selesai, paman ada hadiah enggak?. tanya yui
sen kun : " iya ada kok, lihat di meja sana ada makanan kesukaan kalian". jawabnya
sen yui : yey asikkk
yui yang bersemangat langsung menyambar makanan itu, ren yang melihat adiknya itu hanya bisa tertawa karena kelucuan adiknya itu.
sen ren : "paman aku mendapatkan harta karun hari ini".
sen kun : " oh yah, apa itu coba paman lihat".
sen ren : " lihat ini tanaman tanaman ini pasti langka kan paman"
sen kun melihat banyak nya tanaman di cincin sepecial muridnya itu langsung terkejut.
sen kun : sen ren darimana kamu dapat tanaman itu, kamu tidak mencurinya bukan ?". tanya sen kun
sen ren :" tidak paman, aku berani bersumpah kalau sen ren tidak mencurinya" kata sen ren sambil mengangkat tangan nya.
sen kun : benarkah begitu, kalau begitu dari mana kamu dapat tanaman itu?. tanya sen kun
sen ren : " paman aku mendapatkan tanaman ini dari goa beast singa api itu, sebenarnya para murid sekte itu mengincar inti binatang singa api itu, tapi mereka tidak melihat sarang harta karun yang berada di sarang singa api itu, karena sen ren penasaran saat itu sen ren langsung masuk ke goa itu dan mendapatkan jek pot yaitu tanaman ini". kata sen ren dengan panjang lebar
sen kun :" baguslah kalau begitu, untuk tanaman itu akan aku buat kan ramuan buat kalian bisa menjadi kuat". kata sen kun
sen ren : " paman , lebih baik paman menggunakan ramuan itu karena sen ren khwatir dengan kesehatan paman ". kata sen ren dengan khwatir
__ADS_1
sen kun : sen ren apa kamu tahu kalau paman mu ini sudah tidak lama lagi mati, dan kamu juga pastinya sudah tahu kalau paman mu ini sudah tidak bisa lagi berkualtivasi seperti pendekar atau pun prajurit . kata sen kun mengingatkan
sen ren : " iya paman sen ren mengerti ,tapi bisakah paman mengobati diri paman karena sen ren khwatir orang yang membesarkan selama 3 tahun ini mati lagi seperti kedua orang tua saya paman". kata sen ren yang sudah berkaca
sen kun : "tidak !!, ingatlah ini sen ren dunia ini berbeda dengan yang kamu impikan selama ini, dunia ini hanya kekuatanlah yang berbicara bukan orang seprti kita yang tidak bisa berkualtivasi sama sekali, paman mu ini sudah siap untuk mati apalagi umur paman yang sudah tidak lama lagi, semoga kamu mengerti". kata sen kun dengan tegas sambil pergi membawa tanaman itu untuk membuat ramuan.
sen ren yang melihat kepergian pamannya hanya bisa menyesal akan kekuatan yang dia miliki,
sen ren :" baiklah paman, jika itu keinginan paman maka sen ren akan membuktikannya akan aku buat dunia ku sendiri di tangan ku ini ". gumam sen ren
sen yui yang melihat itu mengangguk namun dia juga sadar akan kerasnya dunia ini, dia akan menjadi tangan kakaknya sampai mati.
++++
di kamar sen kun
sen kun dengan keras membuat pil dengan menggunakan ramuan itu, "ayok!!! pasti bisa demi muridku dan anak asuh ku !! "gumamnya di dalam hati
boom !!
boom !!
(10 butir)
"akhirnya aku berhasil" gumam sen kun
SEN REN !! YUI !! CEPATLAH KESINI
sen ren dan yui yang sedang bermain langsung di kagetkan dengan suara pamannya, dengan cepat mereka pergi dan menemui sen kun di dalam kamarnya.
sen ren dan yui : paman ada apa, apa yang terjadi.
sen kun : " ayok gunakanlah pil ini masing masing dari kalian 5 butir, karena paman mu ini telah berhasil membuatnya ,jadi sesuai dengan kekuatan kalian pilih yang mana". kata sen kun
sen yui yang melihat ini lebih memilih petir entah kenapa menurutnya dalam dirinya ini ada ikatan akan petir.
sen ren sendiri lebih memilih api karena kitab yang dia dapatkan dari goa itu saat itu memiliki unsur api.
__ADS_1
akhirnya dengan bantuan dari pamannya mereka berkualtivasi bersama, 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan terus berlanjut sampai lah pada 1 tahun,baru lah mereka bangun
namun saat sen ren dan yui yang sudah selesai akan meditasinya tiba tiba dari belakang paman mereka jatuh
sen ren dan yui " PAMAN PAMAN, BANGUN LAH PAMAN".
saat mereka terus meneriakkan pamannya, pamannya sudah tidak bisa lagi bergerak bahkan matanya sekarang sudah tertutup kulitnya udah keriput seperti daun kering.
sen ren dengan cepat memeriksa dahi pamanya dan detak jantungnya namun yang dia dengar tidak ada yang artinya pamannya sudah mati.
yui dan ren hanya bisa meneteskan air mata mereka karena paman mereka yang selama ini menjaga mereka sudah seperti ayah angkat mereka.
paman!! kenapa paman meninggal kan kami!! paman huuu!!
di sela menangis mereka yui tanpa sengaja tangannya menyentuh kertas yang berada di samping tangan pamannya, yui dan ren yang penasaran langsung membaca surat itu.
surat itu
"nak ren yui, aku mau kalian tidak menangisi ku, beginilah dunia ini bekerja semua orang bisa mati kapan saja, kita bukanlah abadi seperti dewa, kita hanyalah manusia biasa bekerja seperti petani,budak,raja,prajurit, maupun membunuh ,
jadi jika kalian pemberani dan juga hebat terus lah kuat dan jangan menyerah kekuatan bukanlah segalanya melainkan hati itu dan juga kekuatan itu lah yang menentukan kehidupan kalian, semoga kalian ingat pesan ini sampai akhir hayat kalian".
"oh iya, di bawah meja itu ada sebuah cincin yang mungkin bisa kalian gunakan untuk kebutuhan kalian nanti di luar sana, saya harap kalian bisa mempergunakan cincin itu dengan sebaik baiknya karena cincin itu peninggalan ayahmu dan juga ibumu," kata sen kun.
sen ren dan yui menahan tangisan mereka, karena dalam surat itu sudah tertulis jangan lah menangisi pamannya, mereka dengan cepat langsung pergi dan menuju meja yang pamannya beritahu.
sen ren dan yui yang melihat cincin di meja itu langsung melihat kedalam cincin penyimpanan itu, dan ternyata di cincin itu sudah ada koin emas,perak,dan juga perunggu yang sangat banyaknya melebihi kekayaan kerajaan.
sen ren mengajak yui untuk tidur terlebih dahulu menunggu esok pagi.
setelah bangun pagi mereka membawa jasat paman mereka dan menguburnya dan menulis nama nisan itu, mereka yang sudah menahan tangisan mereka selama ini langsung menangis dengan histeris.
setelah menangis mereka siap dengan perjalanan mereka
|||||||||
DISINILAH KISAH YANG AKAN MENJADI PERJALANAN YANG MENEGANGKAN, KISAH YANG MUNGKIN MELALUI JALAN PERANG YANG MENYAKITKAN, SELAMAT MEMBACA
__ADS_1