Perjalanan Menjadi Jendral

Perjalanan Menjadi Jendral
jadi buronan 2 kerajaan


__ADS_3

di arah jauh terlihat bendera bendera yang sangat asing bagi benua madusa, bendera itu seperti tidak ada di benua ini.


para pasukan kini hanya terdiam membisu mereka bertanya tanya siapa itu.


" hei bu van apakah kamu mengirim pesan kepada petinggi aliansi untuk mendapat bantuan" kata li vai


" tidak li vai, aku berani bersumpah aku tidak mengirim sebuah surat bantuan untuk mereka datang ke sini" kata bu van


" lalu yang berada disana itu apa, apa itu bukan pasukan kita" kata li vai


" hei, ngomong ngomong bendera itu apa kalian pernah melihatnya " kata zi sang


" aku rasa tidak zi sang, karena aku baru juga melihat bendera seperti itu" kata bu van


" zi sang menurutmu pasukan yang sangat jauh itu adalah pasukan bantuan atau bukan" kata li vai


" aku tidak tahu, tapi yang pasti jika memang mereka datang baik baik pastinya mereka tidak membawa pasukan sebesar itu apalagi pasukan kita sudah akan melewati tembok ini" kata zi sang


" jadi maksud mu" kata bu van


" yah, kamu bener bu van, mereka pastinya lawan yang mungkin sangat tangguh yang harus kita hadapi, aku rasa mereka adalah musuh kita, lihat saja aliran hitam ini kita semua telah menghacurkan kota, sekte, dan juga kerajaan mereka, tapi mengapa harus ada bantuan saat kita sedang menaklukan aliran hitam, yang bisa aku simpulkan adalah pasukan itu bukan datang baik baik melainkan mereka kemungkinan besar akan melawan kita" kata zi sang panjang lebar.


dari arah jauh terlihat pasukan begitu besar datang menghampiri medan perang itu, dari arah depan terlihat seorang yang menggunakan tombak berdiri memimpin barisan, dari aura yang dia miliki pastinya orang itu adalah seorang jenderal ataupun pemimpin pasukan besar itu.


+++++++


sen ren dan juga yui sekarang sedang menghubungi para pasukan bandit dan juga ibu mereka yaitu bai ling.

__ADS_1


bai ling yang baru saja melihat isi pesan itu langsung tahu kalau yui dan sen ren pasti sedang dalam masalah.


para bandit yang berada di pegunungan telah mendapatkan perintah yang sangat besar dari guan yu yang mengatakan akan terjadi perang besar antara kita melawan 2 kerajaan yaitu fei dan su.


namun keduanya belum di perintahkan untuk melawan 2 kerajaan itu dari sen ren, tapi sen ren hanya mengatakan kalau mereka berada dalam masalah saja, dia tidak menyebutkan tentang rencananya melawan 2 kerajaan itu.


tapi guan yu sudah melakukan pemberitahuan penting memang kepada pasukannya agar mereka berlatih dengan giat, begitu pun juga pasukan yang di lakukan oleh bai ling , hal ini di lakukan agar saat perang nanti mereka tidak terkejut.


sen ren sekarang tahu kalau dia telah menjadi buronan kerajaan, hal ini di informasikan ketika 2 kerajaan dari belah pihak saling memberikan informasi tentang yang terjadi disana, kerajaan fei tahu dari jenderalnya itu yang mengatakan kalau ada seorang anak yang melakukan masalah kepada tuan putri kerajaan su dan saat di teliti dia berada di tempat hotel termegah di kerajaan fei, tapi pas di periksa mereka tidak mendapatkan sen ren.


tapi semua telah terbukti lagi ketika mendapatkan surat yang telah hancur lebur di tempat kasur empuk itu, saat di satukan ternyata surat itu berisi tentang rencana pembunuhan yang di lakukan oleh tuan putri, meski pun sudah terbukti tidak bersalah tapi kerajaan su menganggap bahwa itu adalah masalah karena seorang anak yang berada di kalangan bawah seharusnya tunduk kepada suatu kerajaan.


kerajaan fei tahu kalau dia memihak sen ren maka akan terjadi perang yang mungkin mendapatkan kerugian sangat besar, jadi untuk menyenangkan kerajaan su yang sedang di landa amarah dia melakukan kampanye dimana jika mendapatkan seorang pembunuh putri dan membunuhnya maka dia akan mendapatkan sebuah 50.000 koin emas beserta rumah mewah yang berada di kerajaan fei.


kerajaan su menanggapi kampanye yang di lakukan oleh kerajaan fei dengan mengangguk saja, walaupun dia merasa risih karena putrinya di perlakukan seperti itu di kerajaan fei, tapi dia juga harus memikirkan rakyatnya.


seluruh lukisan itu di pajang di mana mana mau dari pedesaan atau pun perkotaaan, di kerajaan su juga melakukan hal yang sama.


sen ren sebenarnya sedang kebingungan tentang memikirkan rencana yang akan dia lakukan melawan 2 kerajaan ini, begitu pun juga yui dan zen lin yang di landa akan kebingungan.


saat sen ren sedang berfikir bagaimana cara mengatasi masalah ini, dia di kejutkan dengan sebuah ketokan keras yang berada di pintu, begitu pun juga zen lin dan juga yui yang kaget akan ketukan keras itu.


zen lin yang tahu kalau itu adalah suruhan kerajaan, dia memberitahu yui dan juga sen ren untuk bersembunyi di bawah kasur itu, sen ren dan yui langsung sembunyi atas perintah itu.


zen lin yang sudah melihat sen ren dan yui bersembunyi, dia langsung membuka pintu itu dan menyapanya dengan mengatakan " hai, ada apa" kata zen lin baik baik.


"katakan dimana pembunuh itu!!!" kata prajurit itu dengan keras.

__ADS_1


tapi zen lin menanggapinya dengan kebingungan " apa maksud kalian? pem-bunuh? pembunuh siapa? " kata zen lin berpura pura gemetar.


" tidak usah mengelak, kami sudah tahu, saat kamu berada di sini pasti ada seseorang yang kamu tolong dari hutan itu iya kan" katanya.


" hutan? hutan apa? " kata zen lin


" baji*an anak ini, awas minggir" kata prajurit itu mendorong zen lin dengan kasar.


zen lin reflek terjatuh akan dorongan itu, dia mengambil kesempatan itu dengan cara menangis " ap-a, ap-a yang kalian lakukan " kata zen lin menangis.


para prajurit tidak mempedulikan akan tangisan itu mereka langsung memeriksa segala yang ada di kamar itu.


saat prajurit itu akan memeriksa bawah kasur itu, zen lin langsung berteriak kesakitan " sakit", dan itu mengejutkan prajurit itu " hei bisa diam tidakkkk" kata prajurit itu dan di balas lagi dengan teriakkan yang kencang.


prajurit yang sudah tidak tahan akan teriakkan itu langsung membawa zen lin ke tempat penjara karena mengganggu prajurit menyelidiki kamar itu.


para prajurit yang sudah melihat segala kamar dari tadi langsung saja mengikuti zen lin yang akan di bawa ke tempat penjara.


sen ren dan yui yang mendengar dari kolom meja sangat terharu dengan apa yang di lakukan zen lin kepada mereka.


sen ren dalam hati sangat mengagumi akting zen lin yang sangat bersih dan tidak ada celah sedikit pun akan akting nya itu.


sen ren dan yui yang merasa sudah aman langsung kembali berdiri dan duduk di tempat kasur itu sambil menghirup udara dengan panjang panjang karena terlalu lama menahannya di bawah kasur itu.


BERSAMBUNG.


|||||

__ADS_1


__ADS_2